Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Ratusan Ojek Online Banjarmasin Ancam Mogok hingga Sepekan

- Apahabar.com Jumat, 12 Juli 2019 - 17:46 WIB

Ratusan Ojek Online Banjarmasin Ancam Mogok hingga Sepekan

Ilustrasi ojek online. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Rencana sejumlah ojek online untuk mogok massal bukan pepesan kosong. Hari ini, Jumat (12/6), secara serentak aplikasi online mereka matikan.

Ratusan pengemudi online ini berasal dari Grab dan Gocar di bawah naungan Forum Driver Online (FDO) Banjarmasin.

Aksi mogok 400 driver sebagai bentuk protes karena hak-hak mereka dirasa tidak terpenuhi oleh perusahaan. Mereka mengancam mogok sampai pekan depan.

Demikian berlaku jika, hak-hak mereka yang terkena suspend atau pemutusan mitra dipenuhi.

“Seminggu akan mogok massal sambil menunggu kebijakan dari grab dan gocar perihal puluhan akun yang terkena pemutusan mitra,” terang Ketua FDO Banjarmasin, Pandu Setiawan kepada apahabar.com.

Menariknya, persoalan mogok itu rupanya tidak berdampak kepada penghasilan driver sehari hari.

Sebelum menyatakan tidak beraktivitas sebagai pengemudi Grab dan Gocar lagi, Pandu dkk telah putar otak dulu mencari jalur alternatifnya. Demikian dimaksud agar mereka tetap bisa menafkahi keluarga.

Lantas apa langkah alternatif yang disiapkan Pandu?

Rupanya, mereka menggunakan aplikasi online selain Grab dan Gocar untuk menarik penumpang, seperti Maxim, Asia Trans dan Anterin. Salah satu dari tiga aplikasi ini berasal dari negeri tirai besi, Rusia.

“Jika kita sembarang berpikir untuk mogok menarik penumpang, maka kasian anak anak kita. Makanya kita mencari aplikasi alternatif,” ujarnya.

Pandu kembali mengakui bahwa driver termasuk dirinya mengambil upaya sembunyi-sembunyi untuk mempromosikan ketiga aplikasi itu kepada costumer.

Mereka menawarkan harga termurah dibandingkan Grab maupun Gocar, jika costumer menggunakan ketiga aplikasi tadi. Sekalipun keuntungan bagi driver hampir rata saat menggunakan aplikasi Grab dan Gocar serta software terbaru itu.

“Kalau untuk costumer terasa untung karena lebih murah daripada Grab dan Gocar,” bebernya.

Baca Juga: Breaking News..!! Pembunuh Pemuda di Kandangan Akhirnya Tertangkap

Baca Juga: CJH Banjar Berangkat Malam Ini, Izzuddin Ingatkan Barang Bawaan

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Beda Persepsi Warga dan Dishub Banjarmasin Soal Tutupnya Jalan Adhyaksa
Cegah Covid-19, DPC Gerindra Banjarmasin Bagikan Masker ke Pedagang

Kalsel

Cegah Covid-19, DPC Gerindra Banjarmasin Bagikan Masker ke Pedagang
apahabar.com

Kalsel

CPNS Banjarmasin Resmi Ditutup, Satu Formasi Tanpa Pelamar
apahabar.com

Kalsel

Gudang Telur Ayam Ludes Terbakar
apahabar.com

Kalsel

UIN Antasari Bantah Kenaikan UKT Mahasiswa Bidikmisi
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Kesiapan Bandara Syamsudin Noor Menangkal Corona
apahabar.com

Kalsel

Giliran Bawaslu Kalsel Bantu Korban Kebakaran di Pulau Sebuku
apahabar.com

Kalsel

Bungas Mulai Diminati, Kadis Perhubungan: Siap Tambah Unit
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com