Rekonstruksi Pembunuhan Agus ‘Banteng’ di Pasar Kasbah Banjarmasin, Pelaku Utama Buron Melawan, Pembunuh Sadis di Warung Remang Bungur Didor Tim Serigala Tapin Pembunuhan Sadis di Warung Remang Bungur Tapin, Pelaku ‘Lagi Tinggi’ Buron, Ketua Nasdem Tanah Laut Orbawati Sempat Ngeluh Sakit Dibui Seumur Hidup, Gembong Sabu Banjarmasin Pindah ke Nusakambangan?

Asyik ‘Ngamar’, Anak di Bawah Umur di Tanbu Diciduk Aparat Gabungan

- Apahabar.com Rabu, 28 Agustus 2019 - 11:41 WIB

Asyik ‘Ngamar’, Anak di Bawah Umur di Tanbu Diciduk Aparat Gabungan

Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah, Muhammad Jaelani, bersama sejumlah orang yang terjaring razia di Tanbu, Rabu tadi pagi. apahabar.com/Puja Mandela

apahabar.com, BATULICIN – Pasangan bukan suami istri di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) terciduk aparat gabungan di sejumlah hotel dan rumah kos, Rabu (28/08) pagi, sekira pukul 06.30.

Mereka diamankan oleh aparat gabungan yang terdiri dari anggota Satpol PP, aparat Polres Tanbu, Kodim 1022/Tanah Bumbu, staf Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, dan jajaran Kelurahan Batulicin.

Pantauan media ini, razia dilakukan di dua hotel wilayah Kecamatan Simpang Empat dan beberapa rumah kos di Kecamatan Batulicin.

“Yang kami amankan hampir semua tidak bisa menunjukkan surat nikah. Satu di antaranya masih di bawah umur,” kata Kepala Satpol PP dan Damkar Tanbu, melalui Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah, Muhammad Jaelani kepada apahabar.com, Rabu siang.

Baca Juga: Jasadnya Tergantung, Polisi Belum Simpulkan Penyebab Kematian Dayat

Baca Juga: Sebelum Gantung Diri, Dayat Tinggalkan Pesan Kematian

Baca Juga: BREAKING NEWS! Bapak Satu Anak di Banjarmasin Ditemukan Tewas Tergantung

Dari dua hotel di Simpang Empat, aparat gabungan berhasil mengamankan 7 orang yang terdiri dari 3 laki-laki dan 4 perempuan. Sementara di rumah kos, juga diamankan 7 orang lainnya.

“Yang di bawah umur itu kami temukan di hotel. Katanya pacaran,” katanya.

Setelah ini, pihaknya akan segera memanggil orang tua untuk anak di bawah umur tersebut. Sementara mereka yang sudah memiliki identitas akan diproses sesuai dengan aturan pada Perda nomor 9 tahun 2018 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

“Sesuai Perda mereka terancam hukuman maksimal 3 bulan denda paling banyak Rp50 juta,” katanya.

Baca Juga: Mayoritas PNS Tolak Pindah ke Kalimantan, Intip Reaksi Menteri Syafruddin

Baca Juga: Lubang Tambang Kaltim Minta Tumbal Lagi, Hendrik Korban Ke-36 Tewas Tenggelam

Reporter: Puja Mandela
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

‘Digoyang’ Komisioner KPU, Edy Ariansyah Turun Tahta
apahabar.com

Kalsel

Seruan Ketua DPRD Kotabaru Pasca-Putusan MK
apahabar.com

Kalsel

Komisi X DPR RI Desak Kemenparekraf Realisasikan Kebijakan Percepatan Penanganan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Berpuasa, Tak Surutkan Semangat Staf Bawaslu Banjarmasin dalam Bekerja
apahabar.com

Kalsel

Kasus Penyiraman Air Keras di Cafe Capung Tak Buat Alfi Gentar
apahabar.com

Kalsel

Waspada, Berikut 5 Wilayah Kalsel yang Masuk Peringatan Dini BMKG
apahabar.com

Kalsel

SAKIP Wilayah II Hemat Rp22,3 Triliun

Kalsel

VIDEO: LAPOR! Goes to Campus, FAS FH Unlam Suguhkan Penampilan Memukau
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com