Komandan Macan Kalsel ke Pembunuh Brutal Gambah HST: Serahkan Diri! Keselamatan Dijamin Cek ke Lokasi, Ketum BPP HIPMI Mardani H Maming Ingin Vaksinasi di Tanbu Percepat Herd Immunity Kalsel Kebut Herd Immunity Banua, Kadinkes Kalsel Apresiasi Vaksinasi Massal BPP HIPMI Fantastik! Pemkot Banjarmasin Bekali 52 Lurah Motor Listrik Total Rp 1,79 M di Tengah Pandemi Film James Bond ‘No Time To Die’ Tayang di Bioskop, Daniel Craig Antusias

Penyebaran Pangkalan Elpiji di Kalteng Tak Merata

- Apahabar.com     Selasa, 16 Juli 2019 - 06:15 WITA

Penyebaran Pangkalan Elpiji di Kalteng Tak Merata

Ilustrasi elpiji. Foto-Antara

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Walau pangkalan elpiji di Kalteng cukup banyak, namun PT Pertamina menilai penyebarannya belum merata, Makanya fakta itu sekarang dalam tahap evaluasi guna dilakukannya pembenahan.

“Ini menjadi salah satu penyebab kelangkaan tabung gas elpiji,” kata Branch Marketing PT Pertamina wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, Ivan Syuhada seperti ditulis Antara.

Penyebaran pangkalan yang tak merata di Kalteng, tak hanya berdampak pada kelangkaan di sejumlah wilayah, namun juga kepada harga eceran yang seringkali melampaui harga eceran tertinggi (HET).

Ia menjelaskan, untuk jumlah pangkalan sebenarnya sudah cukup banyak, sama halnya seperti di Kalbar. Makanya pihaknya menjadikan hal itu sebagai prioritas untuk segera diselesaikan, agar keberadaan pangkalan dapat benar-benar merata.

“Akibat tidak merata, menyebabkan masyarakat di sejumlah daerah mengalami kesulitan mendapatkan tabung gas elpiji untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari,” jelasnya.

Guna mengatasinya, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah penanggulangan sebagai solusi yang dinilai tepat. Utamanya dengan membuat program satu desa atau kelurahan memiliki satu kios penjualan elpiji.

Penyediaan elpiji di setiap desa nantinya bisa difasilitasi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) setempat. Kemudian jika BUMDes resmi menjadi pangkalan, pemerintah bersama pihaknya akan melakukan pengecekan guna menghitung jumlah minimum yang diperlukan setiap desa maupun kelurahan.

Ivan menegaskan, Pertamina ingin agar kedepannya BUMDes berpartisipasi secara aktif menjaga energi, agar pemanfaatannya benar-benar maksimal dan terhindar dari penyimpangan. Hanya saja untuk mewujudkannya, harus dilakukan secara bertahap.

“Kami telah menyurati pemerintah daerah, untuk menyampaikan usulan BUMDes sebagai penyedia elpiji. Sebagai langkah awal, setiaknya pemerintah daerah bisa menyediakan lima BUMDes untuk rencana tersebut,” tuturnya.

Hingga saat ini hanya ada dua BUMDes di Kotawaringin Timur yang menjadi penyedia elpiji. Kedepan pihaknya berharap pemerintah kabupaten dan kota lainnya dapat segera menyusul, hingga nantinya pemenuhan elpiji tidak lagi menemui masalah.

Baca Juga: Kalapas Palangkaraya: Kami Siap Bantu BNNP Bongkar Jaringan Narkoba di Dalam Lapas

Baca Juga: DPRD Palangkaraya Minta Pemkot Batasi Jumlah Minimarket

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Penganiayaan Petugas Pemakaman Covid-19 Kalteng Diatensi Gubernur
apahabar.com

Kalteng

Pra-PON Jakarta, 5 Pesilat Kobar Gigit Jari
apahabar.com

Kalteng

Di Tengah Pandemi, Kuliah Perdana Mahasiswa STAI Kapuas Resmi Dimulai
apahabar.com

Kalteng

UMP Kalteng 2020 Naik Jadi Rp2,9 Juta
apahabar.com

Kalteng

Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas

Kalteng

Terpapar Covid-19, Anggota DPRD Kapuas Isolasi Mandiri di Luar Kalteng
27 Ribu Vaksin

Kalteng

Siap-Siap, Kalteng Sudah Terima 27 Ribu Vaksin Covid-19 Tahap Kedua
Katingan

Kalteng

Masih Ada Warga di Katingan Tak Tersentuh Bantuan, Aliansi Tabalong Galang Donasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com