Enam Tewas, Pencarian Korban di Tambang Emas Kotabaru Disetop Pasca-Penyerangan, Polsek Daha Selatan Siaga Satu  Kecanduan Parah, Oknum Petugas SAR Banjarmasin Lama Ditarget Dear Pekerja Informal Banjarmasin, Silakan Klaim Santunan Update Penyerangan Polsek Daha Selatan, Korban Selamat Diganjar Penghargaan




Home Kalsel

Senin, 1 Juli 2019 - 17:08 WIB

Pengamat: Perempuan Jangan Hanya Modal Cantik Terjun Dunia Politik

Aam - Apahabar.com

Ilustrasi perempuan . Foto-Istimewa

Ilustrasi perempuan . Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pengamat sosial politik Universitas Lambung Mangkutan (ULM), Andi Tendri Sompa menilai peran perempuan dalam membangun daerah, patut diperhatikan publik.

Menurut Andi Tenri, ada persamaan hak antara perempuan dan laki-laki di sejumlah bidang, salah satunya dalam ranah politik dan profesi lainnya.

“Perempuan yang ingin dipandang jangan hanya bermodal cantik, tetapi harus memiliki potensi diri,” ucapnya saat menyampaikan materi.

Akademisi ULM ini mencurahkan faktor dasar kaum hawa tak menonjol tampil di depan publik.

Di antaranya, masih tertanam paradigma keliru tentang dunia politik, sehingga perempuan enggan terjun langsung untuk ambil bagian.

Padahal saat ini pintu terbuka bagi perempuan yang ingin berkecimpung di dunia politik.

Baca juga :  Mahasiswa Papua Minta Asrama, Rektor ULM: Kami Usahakan

Sebagaimana UU No. 2 Tahun 2008 mengamanahkan partai politik dan parlemen untuk menyertakan keterwakilan perempuan minimal 30 persen dari total anggota.

Andi Tenri menekankan kaum hawa tidak menutup diri. Ditekannya, perempuan yang telah duduk di kursi parlemen atau sebagai wakil rakyat harus membuahkan hasil, menyuarakan asprirasi masyarakat.

“Menurutnya saya pribadi tidak penting 30 persen itu, yang terpenting upaya potensial apa sih yang diinginkan perempuan, apa sih kepentingan perempun yang harus disalurkan dalam konteks kebijakan publik,” sebutnya.

Dia juga menyebutkan di Kalimantan Selatan keterlibatan perempuan di dunia politik, cukup berkembang. Dipaparkannya saat ini calon anggota DRPD terpilih ada 11 orang dari kaum hawa.

Baca juga :  Tak Cuma Bagi Tips Sukses, MHM Canangkan Beasiswa di ULM

Jumlah itu bertambah 3 orang dari pemilu legislatif 2014 lalu, selain itu ada juga kepala daerah di Kalsel dijabat seorang perempun, yakni Bupati Barito Kuala Hj Noormiliyani.

“Saya lihat sudah bermakna kehadiran perempuan di situ, meski 30 persen belum tercapai. Buktinya ketua DPRD Banjarmasin juga perempuan, dan Bupati Barito Kuala yang sebelumnya Ketua DPRD Provinsi,” pungkasnya.

Baca Juga: Setelah Manasik, CJH Banjarmasin akan Gelar Salat Hajat

Baca Juga: Kepala DKPP Batola Meninggal Dunia

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Adaro Raih Proper Emas
apahabar.com

Kalsel

Konvoi ‘Begarakan Sahur’, 3 Kelompok Pemuda Diamankan di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Pesta Tuak, Pemuda di Kotabaru Tewas Penuh Luka Sayat
apahabar.com

Kalsel

Pembenahan Terminal Km 6 Terkendala Peralihan Aset
apahabar.com

Kalsel

Tanggulangi Banjir di Cempaka, PUPR Banjarbaru Normalisasi Sungai dan Keruk Embung
apahabar.com

Kalsel

Siang Bolong, Lahan Kosong Depan Kantor Bupati Tanbu Dilalap Api
apahabar.com

Kalsel

Edaran Dishub Berbuntut, Puluhan Kelotok Mogok Massal
apahabar.com

Kalsel

Waspada Karhutla, Intip Peringatan Dini BMKG Hari Ini