Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah

Anggota DPRD Kalteng: Pembangunan Infrastruktur di Barito Lambat

- Apahabar.com Kamis, 1 Agustus 2019 - 05:15 WIB

Anggota DPRD Kalteng: Pembangunan Infrastruktur di Barito Lambat

Ilustrasi pengerjaan infrastruktur. Foto - Istimewa

apahabar.com, PALANGKARAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Abdul Hadi mengaku sering menerima keluhan dan aspirasi dari masyarakat di daerah aliran Sungai Barito, terkait masih lambatnya program pemerintah provinsi dalam membangun infrastruktur di wilayah tersebut.

“Sejumlah masyarakat di DAS Barito bahkan ada yang mengeluhkan wilayahnya sama sekali belum tersentuh pembangunan infrastruktur,” kata Abdul Hadi di Palangkaraya, seperti dilansir Antara, Selasa (30/7/2019).

“Keluhan-keluhan itu sangat sering kami terima saat melaksanakan reses ke DAS Barito. Kami kadang bingung harus merespon seperti apa,” ucapnya.

Menurut anggota Komisi C DPDR Kalteng itu, lambatnya pembangunan infrastruktur di DAS Barito bukan sepenuhnya salah pemerintah provinsi. Sebab, anggaran yang dimiliki Pemprov Kalteng relatif kecil apabila dibandingkan dengan luas wilayah, dan harus dibagi ke bidang lainnya.

Meski begitu, wakil rakyat Kalteng dari daerah pemilihan IV meliputi Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara dan Murung Raya itu menegaskan bahwa dirinya tetap menyampaikan sekaligus memperjuangkan aspirasi dan keluhan masyarakat di DAS Barito kepada pemprov.

“Keinginan masyarakat untuk peningkatan infrastruktur di wilayah masing-masing tentu penting untuk diperhatikan pemerintah. Tapi, ya tetap harus dipahami bahwa anggaran Pemprov Kalteng relatif kecil, sehingga perlu ada skala prioritas,” kata Abdul Hadi.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pun mengharapkan pemprov bisa lebih kreatif dan berinovasi dalam meningkatkan anggaran, agar pembangunan infrastruktur di Kalteng, khususnya DAS Barito bisa lebih cepat. Dengan begitu, apa yang menjadi keinginan masyarakat dapat diwujudkan pemerintah.

Dia mengatakan perusahaan besar swasta (PBS), baik perkebunan, kehutanan dan pertambangan yang banyak di DAS Barito juga harus terlibat aktif dalam membangun infrastruktur. Sebab, keberadaan PBS harus memberikan dampak terhadap pembangunan maupun kesejahteraan masyarakat.

“Jangan hanya berusaha di provinsi ini, tapi tidak memperhatikan kondisi di wilayahnya. Jadi, perusahaan harus ikut dan terlibat membangun infrastruktur,” pungkas Abdul Hadi.

Baca Juga: Ditabrak Truk, Pingki Tewas Seketika

Baca Juga: Bupati Kobar Akan Buka Pasar Hewan Qurban

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Stafsus Milenial Kepresidenan Optimistime Kerajinan Getah Nyahu Kalteng Tembus Pasar Ekspor
apahabar.com

Kalteng

Pemprov Kalteng Imbau Kepala Daerah Tak Bepergian Selama Kabut Asap
apahabar.com

Kalteng

Angin Puting Beliung di Kapuas, Rumah Warga Jadi Korban
apahabar.com

Kalteng

Bawaslu Kalteng Wanti-Wanti Petahana: Jangan Politisasi Bansos Covid 19
apahabar.com

Kalteng

Terkuak, Motif Remaja di Teweh Sebar Video Syur Mantan

Kalteng

Update Covid-19 di Kalsel: Kurang 24 Jam Bertambah 34 Kasus Baru, Total 438
apahabar.com

Kalteng

15 Kasus dengan 6 Tersangka Karhutla Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Pura Pura Bertamu, Pria Ini Sikat Hp dan Duit Tuan Rumah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com