ga('send', 'pageview');
Salip Pekapuran, Teluk Dalam Tertinggi Kasus Covid-19 di Banjarmasin SE Terbit, Sejumlah Sekolah di Banjarmasin Belum PLS Daring Ongkos Politik Mahal, Paman Birin-Muhidin Terancam Melawan Kotak Kosong Terindikasi HTI, Dua Pemuda Kotabaru Diciduk Polisi Push Up Bak Lelucon, Banjarbaru Terapkan Denda Tak Pakai Masker




Home Kalteng

Selasa, 16 Juli 2019 - 06:15 WIB

Penyebaran Pangkalan Elpiji di Kalteng Tak Merata

Redaksi - Apahabar.com

Ilustrasi elpiji. Foto-Antara

Ilustrasi elpiji. Foto-Antara

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Walau pangkalan elpiji di Kalteng cukup banyak, namun PT Pertamina menilai penyebarannya belum merata, Makanya fakta itu sekarang dalam tahap evaluasi guna dilakukannya pembenahan.

“Ini menjadi salah satu penyebab kelangkaan tabung gas elpiji,” kata Branch Marketing PT Pertamina wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, Ivan Syuhada seperti ditulis Antara.

Penyebaran pangkalan yang tak merata di Kalteng, tak hanya berdampak pada kelangkaan di sejumlah wilayah, namun juga kepada harga eceran yang seringkali melampaui harga eceran tertinggi (HET).

Ia menjelaskan, untuk jumlah pangkalan sebenarnya sudah cukup banyak, sama halnya seperti di Kalbar. Makanya pihaknya menjadikan hal itu sebagai prioritas untuk segera diselesaikan, agar keberadaan pangkalan dapat benar-benar merata.

Baca juga :  Saat Pandemi, Tugas Bawaslu Bertambah Satu

“Akibat tidak merata, menyebabkan masyarakat di sejumlah daerah mengalami kesulitan mendapatkan tabung gas elpiji untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari,” jelasnya.

Guna mengatasinya, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah penanggulangan sebagai solusi yang dinilai tepat. Utamanya dengan membuat program satu desa atau kelurahan memiliki satu kios penjualan elpiji.

Penyediaan elpiji di setiap desa nantinya bisa difasilitasi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat. Kemudian jika BUMDes resmi menjadi pangkalan, pemerintah bersama pihaknya akan melakukan pengecekan guna menghitung jumlah minimum yang diperlukan setiap desa maupun kelurahan.

Ivan menegaskan, Pertamina ingin agar kedepannya BUMDes berpartisipasi secara aktif menjaga energi, agar pemanfaatannya benar-benar maksimal dan terhindar dari penyimpangan. Hanya saja untuk mewujudkannya, harus dilakukan secara bertahap.

Baca juga :  Cak Imin dan AHY Bahas Pilkada, Apa Kabar Pilgub Kalteng?

“Kami telah menyurati pemerintah daerah, untuk menyampaikan usulan BUMDes sebagai penyedia elpiji. Sebagai langkah awal, setiaknya pemerintah daerah bisa menyediakan lima BUMDes untuk rencana tersebut,” tuturnya.

Hingga saat ini hanya ada dua BUMDes di Kotawaringin Timur yang menjadi penyedia elpiji. Kedepan pihaknya berharap pemerintah kabupaten dan kota lainnya dapat segera menyusul, hingga nantinya pemenuhan elpiji tidak lagi menemui masalah.

Baca Juga: Kalapas Palangkaraya: Kami Siap Bantu BNNP Bongkar Jaringan Narkoba di Dalam Lapas

Baca Juga: DPRD Palangkaraya Minta Pemkot Batasi Jumlah Minimarket

Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Angkut Kayu Ilegal, 2 Sopir Asal HSU Ditangkap Polisi di Teweh Timur
apahabar.com

Kalteng

Penuhi Permintaan Masyarakat, Pekerjaan Fisik TMMD di Pangkut Bertambah
apahabar.com

Kalteng

Korban Tenggelam di Sungai Kahayan Berhasil Ditemukan
apahabar.com

Kalteng

Waspada Pancaroba, Ratusan Anak di Teweh Terserang Muntaber!
apahabar.com

Kalteng

Respon Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya Sikapi Larangan Mudik
apahabar.com

Kalteng

Imbas Covid-19, Bupati Kapuas Bebaskan Pajak Hotel, Restoran dan PBB
apahabar.com

Kalteng

Berebut Simpati Warga, 75 Calon Kades Duduk di ‘Kursi Panas’ 
apahabar.com

Kalteng

Kabar Baik, Tiga Hari Kasus Covid-19 Stagnan di Barito Utara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com