Dilaporkan Tim 2BHD, Erfan Instruksikan Bawaslu Kotabaru Rapatkan Barisan Api Berkobar di Bantuil Batola, 9 Rumah Jadi Arang Bupati Anang Resmikan SAMTA, Sekolah Alam Perdana di Tabalong Warga Eks Bioskop Cempaka Geger, Pria Tewas Bersimbah Darah 7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron

Balai Bahasa Kalsel Harapkan Pemerintah Buat Kebijakan Martabatkan Bahasa Indonesia

- Apahabar.com Jumat, 16 Agustus 2019 - 20:48 WIB

Balai Bahasa Kalsel Harapkan Pemerintah Buat Kebijakan Martabatkan Bahasa Indonesia

Balai Bahasa Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar diskusi kelompok terpumpun pemakaian bahasa badan publik yang dilaksanakan selama dua hari yaitu Kamis dan Jumat (15-16/8) di ruang rapat H. Maksid, Kantor Setdaprov Kalsel. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam sebuah pelafalan maupun penulisan, turut menjadi perhatian Balai Bahasa Kalimantan Selatan (Kalsel).

Untuk itu, Balai Bahasa Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar diskusi kelompok terpumpun pemakaian bahasa badan publik yang dilaksanakan selama dua hari, Kamis dan Jumat (15-16/8) di ruang rapat H. Maksid, Kantor Setdaprov Kalsel.

Baca Juga: Bungas Mulai Diminati, Kadis Perhubungan: Siap Tambah Unit

Balai Bahasa Kalimantan Selatan mengharapkan adanya kebijakan atau peraturan perundang-undangan yang dibuat oleh pemerintah sebagai upaya memartabatkan kembali bahasa Negara Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai Bahasa Kalimantan Selatan, Imam Budi Utomo yang mengatakan, peran dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah sangat penting untuk memartabatkan bahasa Negara, khususnya di media badan publik.

“Kami telah melakukan kajian dan ini merupakan kelanjutan dari yang sudah dilakukan sebelumnya untuk penggunaan bahasa Negara di badan publik khususnya pernaskahan pemerintahan,” ujarnya.

Dari hasil kajian itu, Balai Bahasa Kalsel mendapati beberapa aspek kesalahan baik yang menyangkut kaidah ejaan, kaidah pembentukan kata, pilihan kata, penyusunan kalimat, dan lain sebagainya.

“Harapannya hasil dari diskusi kelompok terpumpun ini nanti ada rekomendasi di dalam topik, dan ada pembahasan solusi permasalahannya,” jelasnya.

Memperhatikan hal itu, pihak Pemprov Kalsel dalam hal ini di wakili oleh Asisten III bidang Administrasi Umum Pemprov Kalsel, Heriansyah mengatakan bahwa pihaknya sudah mendapat surat edaran dari Kementerian untuk hal tersebut dan sedang menindaklanjutinya.

“Nanti akan ditindaklanjuti melalui masing-masing SKPD,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, diskusi tersebut memiliki nilai positif untuk edukasi dan sosialisasi, sehingga tidak hanya pemakaian bahasa dalam fitur tetapi juga secara tertulis.

“Diskusi ini bagus untuk mendalami dan memantapkan pemakaian bahasa, karena bahasa itu identitas kita, yaitu Bahasa Indonesia, oleh karena itu harus dicintai baik secara tertulis maupun lisan, juga kaidah pemakaian bahasanya harus benar,” paparnya.

Ia berharap dengan adanya kegiatan diskusi kelompok terpumpun ini penggunaan Bahasa Indonesia semakin baik, sehingga forum diskusi ini memberikan manfaat.

Baca Juga: Angkasa Pura Salurkan Ratusan Juta Kepada 32 UMKM Kalsel

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Jelang Lebaran Toko Emas Ramai Dikunjungi
apahabar.com

Kalsel

Pasien Covid-19 Jorong Meninggal Dunia Pria Paruh Baya
Orbawati

Kalsel

Buron, Ketua Nasdem Tanah Laut Orbawati Sempat Ngeluh Sakit
apahabar.com

Kalsel

Sertijab 10 Kapolsek di Tanah Bumbu Digelar Minggu Depan

Kalsel

Cegah Ledakan Penduduk, DPPKB Balangan Gencarkan Program KB
apahabar.com

Kalsel

Penyesuaian Iuran JKN, BPJS Pinta BU Alihakan Peserta PBI ke PPU

Kalsel

Heboh Truk Pemadam Terbalik di Banjar, Empat Penumpang Luka Parah
apahabar.com

Kalsel

KLHK: Tata Kelola Hutan di Kalteng Tak Hambat Pembangunan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com