Motif Pembunuhan Dipocong di Tabat HST Terungkap, Polisi Tetapkan 4 Tersangka Masih Didera Covid-19, Denny Indrayana Tetap Perjuangkan PSU yang Jujur dan Adil Seluruh Tempat Wisata di Jaro Tabalong Ditutup Saat Idulfitri Ingin Pukul Ibunya, Seorang Adik di Telaga Langsat HSS Tikam Kakak hingga Tewas Pasca-satu Masjid di Balikpapan Terpapar Covid-19, Perum Bumi Nirwana Dijaga Ketat Petugas

Ratusan Ojek Online Banjarmasin Ancam Mogok hingga Sepekan

- Apahabar.com Jumat, 12 Juli 2019 - 17:46 WIB

Ratusan Ojek Online Banjarmasin Ancam Mogok hingga Sepekan

Ilustrasi ojek online. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Rencana sejumlah ojek online untuk mogok massal bukan pepesan kosong. Hari ini, Jumat (12/6), secara serentak aplikasi online mereka matikan.

Ratusan pengemudi online ini berasal dari Grab dan Gocar di bawah naungan Forum Driver Online (FDO) Banjarmasin.

Aksi mogok 400 driver sebagai bentuk protes karena hak-hak mereka dirasa tidak terpenuhi oleh perusahaan. Mereka mengancam mogok sampai pekan depan.

Demikian berlaku jika, hak-hak mereka yang terkena suspend atau pemutusan mitra dipenuhi.

“Seminggu akan mogok massal sambil menunggu kebijakan dari grab dan gocar perihal puluhan akun yang terkena pemutusan mitra,” terang Ketua FDO Banjarmasin, Pandu Setiawan kepada apahabar.com.

Menariknya, persoalan mogok itu rupanya tidak berdampak kepada penghasilan driver sehari hari.

Sebelum menyatakan tidak beraktivitas sebagai pengemudi Grab dan Gocar lagi, Pandu dkk telah putar otak dulu mencari jalur alternatifnya. Demikian dimaksud agar mereka tetap bisa menafkahi keluarga.

Lantas apa langkah alternatif yang disiapkan Pandu?

Rupanya, mereka menggunakan aplikasi online selain Grab dan Gocar untuk menarik penumpang, seperti Maxim, Asia Trans dan Anterin. Salah satu dari tiga aplikasi ini berasal dari negeri tirai besi, Rusia.

“Jika kita sembarang berpikir untuk mogok menarik penumpang, maka kasian anak anak kita. Makanya kita mencari aplikasi alternatif,” ujarnya.

Pandu kembali mengakui bahwa driver termasuk dirinya mengambil upaya sembunyi-sembunyi untuk mempromosikan ketiga aplikasi itu kepada costumer.

Mereka menawarkan harga termurah dibandingkan Grab maupun Gocar, jika costumer menggunakan ketiga aplikasi tadi. Sekalipun keuntungan bagi driver hampir rata saat menggunakan aplikasi Grab dan Gocar serta software terbaru itu.

“Kalau untuk costumer terasa untung karena lebih murah daripada Grab dan Gocar,” bebernya.

Baca Juga: Breaking News..!! Pembunuh Pemuda di Kandangan Akhirnya Tertangkap

Baca Juga: CJH Banjar Berangkat Malam Ini, Izzuddin Ingatkan Barang Bawaan

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Momentum HUT PGRI ke-75, Sudian Noor Berikan Sepeda kepada Guru Berprestasi
apahabar.com

Kalsel

Kemarau, Warga Banjarmasin Diminta Waspada Kebakaran
apahabar.com

Kalsel

Sembari Bagi Sembako, BKKBN Kalsel Bisikkan Program KB Selama di Rumah
apahabar.com

Kalsel

Wali Kota Harapkan Dua Perda Tunjang PAD
Jelang Nataru

Kalsel

Jelang Nataru, Satlantas Polres Tapin Tambal Lubang Jalan Raya
Banjir Kalsel

Kalsel

Gugatan Class Action Banjir Kalsel, Puluhan Warga hingga Petani Mantap Gugat Pemprov
apahabar.com

Kalsel

Tewas Bersimbah Darah, Pemuda di Komplek Buncit Indah Banjarmasin Diduga Korban Pembunuhan
normalisasi sungai

Kalsel

Ibnu Sina Segera Diberhentikan dari Wali Kota Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com