Dewan Minta Pemkot Banjarbaru Lebih Peka Permasalahan Warganya, Simak Penjelasan Wali Kota Motif Pembunuhan Dipocong di Tabat HST Terungkap, Polisi Tetapkan 4 Tersangka Masih Didera Covid-19, Denny Indrayana Tetap Perjuangkan PSU yang Jujur dan Adil Seluruh Tempat Wisata di Jaro Tabalong Ditutup Saat Idulfitri Ingin Pukul Ibunya, Seorang Adik di Telaga Langsat HSS Tikam Kakak hingga Tewas

Tanpa Lelang Jabatan, 3 Posisi Kepala Dinas di Banjarmasin Kosong

- Apahabar.com Senin, 22 Juli 2019 - 12:22 WIB

Tanpa Lelang Jabatan, 3 Posisi Kepala Dinas di Banjarmasin Kosong

Ilustrasi jabatan kosong. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Tiga posisi Kepala Dinas sedang kosong. Kekosongan itu membuat kebingungan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Masing-masing yang kosong, yakni Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Komunikasi dan Informasi.

“Tahun ini tidak ada mekanisme lelang jabatan terbuka lagi, karena terjadi miss-komunikasi antara BKD dan wali kota,” terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banjarmasin, Ahmad Syafri Azmi kepada apahabar.com, Senin (22/7).

Untuk sekarang, jika ingin mekanisme lelang terbuka tingkat eselon IIA sudah terlambat untuk dilaksanakan.

Harusnya, Ibnu Sina-Hermansyah bisa menyamakan waktu mekanisme lelang jabatan beserta tiga kepala dinas lainnya pada pertengahan tahun lalu.

Atas kondisi itu Pemkot tidak lagi mempunyai anggaran untuk melakukan lelang terbuka, demi mengisi jabatan kepala dinas yang kosong.

Jika ingin dipaksakan, maka anggaran tersebut akan dimasukkan ke Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2019.

“Kita usulkan nanti, jadi tiga jabatan kepala dinas itu bisa dilelang pada 2020 dengan menggunakan APBD Perubahan 2019,” ungkapnya.

Selain dana, sistem lelang terbuka ini terkenal memakan waktu yang cukup lama.

Tiap langkahnya, BKD lebih dahulu harus melapor ke komisi aparatur sipil negara (KASN). Mulai rencana, hingga pembentukan pansel.

Jika dibulatkan, proses mekanisme lelang jabatan itu paling banter memakan waktu empat bulan lamanya.

“Itu proses sampai pelantikan, jadi tidak mungkin kita lakukan tahun ini karena waktunya sempit,” beber Azmi.

Praktis, sementara waktu ditunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan kepala dinas.

“Karena ini kebutuhan ya, harus ada definitif, tiga jabatan,” katanya.

Sementara itu, masih meminjam data BKD, di 2020 mendatang disebutkan ada tujuh kepala dinas yang mengalami kekosongan jabatan.

Baca Juga: Tanpa Lelang Jabatan, 3 Posisi Kepala Dinas di Banjarmasin Kosong

Baca Juga: Satgas TMMD Rampungkan Jembatan Asa Warga Kuin Kecil

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sebagian Kelompok Nelayan Tanbu Tak Bisa Terima Bantuan, Ternyata Ini Penyebabnya

Kalsel

Warning Walhi Soal Perpanjangan Kontrak Tambang PT Adaro di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Prediksi BMKG, Hujan Belum Beranjak dari Kalsel
Denzipur

Kalsel

Denzipur Kebut Rakit Bailey di Jembatan Besi Angsau Tala
apahabar.com

Kalsel

Kabar Covid-19 dari Tabalong, Ada Positif, Sembuh dan Meninggal
apahabar.com

Kalsel

Timbulkan Bau Tidak Sedap, Pemindahan TPS Tuai Protes Warga Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Pilbup Kotabaru 2020, SJA-ARUL Pertama Jalani MCU di RSUD Ulin Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Pohon Angker di Kertak Baru Ulu Dikeluhkan Warga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com