ga('send', 'pageview');
Terindikasi HTI, Dua Pemuda Kotabaru Diciduk Polisi Push Up Bak Lelucon, Banjarbaru Terapkan Denda Tak Pakai Masker Terungkap, Dugaan Kebakaran di PAUD Aisyiyah Banjarmasin Karier Mengilap Kasat Reskrim Kotabaru: Tempur Melawan OPM Kerugian Banjir Pelaihari Sentuh Miliaran Rupiah!




Home Kalsel

Senin, 8 Juli 2019 - 13:00 WIB

Sulbar Adopsi Sistem Pembinaan Atlet Kalsel

Redaksi - Apahabar.com

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyerahkan bonus atlet asal Kalsel yang meraih prestasi pada Asian Para Games (APG) 2018, akhir tahun lalu. Foto-Media Indonesia

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyerahkan bonus atlet asal Kalsel yang meraih prestasi pada Asian Para Games (APG) 2018, akhir tahun lalu. Foto-Media Indonesia

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) mantap mengadopsi sistem pembinaan atlet Kalsel. Untuk itu, mereka siap menjiplak aturan daerah setempat.

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulbar, Muhammad Hamsih, prestasi atlet asal Banua saat Pekan Olahraga Nasional (PON) di Sumedang, Jawa Barat lalu, terbilang memuaskan.

“Prestasi para atlet jadi pemicu kami datang ke Kalsel,” Katanya, Kamis (4/7)

Pengelolaan anggaran untuk para atlet mesti diperhatikan dan Kalsel punya payung hukum untuk hal tersebut.

Selain itu, regulasi pendanaan yang tidak hanya bergantung pada pemerintah provinsi juga menjadi bahan rancangan peraturan daerah di Sulbar.

Baca juga :  Kawal Aksi di Depan Kantor DPRD Kalsel, 500 Personel Polri Diturunkan

“Poin yang juga penting, mendorong keterlibatan pihak ketiga, baik, pemerintah daerah kabupaten, bank, dan para pengusaha daerah,” ucapnya.

Dalam rombongan tersebut pemerintah Provinsi Sulbar juga ditemani Komisi IV DPRD Provinsi Sulbar.

Ketua Komisi IV DPRD Sulbar Arman Salimin mengatakan salah satu poin yang bisa ditiru adalah kriteria atau klasifikasi tingkatan olahraga madya dan utama yang tentunya dapat lebih fokus dalam melakukan pembinaannya.

”Kalau semua cabang olahraga itu dianggarkan pun pasti tidak akan cukup dananya. Maka memang sangat bagus kalau dibuatkan klasifikasinya sehingga dapat lebih fokus,” kata Arman Salimin.

Baca juga :  Push Up Bak Lelucon, Banjarbaru Terapkan Denda Tak Pakai Masker

Sementara itu, mewakili Komisi IV DPRD Kalsel Iskandar Zulkarnaen mengatakan Provinsi Sulbar, melakukan studi ke Kalsel untuk membuat Perda keolahragaan.

Beberapa yang Sulbar gali lanjut Iskandar, antara lain, adalah cara memperoleh pendanaan untuk cabor-cabor, dan juga menyangkut pembinaan atlet-atlet, apakah ditangani oleh Dispora atau KONI.

Baca Juga: Arraudah Qurratu Ainie: Dari Atlet Basket hingga Putri Pariwisata Kalsel 2019

Baca Juga: Tak Ada Anggaran untuk Try Out Atlet PON Kalsel

Baca Juga: Dishut Kalsel Gelar Ujian Kenaikan Sabuk Karate

Baca Juga: Pengurus KONI HSS Dilantik

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Diguyur Hujan Lebat, Sejumlah Wilayah di Tapin ‘Dikepung’ Air
apahabar.com

Kalsel

Upaya Pemkot Menuju Wilayah Bebas Covid-19, Perbanyak Ini
apahabar.com

Kalsel

Empat Mahasiswa China asal Kalsel Kena Bully karena Corona
apahabar.com

Kalsel

Home Industri Miras Sungai Lulut Coreng Citra Kota Baiman
apahabar.com

Kalsel

Gubernur Kalsel Lepas Konvoi Susur Sungai BMPD Kalsel
apahabar.com

Kalsel

RS Sultan Suriansyah Butuh 240 Tenaga Medis
Lari Kebelakang Rumah, Warga Kambat HST Tertangkap Simpan Sabu

Kalsel

Lari Kebelakang Rumah, Warga Kambat HST Tertangkap Simpan Sabu
apahabar.com

Kalsel

Penyebab Kebakaran di Trisakti Diselidiki, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com