Tim Paman Birin Blunder Ancam Polisikan Warga Soal Banjir Terima Kasih Warga Banjarmasin, Korban Banjir Batola Terima Bantuan dari Posko apahabar.com Operasi SAR SJ-182 Dihentikan, KNKT Tetap Lanjutkan Pencarian CVR Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin

Ratusan Wisatawan Tersengat Ubur-Ubur di Pantai Selatan Kabupaten Gunung Kidul

- Apahabar.com Minggu, 7 Juli 2019 - 05:15 WIB

Ratusan Wisatawan Tersengat Ubur-Ubur di Pantai Selatan Kabupaten Gunung Kidul

Salah satu wisatawan yang bermain air di pantai di Gunung Kidul kesakitan karena tersengat ubur-ubur. Foto – Antara/Sutarmi

apahabar.com, GUNUNG KIDUL – Sedikitnya 144 wisatawan yang berlibur di kawasan pantai selatan di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tersengat ubur-ubur saat bermain air di bibir pantai.

Dilansir Antara, Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Baron Surisdiyanto di Gunung Kidul, Sabtu (6/7/2019) mengatakan di kawasan pantai selatan kembali ada ubur-ubur yang jumlahnya cukup banyak dibandingkan saat libur Lebaran 2019.

“Hingga 17.30 WIB, sedikitnya 144 wisatawan tersengat ubur-ubur. Mereka bermain air dan tidak sengaja tersengat ubur-ubur. Ada juga wisatawan yang memegang ubur-ubur karena bentuknya lucu dan warnanya yang sangat indah,” kata Surisdiyanto.

Adapun rincian lokasi pantai yang ditemukan wisatawan tersengat ubur-ubur, yakni Pantai Pulangsawal atau Indrayanti 11 orang, Pantai Krakal 21 orang, Pantai Drini 19 orang, Pantai Sepanjang 28 orang, Pantai Kukup 44 orang, Pantai Ngandong sundak 6 orang, Pantai Sadranan 7 orang, Pantai Gesing 3 orang dan Pantai Nguyahan 5 orang.

“Ada empat wisatawan yang tersengat ubur-ubur harus dirujuk ke klinik. Yakni wisatawan di Pantai Krakal satu orang dan di Pantai Sepanjang tiga orang. Wisatawan dalam kondisi lemas dan sesak nafas,” katanya.

Ia mengatakan sengatan ubur-ubur menyebabkan munculnya rasa sakit pada tubuh manusia bila tersentuh. Reaksi dari sengatan berbeda-beda mulai dari gatal-gatal, kepanasan, sesak nafas sampai pingsan.

“Kami menyiapkan ambulans bila ada yang membutuhkan penanganan medis. Untuk penanganan pertama, kami siapkan alkohol untuk meminimalisasi rasa sakit,” katanya.

Surisdiyanto mengimbau kepada wisatawan berhati-hati saat bermain air di pantai. Saat ini, kawasan pantai selatan sedang musim ubur-ubur.

“Jangan panik, jangan takut kalau sudah terlanjur tersengat. Hubungi petugas di Pos SAR di masing-masing titik pantai ada pos SAR,” katanya.

Baca Juga: Rancangan Qanun Hukum Keluarga, Aceh Berencana Legalkan Poligami

Baca Juga: Mantap, KFC Dukung Penuh Gerakan Non-Plastik Banjarmasin

Sumber: Antara

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Abu Vulkanik Hujani Cilegon, Warga Diimbau Pakai Masker  
apahabar.com

Nasional

Jangan Sembarang Konsumsi Tanaman Bajakah
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Bersyukur Indonesia Naik Status
CPNS

Nasional

Ketua DPD Tolak Rencana Penghapusan Guru dari Formasi CPNS 2021
apahabar.com

Nasional

Mengenal Sejarah, Makna, Berikut Tradisi Cap Go Meh
apahabar.com

Nasional

Akhirnya, Jokowi Putuskan Tiadakan UN 2020
apahabar.com

Nasional

Pesawat TNI AU yang Bawa 238 WNI dari Natuna Tiba di Lanud Halim
apahabar.com

Nasional

Kodim 1003/Kandangan Bantu Pembangunan Rumah Ibadah Dusun Sindawak Hutan Meratus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com