‘Olahraga’ Malam, Ratusan Pemuda di Tapin Arak Motor Sampai Polres CEK FAKTA: Covid-19 Jadi Ladang Bisnis RS di Banjarmasin? Duh, Zona Hitam Covid-19 di Banjarmasin Bertambah! Selama Pandemi, Biaya Operasional Bekantan Kalsel Kian Melonjak Belasan Warga Kalsel Terimbas Penyusutan Karyawan Lion Air




Home Kalsel

Minggu, 14 Juli 2019 - 12:44 WIB

Senin Sekolah Lagi, Pedagang Seragam Panen

Redaksi - Apahabar.com

Salah seorang pedagang seragam sekolah sedang melayani pembeli di Pasar Baru Marabahan. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

Salah seorang pedagang seragam sekolah sedang melayani pembeli di Pasar Baru Marabahan. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Sehari menjelang tahun ajaran baru yang dimulai, Senin (15/07/2019), pedagang seragam sekolah di Pasar Baru Marabahan panen pembeli.

Dibandingkan momen biasa, sekarang satu pedagang bisa melayani 10 hingga 20 pembeli per hari. Mereka semakin semringah, mengingat rata-rata pembeli tidak hanya membeli satu item.

“Sebenarnya peningkatan sudah terasa dalam setengah bulan terakhir. Sebaliknya kalau sudah mulai sekolah, penjualan seragam per bulan sunyi lagi,” papar Mahmudin, salah seorang pedagang, Minggu (14/07/2019).

Hampir semua seragam tersedia di toko Mahmudin. Mulai dari SD sederajat hingga SMA sederajat, termasuk setelan Pramuka dan aksesoris lain seperti tali komando dan baret.

Baca juga :  Resmi RSDI Banjarbaru Sementara Tolak Pasien Non Covid-19, Simak Alasannya

“Sekarang penjualan per item bisa 20 sampai 30 per hari. Untungnya pengiriman barang dari Banjarmasin juga lancar, sehingga kami punya banyak stok,” jelas Mahmudin.

Harga baju sekolah yang ditawarkan bervariasi sesuai ukuran. Mulai dari Rp45 ribu hingga Rp75 ribu. Sedangkan celana panjang seharga Rp75 ribu hingga Rp100 ribu.

“Lebih mudah kalau si anak yang dibawa langsung ketika membeli supaya tidak salah ukuran. Namun kalau sudah terlanjur dibeli, kami juga melayani pembeli yang ingin bertukar ukuran,” sahut pedagang lain bernama Hj Imai.

Kebanyakan pembeli membawa anak yang bukan siswa baru. Penyebabnya beberapa sekolah menyediakan seragam yang dapat langsung ditebus, ketika pendaftaran ulang siswa baru.

Baca juga :  Tingkat Literasi Rendah, Masyarakat Diminta Tak Terbuai dengan 'New Normal'

“Habis Rp350 ribu untuk belanja dua baju putih, satu stel pakaian Pramuka. Saya juga membeli emblem, karena kebetulan ukuran baju anak saya yang masih SD, sudah seukuran anak SMP,” jelas Supiansyah, warga Basahab.

“Memang harga sedikit lebih mahal daripada membeli di Banjarmasin. Namun kalau mempertimbangkan ongkos transport ke Banjarmasin, harga yang ditawarkan sudah sepadan,” tandasnya.

Baca Juga: FKH Bagi Bibit Pohon Gratis, Satu Jam langsung Ludes

Baca Juga: Isyarat Kepergian Rindi, Calon Pengantin yang Tewas Ditusuk di Kandangan

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mobil Seruduk Empat Motor di Sungai Lulut, Gadis 13 Tahun Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Kandidat Pendamping Paman Birin, PDIP Mantap Daftarkan Empat Nama
apahabar.com

Kalsel

Peduli Lingkungan, Relawan FKH Punguti Tusuk Pentol
apahabar.com

Kalsel

Sempat Disorot, Dinas Perpustakaan Tabalong Terapkan Protap Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Personel dan ASN Polresta Banjarmasin Naik Pangkat
apahabar.com

Kalsel

Gandeng Insan Pers Hadapi Covid-19, Dinkes Banjarmasin Gelar Pelatihan Kedaruratan
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Yakin Pembangunan Bandara Syamsudin Noor Sesuai Target
apahabar.com

Kalsel

Peziarah Penuhi Makam Datu Syekh Surgi Mufti Albanjari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com