Update Covid RI 15 Oktober, Kalsel Sembilan Terbawah, Jakarta Teratas PDIP Pamer Jago Capres 2024: Puan, Ganjar hingga Mardani H Maming KPK Tinggalkan Markas Brimob Tabalong, Penyidikan Berlanjut Acil Pasar Terapung Siap-Siap, Siring Piere Tendean Bakal Dibuka Lagi! OTT Amuntai, Enam Mobil Tiba di Brimob Tabalong

Pilkada Banjarbaru, Pengamat Sayangkan Gerindra Tak Usung Kader Sendiri

- Apahabar.com     Selasa, 30 Juli 2019 - 15:29 WITA

Pilkada Banjarbaru, Pengamat Sayangkan Gerindra Tak Usung Kader Sendiri

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi-Darmawan Jaya di halalbihalal dan silaturahmi DPC Partai Gerindra Banjarbaru, Sabtu pekan lalu. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Sinyal kuat dukungan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Gerindra Banjarbaru terhadap sang petahana Nadjmi-Jaya di Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) Banjarbaru 2020 mencuat.

“Namun itu sangat disayangkan apabila partai pemenang Pemilu 2019 di Banjarbaru justru tidak mengusung kader internal partai,” ucap Pengamat Politik dan Kebijakan Publik FISIP ULM Samahudin Muharram kepada apahabar.com, Selasa.

Sejumlah figur di internal partai berlogo Garuda tersebut dinilai berkompeten dan memiliki basis pemilih di Banjarbaru. Sebut saja Ketua DPC Partai Gerindra Banjarbaru Syahriani.

“Seharusnya Gerindra harus mengusung kader sendiri,” jelasnya.

Alasan disebutnya nama Syahriani mengingat yang bersangkutan merupakan mantan birokrat dan sekretaris darah (Sekda) Banjarbaru. Menjabat sebagai orang nomor satu di Gerindra Banjarbaru, kans Syahriani dinilai cukup besar.

“Beliau juga cukup mengakar di tengah-tengah masyarakat Banjarbaru,” cetusnya.

Syahriani telah mengungkapkan ketidaksediaannya maju di Pilkada Banjarbaru 2020 nanti, Samahudin menilai bisa saja statemen itu sebagai strategi politik.

“Ketika bilang tak maju, padahal nanti bisa saja maju. Tentunya ini dengan hitung-hitungan politik,” tegasnya.

Lalu, seberapa besar kekuatan Najmi-Jaya apabila diusung oleh partai Gerindra di Pilkada Banjarbaru?

Samahudin menilai sang petahana sudah cukup kuat untuk para penantangnya. Termasuk Ovie-Iwansyah.

Namun bukan berarti tak bisa dikalahkan apabila mesin partai bekerja. Mengingat, Ovie-Iwansyah juga merupakan tokoh parpol.

“Juga mengakar dukungannya di tengah masyarakat,” bebernya.

Bicara head to head Nadjmi-Jaya dengan Ovie-Iwansyah, kata dia, tentunya akan meramaikan Pilkada Banjarbaru.

“Tapi harapannya lebih banyak calon, maka lebih banyak pula pilihan politik masyarakat Banjarbaru. Sehingga bisa selektif untuk memilih,” tandasnya.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel, M Lutfi Saifuddin mengungkapkan bahwa semua masih bersifat dinamis.

“Semuanya masih belum pasti dan dinamis,” pungkasnya menanggapi rencana dukungan ke petahana.

Baca Juga: Karmila H Muhidin Angkat Bicara Soal Pendampingnya di Pilwali Banjarmasin

Baca Juga: Andai Ditolak Golkar, PAN Siapkan Muhidin atau Khairul Saleh Tantang Paman Birin

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

bawaslu kalsel

Politik

H2D Kecewa DKPP Hanya Sanksi Satu Petinggi Bawaslu Kalsel
apahabar.com

Politik

Kunjungi Warga Komplek Ar-Rahim Banjarmasin, Paslon Nomor Urut 2 Ibnu-Arifin Apresiasi Kepedulian Warga Terhadap Lansia
apahabar.com

Politik

Masing-masing Timses Paslon Paparkan Keberhasilan Jagoannya
apahabar.com

Politik

Mulai Tancap Gas di Pilkada Tanbu, Alpiya Rakhman Bangun Komunikasi dengan Kader Gerindra

Politik

Ketimbang Rosehan, MHM Lebih Berpeluang Dampingi Paman Birin
Demokrat Kalteng

Kalteng

Hasil KLB Ditolak, Demokrat Kalteng: Presiden Selamatkan Demokrasi
apahabar.com

Politik

Gantikan Harbiansyah, Isran Noor Resmi Pimpin Nasdem Kaltim
apahabar.com

Politik

PSI Ingin Masa Jabatan Presiden 7 Tahun dan Cukup 1 Periode
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com