Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga

Silpa Banjarmasin Meningkat Ratusan Miliar, Dewan Pertanyaan Kinerja SKPD

- Apahabar.com Rabu, 31 Juli 2019 - 15:32 WIB

Silpa Banjarmasin Meningkat Ratusan Miliar, Dewan Pertanyaan Kinerja SKPD

Jumlah Silpa di Banjarmasin terus naik. Pada 2017 besarannya Rp274 miliar. Setahun kemudian jumlahnya melonjak menjadi Rp381 miliar. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Sejatinya banyak yang bisa dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin. Terutama dalam membenahi dan membangun infrastruktur.

Namun nyatanya dalam beberapa tahun terakhir, anggaran justru banyak tak terserap maksimal. Rendahnya serapan itu pun berdampak pada membengkaknya sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa).

Dari data yang dihimpun, jumlah Silpa Banjarmasin terus naik. Pada 2017 besarannya Rp274 miliar. Setahun kemudian jumlahnya melonjak menjadi Rp381 miliar.

Walhasil, perbedaan mencolok menjadi sorotan DPRD Banjarmasin. Menurut Ketua Komisi 3 DPRD Banjarmasin Matnor Ali, besaran Silpa itu tentu bukan sebuah prestasi. Data tersebut semestinya menjadi bahan introspeksi jajaran Pemko, terutama SKPD.

Mereka harus mencari terobosan untuk menurunkan besaran Silpa. Sebab hal itu jadi indikator pembangunan yang tidak berjalan sesuai rencana.

’’Dana tidak digunakan, karena SKPD tak maksimal melakukan serapan anggaran dengan beragam kegiatannya. Rugi masyarakat kalau begini,” ujarnya.

Politikus Partai Golkar itu menjelaskan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sudah membuat aturan batasan maksimal Silpa di daerah.

Ketika melebihi batasan, pemerintah akan melakukan evaluasi. Jika serapannya kecil, bantuan keuangan dari pusat bukan tidak mungkin mengalami penurunan.

Jika begitu, maka kucuran anggaran untuk Pemkot Banjarmasin direncanakan bertahap. Pertama dibayar pada tahun berjalan, sisanya akan diserahkan di tahun berikutnya.

“Pemerintah menganggap daerah bersangkutan tidak mampu menyerap. Sehingga bantuan anggaran tahun berikutnya pasti dikurangi,’’ jelas Matnor.

Matnor berharap Silpa Banjarmasin jangan terlalu membengkak dibanding tahun sebelumnya.

Di balik itu kata dia Silpa tetap diwajibkan ada. Tapi untuk mengefisienkan kinerja Pemkot berserta SKPD di bawahnya.

Jika angkanya tinggi begini, kata dia harusnya bisa menjadi sebuah pelajaran bagi Pemkot untuk mengefektifkan resapan anggaran pada 2019 dan 2020 nanti.

“Sayangkan jika Silpa tertahan sampai Rp381 miliar. Padahal itu bisa dioptimalkan untuk pelayanan kesehatan, pendidikan dan insfratruktur,” harap Matnor.

Menurutnya lagi jika dana silpa tersebut masuk ke dalam tahun anggaran berikutnya maka kinerja Pemkot berserta SKPD sangat dipertanyakan.

Bersama 45 anggota DPRD lainnya, Matnor juga mengakui kurang melakukan pengawasan terhadap resapan anggaran SKPD Pemko Banjarmasin.

Baca Juga: Juli 2019, Polres Batola Bekuk Belasan Budak Sabu

Baca Juga: Dari Satu Rumah, Polres Batola Bekuk Empat Budak Sabu

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Siang Hari, BMKG Prakirakan 6 Daerah di Kalsel Hujan
apahabar.com

Kalsel

Razia Masker di Banjarmasin, Perempuan Asyik Ngelem di Pasar Antasari
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Petani di Tanbu Dilatih Budidaya Padi Organik
apahabar.com

Kalsel

VIDEO: Si Jago Merah Hanguskan Rumah di Jalan Veteran
apahabar.com

Kalsel

Gelapkan Sigra, Pria Kotabaru Diringkus Polisi  
apahabar.com

Kalsel

PWI Kalsel Serahkan Hand Sanitizer kepada Wartawan Pressroom Kota Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Demi Situasi Kondusif, Bhabinkamtibmas Pulau Laut Utara Tetap ‘Berjaga’ di Hari Libur
Inspektur Polisi Satu, Iksan Prananto, Kapolsek Kelumpang Tengah.

Kalsel

Berharap Tuah Guru Sekumpul, Polisi di Kotabaru Berangkatkan Jemaah ke Haul
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com