VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

231 Napi Lapas Muara Teweh Diusulkan Dapat Remisi, 5 Orang Bebas

- Apahabar.com Selasa, 6 Agustus 2019 - 16:33 WIB

231 Napi Lapas Muara Teweh Diusulkan Dapat Remisi, 5 Orang Bebas

Kalapas Kelas IIB Muara Teweh, Sarwito, saat memberikan keterangan kepada awak media di ruang kerjanya, Selasa (6/8). Foto – Istimewa

apahabar.com, MUARA TEWEH – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mengusulkan remisi umum untuk 231 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di hari kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus nanti.

“Pada tahun ini sebanyak 231 dari 338 WBP atau narapidana Lapas Muara Teweh telah diusulkan mendapatkan remisi ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia pada hari kemerdekaan Indonesia ke-74 tahun 2019,” kata Kalapas Kelas IIB Muara Teweh, Sarwito, kepada apahabar.com, Selasa (06/08).

Pengajuan remisi ini menurutnya, tentu saja sesuai dengan ketentuan perundangan-undangan serta yang bersangkutan memenuhi syarat untuk mendapatkan potongan masa tahanan. Tahun ini ada 5 napi yang mendapatkan remisi langsung bebas.

Dari 231 orang lanjutnya, narapidana penerima remisi umu (RU) I, sebanyak 32 orang menerima remisi 1 bulan, 56 orang menerima remisi 2 bulan, 54 orang menerima remisi 3 bulan, 20 orang menerima remisi 4 bulan dan 1 orang menerima remisi 6 bulan. Selain itu untuk RU I narapidana terkait PP 99/2012 sebanyak 46 orang.

“Sedangkan dari 231 narapidana penerima RU II, 5 orang langsung bebas setelah menerima remisi 1 bulan, 2 bulan dan 4 bulan serta 1 orang terkait PP 99/2012 yang langsung bebas pada hari itu,” ujar mantan KPLP Lapas Malang ini.

Menurut Sarwito, remisi umum kemerdekaan Republik Indonesia terdiri dari dua kategori, yaitu RU I diberikan kepada narapidana yang setelah mendapatkan remisi namun masih menjalani sisa pidana, serta RU II yakni narapidana langsung bebas seusai pemberian remisi.

RU Kemerdekaan Republik Indonesia diberikan kepada seluruh narapidana yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif. Di antaranya telah menjalani pidana minimal enam bulan, tidak terdaftar pada register F (buku catatan pelanggaran disiplin narapidana), serta aktif mengikuti program pembinaan di Lapas

“Untuk hasil remisi ini biasanya 1 atau 2 hari akan di ketahui sebelum tanggal 17 Agustus,” pungkasnya.

Baca Juga: 231 Napi Lapas Muara Teweh Diusulkan Dapat Remisi, 5 Orang Bebas

Baca Juga: Gawat!!! Sambungan PDAM ke Lapas Muara Teweh Terancam Diputus

Reporter: Ahc17
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Kabar Baik, Tiga Hari Kasus Covid-19 Stagnan di Barito Utara
apahabar.com

Kalteng

Pasar Ramadhan di Barut Digelar Online
apahabar.com

Kalteng

DPD Golkar Kapuas Bantu Korban Kebakaran Pasar Pujon
apahabar.com

Kalteng

Razia Lapas Muara Teweh, Tim Satops Patnal Temukan Sejumlah Barang Terlarang
apahabar.com

Kalteng

Polisi Tangkap Seorang Terduga Pembakar Lahan di Buntok
apahabar.com

Kalteng

Padamkan Karhutla, BPBD Kapuas Kalteng Datangkan Water Bombing
apahabar.com

Kalteng

Maskot Zebra Ajak Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 di Palangka Raya
apahabar.com

Kalteng

Jelang Pilkada, Warga Kapuas Murung Diminta Tak Mudah Terprovokasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com