Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB

Akademisi Optimis Kaltim Terpilih Sebagai Ibu Kota

- Apahabar.com Jumat, 2 Agustus 2019 - 07:00 WIB

Akademisi Optimis Kaltim Terpilih Sebagai Ibu Kota

Ilustrasi. Foto – riaumandiri.co

apahabar.com, SAMARINDA – Sejumlah akademisi di Kalimantan Timur (Kaltim) optimistis provinsi setempat bakal terpilih sebagai Ibu Kota baru Republik Indonesia, dengan alasan Kaltim telah memenuhi 6 persyaratan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat.

Dilansir Antara, Rektor Universitas Mulawarman Prof Dr H. Masjaya M.Si kepada awak media di Samarinda, Kamis (01/08) menjelaskan bahwa Kaltim telah memiliki 6 persyaratan daerah untuk ibu kota negara yang baru, seperti yang dicetuskan oleh Kepala Bappenas Bambang Brojonegoro.

Baca Juga: Kaltim Menuju Ibu Kota Negara, Wagub: Tak Mudah Pindahkan 1,5 Juta Pegawai

Masjaya mengatakan Kriteria pertama, wilayah itu harus berada di tengah Indonesia dan faktanya posisi geografis Provinsi Kalimantan Timur dilihat dalam peta Indonesia, terletak di tengah-tengah.

Kriteria kedua, memiliki lahan yang luas dan dimiliki oleh pemerintah. Menurut Rektor, Kaltim memiliki areal yang dibutuhkan tersebut karena ada lahan-lahan eks HPH berstatus HGU (Hak Guna Usaha) yang mau berakhir masanya.

Kriteria yang ketiga, daerah yang bebas dari gempa bumi. Untuk kriteria ini, Kaltim termasuk yang aman, kecuali ancaman satu-satunya adalah kebakaran hutan.

“Namun tanah Kaltim  bukan lahan gambut seperti dimiliki provinsi tetangga, Kalteng, sehingga risikonya lebih sedikit,” katanya.

Kriteria keempat, ibu kota negara yang baru dekat dengan kota yang sudah eksis dan berkembang dengan baik. Masjaya mengatakan, di Kaltim ada Kota Balikpapan dan Samarinda yang memiliki infrastruktur cukup baik seperti bandara internasional, pelabuhan internasional dan juga jalan tol.

Sedangkan yang kelima, menyangkut kondisi sosial politik di daerah tersebut. Menurut Rektor, hal itu memang sangat penting dan Kaltim adalah daerah terbuka bagi pendatang yang sangat kondusif.

“Di Kaltim tidak pernah terjadi kerusuhan dan benturan antaretnis seperti di provinsi lain,” ujarnya.

Kriteria keenam menyangkut masalah pertahanan dan keamanan. Karena posisi di tengah Indonesia, Kaltim berada di titik aman.

Masjaya mengatakan Unmul sebagai perguruan tinggi memiliki tanggung jawab dan komitmen dalam hal kajian-kajian ilmiah mengenai daerah yang patut menjadi ibu kota negara.

Bahkan dia dan institusinya sudah diundang Bappenas untuk hal tersebut.

“Dari situ kita analisa, indikator kriteria penentuan pemindahan ibu kota Indonesia yang disampaikan Kepala Bappenas, sebagian besar, 90 persen, kriteria itu, ada di Kalimantan Timur,” tegas Masjaya.

Baca Juga: Jokowi Undang Gubernur Isran, Kaltim Fix Jadi Ibu Kota Baru?

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

APBD-P Kaltim Disepakati Rp 13 Triliun, Isran Optimistis Tahun Depan Naik
apahabar.com

Kaltim

Izin Usaha Kaltim Masih Dominan Sektor Pertambangan
apahabar.com

Kaltim

Berkat Pertamina, Bakal Ada Kampung Inggris di Penajam
apahabar.com

Kaltim

Jelang Kedatangan Jokowi, Polda Kaltim dan Pangdam VI Mulawarman Upayakan Penajam Kondusif
apahabar.com

Kaltim

Pembangunan Energi Hijau Sejalan Visi RPJMD Kaltim

Kaltim

Kaltim Bertekad Bangun 300 Hektare Hutan Rakyat di Jonggon
apahabar.com

Kaltim

Proyek Kilang Minyak Pertamina, Gubernur: Tenaga Lokal Tanpa Tes
apahabar.com

Kaltim

Kampanye Cegah Stunting di Penajam Melalui Festival Seafood
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com