Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang Pencuri Hp Rosehan Diciduk Polisi, Ini Dalih Tersangka

Rayakan Idul Adha Tanpa Kantong Plastik

- Apahabar.com Senin, 29 Juli 2019 - 06:45 WIB

Rayakan Idul Adha Tanpa Kantong Plastik

Flyer KLHK yang mengajak masyarakat merayakan Idul Adha tanpa kantong plastik. Foto-Dok KLHK

apahabar.com, JAKARTA – Untuk kemasan daging kurban, sejumlah masjid dan pesantren sudah menggunakan pembungkus ramah lingkungan yang mudah terurai.

Hal itu sesuai imbauan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong penggunaan kemasan organik untuk membungkus daging kurban saat Idul Adha.

“Kemasan-kemasan yang organik sangat disarankan (dipakai jadi pembungkus daging kurban) karena akan mudah terurai saat dibuang ke lingkungan,” kata Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 (Dirjen PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati seperti ditulis Republika.co.id.

Prinsipnya KLHK saat Idul Adha mendorong pengurangan penggunaan kantong plastik sebagai wadah atau kemasan daging kurban. KLHK juga mendorong teman-teman di daerah untuk aktif berperan mendorong pengurangan penggunaan kantong plastik.

“KLHK mendorong dengan menyiapkan surat edarannya karena kewenangan operasional pengelolaan sampah sebagian besar ada di pemerintah daerah,” ujarnya.

KLHK melalui Direktur Pengelolaan Sampah, Novrizal Tahar juga mengajak masyarakat merayakan Idul Adha tanpa kantong plastik. Ajakan tersebut disampaikan melalui flyer resmi yang dikeluarkan KLHK.

Flyer yang memiliki hashtag kendalikan sampah plastik itu mengajak masyarakat memaknai kurban dengan menggunakan kemasan ramah lingkungan. Pada flyer tersebut terdapat gambar kantong plastik yang disilang merah, artinya sebuah ajakan agar tidak menggunakan kantong plastik.

“Enggak ada plastik di flyer itu, plastiknya di kasih silang merah,” kata Novrizal saat dihubungi Republika, Ahad (28/7).

Pada flyer KLHK yang mengajak merayakan Idul Adha tanpa kantong itu, masyarakat direkomendasikan menggunakan besek bambu, besek daun kelapa dan besek daun pandan untuk membungkus daging kurban. Juga direkomendasikan menggunakan daun jati, daun pisang dan wadah makanan yang bisa dipakai berkali-kali.

Novrizal mengatakan, tidak mungkin pihaknya memaksa orang-orang. Melalui flyer itu pihaknya hanya mendorong kesadaran perubahan perilaku publik agar lebih ramah lingkungan. Dia juga menyampaikan bahwa sebenarnya persoalan sampah kewenangannya ada di pemerintah daerah. Beberapa pemerintah daerah sudah mengeluarkan kebijakan-kebijakan terkait sampah.

Baca Juga: Film Koboy Kampus, Peluang Bangkitkan Industri Perfilman Banua

Baca Juga: BMKG Pastikan Erupsi Tangkuban Parahu Tak Akan Picu Aktivitas Sesar Lembang

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Kebiri Pelaku Kekerasan Seksual Anak!
apahabar.com

Nasional

Cukup Pakai KTP-el atau Suket Warga Sudah Bisa Nyoblos
apahabar.com

Nasional

Update 8 Oktober: 11.580 Orang Meninggal Akibat Covid-19 di Indonesia
apahabar.com

Nasional

Kesaksian Turis Oystein Lund Kala Menjepret Anak Krakatau
apahabar.com

Nasional

Bencana Alam Indonesia Sepanjang Januari-Oktober: 4,7 Juta Mengungsi, 307 MD
apahabar.com

Nasional

Ancam Kebebasan Pers, Ramai-Ramai Tolak Revisi KUHP
apahabar.com

Nasional

Aa Gym: Hentikan Tindakan yang Bisa Memecah Belah Bangsa
apahabar.com

Nasional

7 Hari Ngapung di Selat Sunda, Nelayan Korban Tsunami Selamat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com