Alhamdulillah, Ribuan Pengungsi di Liang Anggang Mulai Kembali ke Rumah Target Sore Ini, Jembatan Mataraman Kalsel Kembali Bisa Dilewati Banjar Kebanjiran, Duh Buaya Sungai Tabuk Ditinggal Pemilik Viral Korban Banjir Kalsel Lahiran di Jukung, Nama Anaknya Unik Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel

Tragedi Berdarah di Sungai Lulut Diduga karena Harta Warisan

- Apahabar.com Rabu, 3 Juli 2019 - 15:23 WIB

Tragedi Berdarah di Sungai Lulut Diduga karena Harta Warisan

Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Nyawa Arbani (47) melayang di tangan kerabatnya sendiri, tepat di muka Gang Unsur, Jalan Veteran, Sungai Lulut, Rabu siang, sekitar pukul 11 tadi.

Pelaku diduga kuat adalah AS, yang tak lain kakak ipar korban. Sampai saat ini AS masih buron.

Baca Juga: Heboh Duel Maut di Sungai Lulut, Ipar Tewas Bersimbah Darah

“Identitas pelaku sudah kami kantongi, saat ini dalam pengejaran,” jelas Kasi Humas Polsek Banjarmasin Timur, Aiptu Partogi kepada apahabar.com.

Ya, belakangan ini tengah ramai proses pembebasan lahan terkait proyek renovasi Jembatan Sungai Lulut.

Pemerintah tengah sibuk mengganti rugi lahan milik warga yang bermukim di sana, termasuk di antaranya keluarga korban.

Istri korban, Jasmi mengatakan motif pembunuhan tersebut lantaran berebut harta warisan.

“Korban ini mau memintakan uang hasil pembebasan lahan di Sungai Lulut untuk kakak-nya, namun si AS ini mau memakan sendiri,” ujarnya kepada apahabar.com.

Dari sana, kata istri korban, sering terjadi cekcok dan ancaman dari pelaku kepada  keluarga korban.

Hingga akhirnya tadi siang korban diserang menggunakan parang dan mandau oleh ayah dan anak itu.

Sampai berita ini diturunkan, tim gabungan, dari masyarakat dan kepolisian tengah berpencar memburu pelaku.

Kepada apahabar.com, seorang saksi di lapangan saat cekcok terjadi mendengar teriakan.

“Saat itu saya mendengar ada yang berteriak, tolongi amang Bani…tolongi amang Bani,” ujar Deni.

Saat saksi keluar rumah, korban sudah bersimbah darah. “Korban masih bisa berdiri namun sudah sempoyongan,” katanya.

Korban terluka di bagian jari, tangan kiri yang hampir putus dan robek di bagian pinggang.

Selang sekitar 20 menit, korban kemudian dibawa menggunakan ambulans Putra Daha menuju RSUD Ulin Daerah Banjarmasin.

Namun sayang, nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia.

Baca Juga: Kebakaran Permukiman Warga Sekitar Pasar Simpang Jagung Hanguskan 4 Rumah

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Naik Status Tipe A, Giliran Kabid Humas dan Sejumlah Pejabat Polda Kalsel Naik Pangkat
apahabar.com

Kalsel

Tak Punya KIP, Orang Tua Siswa Pasrah Anaknya Gagal Masuk ke SMKN 5 Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

8 Orang Diduga Curi Kabel PJU di Tanbu Diringkus, Polisi Endus Pelaku Lainnya
apahabar.com

Kalsel

Penyerang Polsek Daha Simpatisan ISIS, Legislator Kalsel: Agamanya Kurang
apahabar.com

Kalsel

Di Banjarbaru, Istri Gus Dur Berpesan Setop Korupsi dan Fitnah
apahabar.com

Kalsel

Perhatikan Pejuang Veteran, Sudian Noor: Bangunkan Rumah untuk Mereka
apahabar.com

Kalsel

Kedok Pelaku Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan
apahabar.com

Kalsel

Mahasiswa Papua Minta Asrama, Rektor ULM: Kami Usahakan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com