Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB

Polisi: Pemerkosa Anak Kandung di Tanah Laut Kesepian Ditinggal Istri

- Apahabar.com Selasa, 2 Juli 2019 - 15:54 WIB

Polisi: Pemerkosa Anak Kandung di Tanah Laut Kesepian Ditinggal Istri

Pelaku di Mapolsek Tambang Ulang, Tanah Laut. Foto-apahabar.com/Chandra

apahabar.com, PELAIHARI – Polisi memastikan kondisi kejiwaan terduga pemerkosa anak kandung di Tanah Laut normal.

Meski begitu sejumlah fakta lain terkait motif pelaku menggagahi anaknya sendiri mulai terungkap.

“Yang bersangkutan normal tidak ada gangguan kejiwaan,” tegas Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak, Satreskrim Polres Tanah Laut, Ipda Tonny Kikalessi, kepada apahabar.com, Selasa siang.

Sepanjang pemeriksaan dilakukan, tidak didapati ada tanda-tanda stres alias gangguan kejiwaan. Pemeriksaan khusus dilakukan pasca-kekerasan seksual tersebut terjadi di akhir pekan lalu.

IS diduga tega mengganggahi anak kandungnya sendiri lantaran tak kuasa menahan nafsu birahinya. Pencabulan terjadi setelah si anak memeluknya usai dimarahi pelaku.

“Awal mulanya dia [korban] saya marahi. Kemudian dia minta maaf dan memeluk. Setelah dipeluk itu, kemudian muncul hasrat tersebut,” cerita IS dengan tangan diborgol, di Polsek Tambang Ulang, kemarin.

Kepada polisi, pelaku khilaf lantaran anaknya suka jalan. Selain itu, pelaku mengaku ditinggal istrinya kawin lagi.

“Sudah lama ditinggal istri membuat kesepian dan nekat berbuat seperti itu terhadap anak kandungnya,” kata Kapolsek Tambang Ulang Iptu Sarwani Pasha, kepada apahabar.com.

IS kini sudah mendekam di sel tahanan Polsek Tambang Ulang. Atas perbuatannya, ia diancam dengan Pasal 81 ayat 3 Undang-Undang (UU) RI nomor 34 tahun 2014 perubahan atas UU RI nomor 23/2002, tentang Perlindungan Anak dan Pasal 46 UU nomor 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Baca Juga: Gegara Pelukan, Ayah di Tanah Laut Tega Gagahi Anak Kandung

Baca Juga: Pemerkosa Anak Kandung di Tanah Laut Mengaku Khilaf

Reporter: Ahc014
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tempati Rumdin Ketua DPRD Kalsel, Ini Pesan Paman Birin Buat Supian HK
Apahabar.com

Kalsel

Tapin Siap Berlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Konvoi ‘Begarakan Sahur’, 3 Kelompok Pemuda Diamankan di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Apresiasi Sinergitas Masyarakat Bangun Kampung Tangguh Banua di Angsana
apahabar.com

Kalsel

Tambah 74 Kasus, Positif Covid-19 di Kalsel Sudah 893
apahabar.com

Kalsel

Ustaz Arifin Ilham di Mata Ketua NU Kalsel; Ulama Muda dan Merakyat
Kebutuhan Ditanggung Haji Ijai, Keluarga Covid-19 di Tapin Sehat Sentosa

Kalsel

Kebutuhan Ditanggung Haji Ijai, Keluarga Covid-19 di Tapin Sehat Sentosa
apahabar.com

Kalsel

Alasan Pembakal Isah Tutup Jalan Sungai Puting Tapin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com