3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Sudah Lama Buron, Akhirnya Densus 88 Tangkap Pemimpin JI di Bekasi

- Apahabar.com Senin, 1 Juli 2019 - 14:59 WIB

Sudah Lama Buron, Akhirnya Densus 88 Tangkap Pemimpin JI di Bekasi

Ilustrasi teroris Foto - kriminalitas.com

apahabar.com, JAKARTA – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan bahwa Densus 88 Antiteror bersama Polda Jawa Barat telah menangkap terduga teroris yang juga  pimpinan Jamaah Islamiyah (JI) bernama PW (54) di Hotel Adaya, Jalan Raya Kranggan, Jatiraden, Jatisampurna, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (29/6).

Dilansir Antara, Dedi mengatakan PW diketahui ​​​​​memegang posisi penting bidang intelijen dalam struktur organisasi JI pada sekitar tahun 2000-an. Kemudian PW menjabat sebagai amir JI setelah organisasi tersebut dibubarkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Baca Juga: Densus 88 Antiteror Tangkap Terduga Teroris di Ponorogo

“Setelah JI dinyatakan dibubarkan, dia dibaiat sebagai amir (pemimpin) JI di Indonesia,” katanya.

apahabar.com

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. Foto – Antaranews.com

PW yang memiliki nama alias Aji Pangestu alias Abu Askari alias Ahmad Arif alias Ahmad Fauzi Utomo ini memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai kasus terorisme di Tanah Air. “Mulai dari kasus bom Bali, bom Natal, bom di Kedubes Australia, dan yang bersangkutan aktif saat terjadi kerusuhan di Poso dari tahun 2005 sampai 2007,” katanya lagi.

Ia pun diduga memiliki kedekatan dengan gembong teroris asal Malaysia, Noordin M Top.

PW diketahui merupakan alumnus pelatihan militer di Moro, Filipina pada tahun 2000. Dari sisi intelektual, PW diketahui menyandang gelar S1 Teknik Sipil di salah satu universitas ternama di Jawa Tengah.

“Yang bersangkutan punya kompetensi merakit bom, kemampuan intelijen dan kemampuan militer lainnya, sehingga dia dibaiat sebagai pimpinan JI,” katanya lagi.

Peran PW lainnya adalah telah mengirim orang-orang rekrutan ke Suriah untuk menjadi jihadis. Orang-orang rekrutannya tersebut rata-rata memiliki kemampuan intelijen dan militer serta mampu merakit bom.

Baca Juga: TNI Mengerahkan 3 Helikopter Lakukan Pencarian Helikopter Hilang

Dedi Prasetyo mengatakan, diduga ada enam kali pemberangkatan para calon jihadis ke Suriah dalam rentang 2013-2018.

“Sebagian besar dari enam gelombang yang berangkat ke Suriah dan kembali ke Indonesia pada Mei (2019) sudah ditangkap, antara lain (penangkapan) di Jateng yang menyusup ke jaringan Jateng maupun Jatim,” katanya pula.

Dedi menambahkan, PW bersama jaringannya di Indonesia sedang menyusun kekuatan di bawah naungan Al Qaeda. Selain itu, juga menjalin komunikasi dengan jaringan teroris di Filipina serta pecahan kelompok Al Qaeda di Pakistan dan Afghanistan.

 

“Saat ini jaringan JI ini memang belum melakukan rencana aksi terorismenya di Indonesia. Tapi, mereka saat ini sedang membangun kekuatan, tujuannya untuk membangun khilafah,” katanya.

Baca Juga: HUT Polri Ke-73, Ini Harapan Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto kepada Polri

Tak hanya PW, polisi menangkap pula istri PW yaitu MY dan orang kepercayaan PW yakni BS. Ketiganya ditangkap di lokasi yang sama dengan penangkapan PW.

BS perannya sebagai penghubung PW dengan orang-orang yang direkrut.

Kemudian, Densus menangkap Abd di Perumahan Griya Syariah, Kebalen, Bekasi pada Minggu (30/6). Abd juga merupakan orang kepercayaan PW. Di hari yang sama di Ponorogo, Jawa Timur, Densus menciduk BT alias Haedar alias Deni alias Gani yang perannya sebagai penasihat PW dan penggerak JI wilayah Jawa Timur.

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Indonesia Pengirim Jemaah Umrah Terbanyak Kedua di Dunia
apahabar.com

Nasional

Dosen di Surabaya Janjikan Nilai A Bagi Mahasiswa yang Ikut Unjuk Rasa Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja, Ini Pesannya
apahabar.com

Nasional

KPK Tetapkan Hakim PN Balikpapan Tersangka Kasus Suap
apahabar.com

Nasional

7 Bandit di Asahan Sumut Ditangkap, 5 Ditembak
apahabar.com

Nasional

HPN 2020, Wali Kota Banjarmasin Apresiasi JMSI
apahabar.com

Nasional

Mayat dalam Koper Diduga Dimutilasi Orang Dekat Korban
apahabar.com

Nasional

Diplomat RI: Vanuatu Berkepentingan Dukung Separatis Papua
apahabar.com

Nasional

Arab Saudi Hukum Mati 5 Pembunuh Jamal Khashoggi!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com