Kopi Liberika Diminati Mancanegara, SPI Kalsel Sebut Mutiara Hitam Gambut Keren! OB-Sekuriti UIN Antasari Banjarmasin Juga Divaksin OTT KPK di Amuntai, Pegawai Kaget Ruang Kerja Bupati HSU Sudah Disegel Siang Ini, KSAL Bareng Menko Perekonomian Kunker Tinjau Vaksinasi-Replanting di Kotabaru Raperda Pajak HST Tuai Kritik, Jangan Matikan Usaha Kecil

Warga Sukabumi Gagalkan Perampokan Rp 1,197 Miliar, Kapolres: Harus Dapat Penghargaan

- Apahabar.com     Kamis, 4 Juli 2019 - 19:28 WITA

Warga Sukabumi Gagalkan Perampokan Rp 1,197 Miliar, Kapolres: Harus Dapat Penghargaan

Anggota Polres Sukabumi Kota saat menggiring tersangka pelaku perampokan dengan modus pecah kaca mobil di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Foto - Antara

apahabar.com, SUKABUMI – Polres Sukabumi Kota, Jawa Barat, mengapresiasi dua warga Kota Sukabumi yang telah berhasil menggagalkan perampokan uang senilai Rp 1,195 miliar pada Rabu (3/7) siang di pusat perdagangan tepatnya di Jalan Ahmad Yani.

“Kami mengapresiasi dua warga yang secara heroik mengejar dua tersangka perampokan yang senilai Rp 1,195 miliar dengan modus pecah kaca mobil di Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi,” kata Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro di Sukabumi, seperti dilansir Antara, Kamis (4/7/2019).

Menurut dia, aksi yang dilakukan dua warga yakni M Daffi Albaiz (21) dan Heri Sihombing (53) ini harus mendapatkan penghargaan. Mereka dengan sigap dan cepat memberikan bantuan saat korban teriak meminta bantuan.

Bahkan tanpa pikir panjang kendaraan yang ditumpangi warga ini ditabrakan ke motor tersangka dan menendang perampok tersebut. Selain itu, tanpa takut tersangka membawa senjata mereka langsung mengamankan uang senilai Rp 1,195 miliar dari tangan salah seorang pelaku.

Kedua warga ini tentunya sudah membantu jajaran Polres Sukabumi Kota untuk mengungkap kasus perampokan dengan modus pecah kaca mobil tersebut. Apalagi sebelumnya beberapa kasus serupa terjadi di wilayah Kota Sukabumi namun pelakunya belum terungkap.

Dengan penangkapan komplotan perampok spesialis pecah kaca mobil ini bisa mengungkap jaringan ini. Pada kejadian itu ada dua tersangka yang diringkus namun satu di antaranya meninggal dunia.

“Kami masih memburu empat tersangka lainnya yang merupakan komplotan pelaku perampokan spesialis pecah kaca mobil. Komplotan ini sengaja datang dari Palembang untuk bergabung dengan rekannya yang sudah lebih dahulu beraksi di Sukabumi. Mereka mengontrak rumah di salah satu daerah di wilayah kota,” tambahnya.

Sementara seorang peringkus perampok M Daffi Albaiz mengatakan saat kejadian dirinya tengah melintas di Jalan Ahmad Yani dan mendengar teriakan ada perampokan dan langsung mengejar dengan warga lainnya, yakni Heri Sihombing dengan menggunakan sepeda motor.

Saat kedua tersangka mencoba melarikan diri dengan motor Suzuki Satria FU bernomor polisi B 4958 BNU kondisi arus lalu lintas tengah padat karena berada di pusat perdagangan Kota Sukabumi.

Tanpa pikir panjang, warga tersebut menabrakan kendaraannya ke motor tersangka, sementara dirinya loncat dan langsung menendang tersangka yang membawa tas berisi uang Rp 1,195 miliar yang baru saja dirampoknya.

Melihat kejadian itu, warga lainnya pun ikut membantu dan kedua tersangka hampir menjadi bulan-bulan warga yang geram dengan aksinya. Daffi mengamankan tas berisi uang dan membawanya langsung ke Mapolres Sukabumi Kota.

“Niatnya saya hanya membantu korban dan tidak tahu isi barang yang ada dalam tas yang dirampok itu. Namun setelah tahu saya pun kaget ternyata isinya adalah uang miliaran rupiah,” katanya.

Baca Juga: Ops Jaran Intan 2019, Kapolresta Banjarmasin: Barangsiapa Merasa Kehilangan Kendaraan Bisa Datang

Baca Juga: Ops Jaran Intan 2019: Pemain Baru Curanmor Dominan di Banjarmasin

Sumber: Antara

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Melawan, Polisi Tembak “Otak” Pelaku Pencurian di Rumah Mantan Bupati Barito Utara
apahabar.com

Hukum

Polisi Tunggu Hasil Visum Remaja Gantung Diri di Pelabuhan Lama
apahabar.com

Hukum

Patungan Beli Sabu, Wahyuni dan Aulia Gagal Nyedot
apahabar.com

Hukum

Kurang Bukti, Empat Caleg Lolos dari Jerat Politik Uang
apahabar.com

Hukum

Terkait Narkoba, Pria Ngaku Mantan Kekasih Syahrini Ditangkap Polisi
apahabar.com

Hukum

Di Kalsel, Pelajar SD Paling Rentan Kekerasan Perempuan dan Anak
apahabar.com

Hukum

Buron 2 Tahun, Sepasang Kekasih DPO Penjambretan di Tamansari Tertangkap
apahabar.com

Hukum

Jual Ratusan Pil Ilegal, Seorang IRT di Bakumpai Ditangkap Satresnarkoba Polres Batola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com