Tok! Banjarmasin Esok PPKM Level IV, Berikut Ketentuannya Meninggal di Rumah, Guru Khalil Sempat Tak Sadarkan Diri Sejak Kamis Dikenal Karismatik, Alumni Ponpes Darussalam Sukses Jadi Bupati Banjar Kini Telah Tiada Ibnu Sina Ingin Penerapan PPKM Level IV Banjarmasin Lebih Humanis Perkelahian di Lapo S Parman Banjarmasin, Seorang Pemuda Tertusuk

Tiba di Tanah Suci, CJH Batola dalam Kondisi Sehat

- Apahabar.com     Minggu, 28 Juli 2019 - 15:13 WITA

Tiba di Tanah Suci, CJH Batola dalam Kondisi Sehat

Hampir semua Calon Jemaah Haji (CJH) dari Indonesia sudah tiba di Tanah Suci. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Sudah tiba di Tanah Suci, sebagian besar Calon Jemaah Haji (CJH) Barito Kuala dalam kondisi sehat dan siap menjalankan ibadah puncak.

Sedikitnya, 235 CJH Batola yang tergabung dalam Kloter 12 atau gelombang kedua, berangkat ke Tanah Suci sekitar pukul 00.35 Wita, Sabtu (27/09/2019). Mereka tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, sekitar pukul 08.25 Wita.

Setibanya di bandara, mereka langsung mendapatkan Alat Pelindung Diri (APD) seperti kacamata, semprotan air dan payung. Semua peralatan tersebut digunakan untuk mengantisipasi cuaca panas di Tanah Suci.

Seusai melaksanakan miqat di bandara, mereka menaiki bus menuju Mekah dengan jarak sekitar 75 kilometer. Kondisi ini berbeda dengan jemaah gelombang satu yang mendarat di Bandara Madinah, sehingga mengambil miqat di Dzulhulayfah.

“Alhamdulillah sebagian besar CJH Batola dalam kondisi sehat dan baru saja menyelesaikan tawaf sai,” jelas dokter penanggungjawab CJH Batola, dr Muhammad Inayaturrahman Hamsin, Minggu (28/07/2019).

“Memang terdapat beberapa jemaah yang kurang fit. Namun kondisi itu hanya disebabkan faktor usia. Alhamdulillah mereka masih bisa beraktivitas normal, sekalipun tawaf menggunakan kursi roda,” imbuhnya.

Sembari melakukan persiapan menghadapi ibadah puncak, semua jemaah diingatkan untuk menjaga kesehatan, sembari mengurangi terpapar sinar matahari langsung.

“Memang kondisi di Mekah cukup panas. Sekitar pukul 08.30, suhu mencapai 35 derajat. Sedangkan suhu tengah hari bisa mencapai 45 hingga 50 derajat,” papar Inayaturrahman.

“Kami juga selalu mengingatkan agar jemaah menghindari panas tinggi, kecuali untuk keperluan ibadah. Kalau pun harus keluar pemondokan, jemaah diingatkan menggunakan alat pelindung,” tandasnya.

Sementara dari data Sistem Informasi dan Komputerisasi Data Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama, sebanyak 156.505 CJH dari Indonesia telah berada di Arab Saudi.

Namun 25 jemaah di antaranya telah menghembuskan napas terakhir. Kebanyakan berusia 70 hingga 80 tahun, kecuali Ahmad Suparman dari embarkasi Jakarta yang berusia 53 tahun.

Baca Juga: Semarakkan HAN 2019, Ratusan Anak Sedot Perhatian Warga HST

Baca Juga: Jokowi-SBY Bakal Bertemu, Bicarakan Kursi untuk AHY?  

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Panitia Kurban Masjid Al Jihad Bagikan Daging Sesuai Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Terus Upayakan Pencegahan Covid-19, Polsek Kelumpang Bagikan Masker Gratis
apahabar.com

Kalsel

Gerindra Peduli Kembali Bantu Warga Terdampak Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Kerahkan Ribuan Milenial, PSI Kalsel Dukung Pasangan Gusti Iskandar-Iwansyah di Pilwali Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Tekan Risiko Covid-19 di Batola, Jadwal Siswa Belajar di Rumah Diperpanjang
apahabar.com

Kalsel

Sambi Ibadah, Polsek Karang Bintang Polres Tanah Bumbu Pantau Terapan Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Simak Kronologi Bocah Tenggelam di Sungai Martapura, Pencarian Masih Dilakukan
apahabar.com

Kalsel

Pemuda Banjarmasin Kergok Buang Sabu di Kolong Rumah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com