Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Satu Calon Jemaah Haji Batola Gagal Berangkat

- Apahabar.com Kamis, 25 Juli 2019 - 18:45 WIB

Satu Calon Jemaah Haji Batola Gagal Berangkat

Pelepasan Calon Haji (Calhaj) Barito Kuala dilakukan di Kompleks Kubah Datu Abdussamad Marabahan, Kamis (25/07/2019). Foto-apahabar.com/ Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Seharusnya berjumlah 236 orang, Calon Jemah Haji (CJH) Barito Kuala (Batola) berkurang satu, pasca meninggalnya Mahripah binti Sulardi.

Dari 235 Calhaj tersebut sudah resmi dilepas Plt Sekretaris Daerah Batola, Abdul Manaf, di Kompleks Kubah Datu Abdussamad Marabahan, Kamis (25/07/2019).

Dengan dipandu Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) Batola, H Rusbandi, semua CJH dari Batola memasuki Asrama Haji di Banjarbaru untuk pemeriksaan kesehatan akhir dan menunggu pemberangkatan.

Tergabung dalam kloter 12, dijadwalkan mereka berangkat ke Tanah Suci sekitar pukul 00.35 Wita, Sabtu (27/09/2019). Diharapkan mereka tiba di Jeddah sekitar pukul 08.25 waktu setempat.

Selain dari Batola, kloter 12 juga dilengkapi 31 CJH dari Banjar dan 53 CJH Banjarmasin. Setibanya di Mekkah, mereka menempati Rei Bakhsy yang berjarak sekitar 1 kilometer dari Masjidil Haram.

“Seharusnya Batola memberangkatkan 236 CJH. Namun seorang meninggal dunia dan baru dapat digantikan di musim haji 2020,” jelas Rusbandi.

CJH yang meninggal dunia bernama Mahripah binti Sulardi bin Itam. Warga Desa Pulau Sugara Kecamatan Alalak ini meninggal 2 Juli 2019 dalam usia 46 tahun.

Selain CJH yang sudah menunggu sekitar 9 tahun untuk menunaikan rukun Islam kelima ini, kloter 12 juga disertai pemandu.

Mereka dikawal H Mohammad Mubarak MH sebagai Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), serta Drs H Zahran yang menjadi Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Batola.

Kemudian dr Muhammad Inayaturrahman Hamsin yang menjadi dokter penanggungjawab, serta dua tenaga medis Agus Rahman Burhan dan Wartini Taufik Asnawi.

apahabar.com

Lambaian tangan dari sanak keluarga mengiringi kepergian 235 Calhaj dari Barito Kuala menuju Tanah Suci. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

Baca Juga: 5 CJH Kalteng Korban Kecelakaan Bus di Pulang Pisau Boleh Lanjutkan Berhaji

Baca Juga: Empat Calon Haji Kalsel Meninggal Sebelum Berangkat

Baca Juga: Banyak Tulisan di Gelang Jamaah Haji, Ternyata Ini Fungsinya

Baca Juga: Ratusan Calon Jemaah Haji Tanbu Berangkat ke Banjarbaru

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Kalsel

Warga Batola Diharap Bersabar, Data BST Kemensos Belum Lengkap
apahabar.com

Kalsel

Kenang Nadjmi, Bang Dhin: Kalsel Kehilangan Putra Terbaiknya
apahabar.com

Kalsel

Era Industrialis dan Deformasi Pabrik Kayu dalam Konteks Masyarakat Banjar
apahabar.com

Kalsel

Penghapusan Guru Honorer, Pemprov Kalsel Sepakat dengan Syarat
apahabar.com

Kalsel

Rumah Terbakar di Sarang Halang Pelaihari, 1 Pikap dan 2 Motor Jadi Arang
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Apresiasi Inovasi Poskotis untuk Pelajar Kurang Mampu
apahabar.com

Kalsel

Kemelut Penutupan Paksa PSBB Banjarmasin, Pengamat: Loyalitas Rendah!
apahabar.com

Kalsel

Anggota Polda Kalsel Galang Dana untuk Bayi Penderita Infeksi Usus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com