Muatan Politis dalam Pencopotan Sekda Tanah Bumbu Kantongi 3 Barang Bukti, Bawaslu Dalami Dugaan Pelanggaran BirinMU BW, Eks Pimpinan KPK Buka-bukaan Alasan Turun Gunung Bantu H2D Gandeng BW, Tim H2D Laporkan Dugaan Pelanggaran Petahana Kalsel ke Bawaslu Duel Juventus vs Barcelona Liga Champions Malam Ini Tanpa Ronaldo vs Lionel Messi, Link Live Streaming SCTV!

Pemindahan Ibu Kota, Jutaan PNS Diboyong ke Kalimantan

- Apahabar.com Selasa, 30 Juli 2019 - 16:43 WIB

Pemindahan Ibu Kota, Jutaan PNS Diboyong ke Kalimantan

Presiden Joko Widodo didampingi Wagub Kaltim Hadi Mulyadi saat mengecek calon lokasi pemerintahan baru di Bukit Soeharto, Kaltim, awal Mei lalu. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) bakal memindahkan jutaan aparatur sipil negara (ASN) atau PNS di lingkaran pemerintah pusat ke Kalimantan. Itu sebagai konsekuensi pemindahan ibu kota.

Sebelumnya, Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan Kalimantan menjadi lokasi ibu kota baru sudah disetujui presiden.

“Sudah direncanakan ya, kalau memang ibu kota pindah, ya ASN-nya pindah,” kata MenPAN-RB Syafruddin kepada wartawan di Menara Bidakara, Pancoran, Jakarta, Selasa, dikutip apahabar.com dari CNN Indonesia.

Jumlah ASN yang berdinas pemerintah pusat saat ini mencapai sekitar 1,5 juta jiwa. Pemerintah mengakomodasi seluruh ASN tersebut untuk pindah ke ibu kota negara yang baru.

“Iya, iya sudah, sudah kita [rencanakan untuk pindah juga], di Kementerian lembaga di pusat ini jumlah ASN yang berada di tingkat pusat itu 1 juta orang,” kata dia.

Proses pemindahan ibu kota negara pada 2019 sebagai keputusan, 2020 sebagai proses perencanaan, 2021-2023 proses pembangunan, dan 2024 mulai memindahkan pusat pemerintahan.

Jika jadi dilaksanakan, pemindahan ibu kota negara dari Jakarta diprediksi menelan biaya Rp466 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan pihak swasta.

Adapun Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur menjadi kandidat kuat calon ibu kota baru. Jokowi sudah mengunjungi kedua daerah tersebut, awal Mei lalu.

“Lokasi atau lahan kita siap. Tapi bagaimana pemerintah bisa memindahkan 1,5 juta pegawai ke Kaltim. Belum lagi kita bicara anggaran sesuai perkiraan Menteri Keuangan sekitar Rp466 triliun untuk pembangunannya,” ujar Wagub Kaltim Hadi Mulyadi, seperti diwartakan sebelumnya.

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hari Ini Jokowi ke Palangkaraya, Berikut Agenda dan Lokasi yang Dikunjunginya
apahabar.com

Nasional

Gubernur Papua Dievakuasi ke Jakarta, Ada Apa?
apahabar.com

Nasional

Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Banjir Boalemo
apahabar.com

Nasional

Tarif Naik, Pengamat: Ojol Jangan Terbuai Intensif Lagi!
apahabar.com

Nasional

Natal dan Tahun Baru 2018: Intip Cara Pertamina Perkuat Distribusi BBM
apahabar.com

Nasional

Harapan Indah untuk Menikah Pupus Akibat Kekasih Diterjang Tsunami
apahabar.com

Nasional

Kabar Duka, Satu Lagi Jemaah Haji Kalsel Wafat
apahabar.com

Nasional

Kasus Ibu Kandung Bunuh Anak Saat Belajar Online, Ada Tekanan Psikologis PJJ
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com