Jadwal Liga Inggris Sheffield United vs Man City Malam Ini, Live Streaming Mola TV, Guardiola Tanpa Aguero! Video Viral Pria Bawa Jenazah Ibunya Pakai Motor di Atas Bronjong, Sang Perekam pun Ketakutan! Video Detik-detik Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Mekkah dengan Kecepatan Tinggi Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap

PMI Kalteng Bagikan 6.000 Masker Gratis Atasi Debu Karhutla

- Apahabar.com Jumat, 26 Juli 2019 - 06:00 WIB

PMI Kalteng Bagikan 6.000 Masker Gratis Atasi Debu Karhutla

Sekretaris PMI Kalteng Siti Nafsiah membagikan masker gratis kepada pengendara yang melintas di kawasan bundaran kecil Kota Palangka Raya, Kamis (25/7/2019). Foto-Antara/Adi Wibowo

apahabar.com, PALANGKARAYA – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama PMI Kota Palangkaraya membagikan 6.000 masker secara gratis kepada masyarakat di beberapa titik yang ada di kawasan Bundaran Kecil Palangkaraya untuk membantu mengatasi dampak partikel debu akibat dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Paling tidak apa yang kami lakukan untuk mengurangi serta mencegah masyarakat kita terserang penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat asap kebakaran hutan dan lahan,” kata Sekretaris PMI Kalteng Siti Nafsiah di Palangkaraya, seperti dilansir Antara, Kamis (25/7/2019).

Nafsiah mengatakan, pembagian masker kepada masyarakat tersebut bertujuan untuk mencegah masyarakat terkena asap akibat karhutla yang belakangan ini marak terjadi di Palangkaraya.

Pembagian masker dilakukan setelah melihat kondisi Kota Palangkaraya yang menjelang sore hari selalu diselimuti asap tipis. Asap bercampur debu kebakaran lahan itu bisa memicu penyakit pernafasan.

Aktivitas masyarakat setempat pada sore hari juga lumayan padat, maka dari itu PMI membagikan masker agar masyarakat mengurangi menghirup debu ataupun asap kebakaran hutan dan lahan yang berterbangan di udara di daerah itu.

“Jadi masker yang dibagikan tersebut terdiri dari 3.000 dari PMI Kota Palangka Raya dan sisanya dari PMI Provinsi Kalteng,” ucapnya.

Wakil Ketua I Bidang Organisasi dan Hubungan Daerah Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Golkar Kalteng ini menambahkan, kegiatan serupa tentunya akan digalakkan pihaknya dengan melihat apabila Kota Palangka Raya masih diselimuti asap seperti sekarang ini.

PMI Kalteng akan meminta lebih banyak lagi masker kepada PMI pusat bidang logistik, untuk memberikan masker lebih banyak sehingga bisa dibagikan kepada masyarakat.

“Semoga saja bencana alam karhutla berakhir dan kami tidak perlu meminta ke pusat menambah masker yang akan dibagikan secara gratis ke masyarakat seperti saat ini,” ungkapnya.

Nafsiah menambahkan, apabila masyarakat ingin meminta masker secara gratis bisa mendatangi kantor PMI Kota Palangka Raya atau PMI Kalteng.

“Selagi ada akan kami berikan, tetapi kalau sudah habis, kami tentunya tidak bisa memberikan kepada masyarakat. Namun stok masker masih banyak di kantor kami,” pungkas Siti Nafsiah.

Baca Juga: Kabupaten Banjar Rawan Karhutla, Dandim 1006 Sebut Itu Tantangan 

Baca Juga: Kabid Humas: Polda Kalsel Siap Tangani Karhutla 2019

Baca Juga: Forkopimda HST Utamakan Pencegahan Karhutla

Baca Juga: Tanbu Masuk Daerah Rawan Karhutla, Ini Pesan Rooswandi Salem

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Resahkan Warga, Pengedar Sabu di Jingah Diringkus Polisi
apahabar.com

Kalteng

Rencana Pengerukan Sungai Anjir, Komisi III DPRD Kalsel ke Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Korwil Pendidikan Kecamatan Mantangai Kapuas Sosialisasikan Program Belajar dari Rumah
apahabar.com

Kalteng

Yasinta Palangkaraya Terima Order Penyemprotan Desinfektan Gratis
apahabar.com

Kalteng

Polres Barut Amankan 5 Pembakar Lahan
apahabar.com

Kalteng

Berharap Jamkrida Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
apahabar.com

Kalteng

Sungai Bengaris Meluap, Puluhan Rumah di Muara Teweh Terendam
apahabar.com

Kalteng

Bandara HM Sidik Muara Teweh Segera Beroperasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com