Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Tahun Ajaran Baru, SDN Ini Hanya Dapat 6 Siswa Baru

- Apahabar.com Kamis, 18 Juli 2019 - 15:28 WIB

Tahun Ajaran Baru, SDN Ini Hanya Dapat 6 Siswa Baru

Suasana di salah satu ruang kelas di SDN Tunggul Irang Ulu. Foto-apahabar.com/AHC 15

apahabar.com, MARTAPURA – Minat orangtua memasukkan anaknya ke Sekolah Dasar Negeri di Desa Tunggul Irang Ulu menurun. Untuk tahun ajaran 2019-2020 ini saja, mereka hanya mendapatkan 6 orang siswa.

Kepala Sekolah SDN Tunggul Irang Ulu, Nur Aida mengatakan penyebab penurunan siswa di sekolah tersebut dikarenakan kalah bersaing dengan banyaknya madrasah di Kota Martapura.

“Berhubung di wilayah kami orangtua murid rata-rata adalah masyarakat yang agamis, jadi kebanyakan orangtua memilih untuk memasukkan anaknya ke Madrasah atau sekolah agama,”ungkap Nur Aida.

Dia mengatakan, jika jarak sekolah juga berdekatan antara satu dengan yang lain, bahkan hanya berjarak 200 meter saja.

“Kalau dari Tunggul Irang Depan, Tunggul Irang Ulu dan Tunggul Irang Ilir sudah ada 3 sekolah, yaitu Jawa Laut 1, Jawa Laut 2 kemudian Ikdam, baru sekolah kami. Setelah 200  meter (dari sekolah kami) juga ada sekolah,” terangnya.

SDN Tunggul Irang Ulu, sambung Nur Aida, hanya memiliki siswa sebanyak 45 orang. Terdiri dari kelas 1 hingga kelas 6. 6 orang di kelas 1, 8 orang di kelas 2, 5 orang di kelas 3, 4 orang di kelas 4, 11 orang di kelas 5, serta di kelas 6 ada 6 orang murid.

Beruntungnya, lanjut Nur Aida, selama dirinya  menjabat sebagai kepala sekolah di sana, tidak ada murid yang berhenti di tengah jalan. Selain itu, lulusan dari sekolah tersebut juga berhasil masuk ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Favorit.

“Alhamdulillah melihat dari kelulusan tahun tadi, kami melepas 10 orang murid dan semuanya berhasil masuk ke sekolah favorit seperti Min Model sebanyak 2 orang, SMP 1, 2 orang, Selain itu ada ke SMP Darussalam dan beberapa sekolah favorit lainnya. Sisanya ada ke SMP 5, karena jaraknya lebih dekat dengan rumah mereka,” tuturnya.

Nur Aida menambahkan, pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa terkait penurunan jumlah siswa tersebut. Dia tidak bisa menyalahkan orangtua murid karena memasukkan anaknya ke sekolah Madrasah.

Baca Juga: Sungai di Banjarmasin Sudah Tercemar Berat!

Baca Juga: Mulai Oktober, Terminal Baru Syamsudin Noor Siap Digunakan

Reporter: AHC 15
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Remaja Bungur Tapin Simpan Ratusan Pil ‘Jahat’
apahabar.com

Kalsel

Protes PDIP Kotabaru Warnai Pleno Rekapitulasi KPU
apahabar.com

Kalsel

Breaking News: Penembak Kades di Tabalong Rupanya Eks Bawahan Sendiri
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Tanbu: 2 Sembuh, 2 Positif di Simpang Empat dan Angsana

Kalsel

Libur Panjang, Setiap Hari Ribuan Penumpang Banjiri Bandara Internasional Syamsudin Noor
apahabar.com

Kalsel

Ketua DPRD Tapin Ajak Alumni Darussalam Doakan Covid-19 Enyah di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Ribuan Surat Suara DPTb untuk Kalsel Siap Didistribusikan
apahabar.com

Kalsel

Tega, Ayah Cabuli Anak Tiri Hingga Hamil Lima Bulan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com