3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Tingkatkan Potensi Desa di Balangan, PT.  Adaro Indonesia Gelar Sekolah Bumdes Berani 2019

- Apahabar.com Kamis, 18 Juli 2019 - 16:46 WIB

Tingkatkan Potensi Desa di Balangan, PT.  Adaro Indonesia Gelar Sekolah Bumdes Berani 2019

PT Adaro Indonesia bekerjasama dengan Lembaga Inkubator Bisnis Balangan (Link-B), menggelar sekolah Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Berani 2019. Foto – Istimewa

apahabar.com, PARINGIN – PT Adaro Indonesia bekerjasama dengan Lembaga Inkubator Bisnis Balangan (Link-B), menggelar sekolah Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Berani 2019.

Kegiatan ini melibatkan sedikitnya 21 Bumdes yang ada di Balangan, yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas SDM dan manajerial.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapakan terbentuk Bumdes yang berdaya dan inovatif. Hal itu disampaikan Heriansyah Rusli, CSR Section Head PT Adaro Indonesia, dalam pembukaan kegiatan di Sanggam Mart, Paringin, Rabu (17/7/2019) kemarin.

Menurut Heriansyah, untuk bisa maju, Bumdes mesti jeli melihat dan mengembangkan potensi yang ada di desa. Ia mencontohkan Bumdes Tirta Mandiri yang berada di Desa Ponggok, Klaten, Jawa Tengah. Bumdes Tirta Mandiri sukses memaksimalkan potensi air bersih yang melimpah di desanya, dengan menyulapnya menjadi tempat wisata air. Pendapatannya saat ini mencapai Rp 14 miliar setahun.

“Itu contoh bagus bagaimana potensi yang ada di desa dikembangkan dengan sepenuh hati. Kami percaya Bumdes yang ada di Balangan juga mampu menggali potensi yang ada di desa masing-masing,” ungkapnya Heriansyah.

Ia berharap, Bumdes yang mengikuti sekolah ini kelak mampu menjawab permasalahan terkait kesejahteraan, ekonomi, sosial yang ada di masyarakat.

Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari pemerintah daerah yang disampaikan oleh Nor Aspariah, sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Balangan. Menurut Aspariah, Bumdes adalah salah satu faktor penting yang menjadi penggerak roda ekonomi daerah.

Namun, ia juga berpesan, hendaknya usaha yang dikelola Bumdes disesuaikan dengan potensi serta kemampuan dari masing-masing desa.

“Jangan karena daerah lain mengembangkan suatu hal, kita memaksakan diri untuk melakukan hal yang sama, padahal tidak ada potensi. Kembangkan saja apa yang dimiliki desa,” tandasnya.

Sekolah Bumdes ini akan berlangsung selama 3 bulan ke depan, diisi dengan pemberian materi oleh pakar di bidangnya, serta pendampingan dari tim Link-B.

Baca Juga: Minat Umrah Meningkat, Pemohon Paspor di Banjarmasin Melonjak

Baca Juga: STKIP PGRI Banjarmasin: PTS Mampu Bersaing dengan PTN

Reporter: Agus Suhadi
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sudah Diasimilasi, Rutan Marabahan Tetap Over Kapasitas
apahabar.com

Kalsel

110 Modifikator Adu Gengsi di IAM MBTech

Kalsel

Tenaga Medis Tapin Meradang Dituding Dapat Duit, Pakar: Harusnya Berbalas Komentar
apahabar.com

Kalsel

Kronologis Lengkap Lelaki Paruh Baya Pelambuan yang Diduga Tenggelam di Sungai Barito
apahabar.com

Kalsel

Door to Door, Polda Kalsel Distribusikan 155 Ton Beras
apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS: Mr X Tewas Depan Rombong Penjual Obat di Pasar Harum Manis
apahabar.com

Kalsel

Waspada Ancaman Cuaca Ekstrem di Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Lapas Karang Intan Miliki Warga Binaan Ribuan Orang, Banser Banjar Tunjukkan Aksi Kepedulian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com