Pelunasan Bipih Ditutup, Puluhan Jemaah Cadangan Lengkapi Kuota Haji Kalsel 2022 Innalillahi, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif Tutup Usia PT BKB Tanbu Laporkan Ormas KPK Tipikor Kalsel ke Polisi [ANALISIS] Judi ‘Gurak’, Ritual Adat atau Kepentingan Pribadi? Kebakaran Simpang Telawang, Korban Tetap Tinggal Saat Api Berkobar

Pertemuan Jokowi-Prabowo di MRT Dinilai Bawa Dampak Positif

- Apahabar.com     Minggu, 14 Juli 2019 - 05:45 WITA

Pertemuan Jokowi-Prabowo di MRT Dinilai Bawa Dampak Positif

Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di dalam gerbong kereta MRT di Jakarta, Sabtu (13/7/2019). Kedua kontestan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2019 ini bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus dan selanjutnya naik MRT bersama-sama. Foto – Antara/Desca Lidya Natalia/pri

apahabar.com, JAKARTA – South-East Asia Director Institute for Transportation & Development Policy (ITDP) Indonesia, Yoga Adiwinarto mengatakan pertemuan Presiden Joko Widodo dan Prabowo di Moda Raya Terpadu atau MRT membawa dampak positif, khususnya bagi moda transportasi di Indonesia.

“Saya pikir hal positif dari pertemuan di MRT itu. Pertemuan keduanya menunjukkan bahwa angkutan umum harus menjadi bagian dari kegiatan masyarakat sehari-hari,” kata Yoga, seperti dilansir Antara, Sabtu (13/7/2019).

Yoga menuturkan pertemuan kedua pimpinan tersebut menjadi sinyal positif bagi pengembangan transportasi di Jakarta khususnya dan di seluruh wilayah Indonesia umumnya serta akan memotivasi masyarakat untuk mengakses angkutan umum.

“Saya meminjam kata-kata Gubernur DKI Jakarta Anies bahwa di angkutan umum, semua orang memiliki posisi yang sama, apapun kedudukan mereka,” kata Yoga.

Dari sisi transportasi, lanjut Yoga, kesan yang diberikan kedua mantan rival politik pada Pilpres 2019 itu saat bertemu di MRT juga bisa menunjukkan bahwa pemerintah (eksekutif dan DPR) harus bisa memiliki komitmen agar pembangunan angkutan massal di luar Jakarta juga harus dikebut selama lima tahun ke depan.

“Agar daerah-daerah lain dapat memiliki angkutan massal baik yang berbasis jalan maupun rel,” katanya.

Lebih lanjut Yoga menilai, pertemuan dua tokoh nasional tersebut tidak hanya mendorong akses masyarakat menggunakan MRT tetapi juga dampak lebih besar dari sekedar peningkatan jumlah pengguna.

“Tapi saya pikir ini dampaknya lebih besar, yaitu untuk pengembangan angkutan massal di Indonesia,” katanya.

Yoga menambahkan MRT itu adalah simbol perubahan budaya untuk orang mulai melihat angkutan umum tidak lagi sebelah mata, tetapi bangga terhadap kehadiran angkutan umum.

Joko Widodo, Sabtu siang, akhirnya bertemu dengan Prabowo Subianto di stasiun moda raya terpadu (MRT) Lebak Bulus. Keduanya lalu naik kereta MRT hingga stasiun Senayan kemudian berlanjut santap siang bersama di salah satu restoran di daerah Senayan, Jakarta.

Baca Juga: Ini 3 Orang Penting di Balik Pertemuan Jokowi-Prabowo

Baca Juga: Erick Thoir: Pertemuan Jokowi-Prabowo Runtuhkan Sekat Perbedaan

Sumber: Antara

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nasional

Pemerintah Bentuk Satgas Anti Pembajakan
apahabar.com

Nasional

Viral Soal Ujian SD Singgung Nabi Muhammad
Edhy Prabowo

Nasional

Saksi Kasus Suap Mantan Menteri Edhy Prabowo Meninggal Dunia

Nasional

Natal 2020, 11.669 Napi Beragama Nasrani Terima Remisi Khusus
apahabar.com

Nasional

Tragis, Mahasiswa Universitas Halu Oleo Tewas Tertembak Saat Demo Ricuh
Kilang Minyak

Nasional

Kebakaran Kilang Minyak Balongan Indramayu Trending Twitter, Netizen: Stay Safe!
Gunung Merapi

Nasional

Status Siaga, Sepekan Ini Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas-190 Guguran Lava
apahabar.com

Nasional

Hujan, Antusias Pendukung Jokowi Tak Pudar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com