Tensi Politik Memanas, Bawaslu RI Turun Gunung ke Kalimantan Selatan Buntut Video Guru Wildan, Bawaslu Klarifikasi PWNU Kalsel Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April Hore! Tanah Laut Segera Miliki Stadion Berkapasitas 10.000 Penonton Perhatian! Bandara Syamsudin Noor Tetap Beroperasi Selama Larangan Mudik

Tak Punya Izin, Pertamini Bisnis Ilegal

- Apahabar.com Senin, 29 Juli 2019 - 17:46 WIB

Tak Punya Izin, Pertamini Bisnis Ilegal

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, KANDANGAN – Pertamini atau penjual bahan bakar minyak (BBM) eceran lengkap dengan alat digital, kini kian menjamur. Termasuk di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), khususnya di Kota Kandangan.

Oleh sebagian masyarakat, keberadaanya dirasa sangat membantu, sama seperti penjual bensin eceran dalam botol yang sebelumnya juga banyak ditemui.

Akan tetapi sekarang keberadaan Pertamini di sana, jadi sorotan Ketua Komisi II DPRD HSS Safriansyah. Ia menyebut Pertamini usaha ilegal. Menurutnya, akibat kurangnya pengawasan sehingga Pertamini menjamur di HSS.

“Bahkan saya pernah membaca status orang di media sosial, menyebut kota kita ini sebagai kota seribu Pertamini,” tutur Syafriansyah saat menerima kedatangan perwakilan Persatuan Sopir Kandangan (Pasokan) di DPRD HSS, Senin (29/07/2019).

Sementara itu, Dinas Penanaman Modal Terpadu dan Pelayanan Satu Pintu, melalui kabid Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Rahimi mengatakan, pihaknya tidak pernah memberikan izin apapun terkait praktek penjualan BBM melalui Pertamini.

Namun pihaknya, terang Rahimi, sudah mengeluarkan surat edaran sampai ke kecamatan, agar tidak memberikan izin apapun terkait praktek penjualan BBM tersebut.

Akan tetapi, fakta di lapangan banyak masyarakat mengajukan izin mendirikan bangunan (IMB) dengan tujuan izin mendirikan toko atau kios, namun ternyata mendirikan Pertamini.

“Izin IMB di bawah 200 m, kewenangannya ada di bawah pihak kecamatan,” katanya.

Selain itu, Pertamini belum diakui alat ukur serta dari segi keamanan juga belum terpenuhi.

Di tempat berbeda, Kabid Perdagangan Daerah Disdag HSS, M Afif Bizri mengakui hanya punya kewenangan melakukan pengecekan takaran. Namun, tidak mungkin sampai menutup usaha rakyat.

Baca Juga: Dinas Perpustakaan Balangan Gencar Beri Pelayanan Membaca Masyarakat

Baca Juga: PDAM: Air Sungai Amandit Masih Layak untuk Bahan Air Baku

Reporter: Simah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kejahatan Terhadap Kekayaan Negara Meningkat di Banjar, Rp 1 M Terselamatkan
Partai Gelora

Kalsel

Partai Gelora Salurkan Bantuan Banjir ke Batola
apahabar.com

Kalsel

HM Arifin Arpan Ajak SKPD Petakan Keuangan
apahabar.com

Kalsel

THR, Gaji 13 dan Gaji Induk ASN Banjar Segera Cair
Masih Langgar Aturan #dirumahaja ? Hati-Hati Jadi Carrier Covid-19

Kalsel

Masih Langgar Aturan #dirumahaja ? Hati-Hati Jadi Carrier Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Lalu Lintas Banjarmasin Sesudah dan Sebelum Anjuran #DirumahAja

Kalsel

Menanti Ustad Somad ke Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Sepinya Pemudik di Perbatasan Kalsel-Kalteng di Banjarbaru saat Pandemi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com