Buron, Ketua Nasdem Tanah Laut Orbawati Sempat Ngeluh Sakit Dibui Seumur Hidup, Gembong Sabu Banjarmasin Pindah ke Nusakambangan? Bangun Insinerator di TPA Banjarbakula, Kalsel Optimis Tingkatkan PAD 8 Jam Warga Banjarmasin Bakal Kesulitan Air Bersih, Simak Wilayah Terdampak Pembunuhan Sadis di Warung Remang Bungur Tapin, Pelaku ‘Lagi Tinggi’

Balita Pintar Main HP, Begini Penjelasan Psikolog

- Apahabar.com Kamis, 22 Agustus 2019 - 11:19 WIB

Balita Pintar Main HP, Begini Penjelasan Psikolog

Ilustrasi, balita bermain gadget. Foto-bernas.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Psikolog Elizabeth Santosa disuguhi satu pertanyaan, soal balita yang sudah mengenal gadget. Orang tuanya was-was, mereka takut kalau kebablasan dalam pengawasan, hingga akhirnya berdampak buruk bagi si balita.

Rasa was-was itu coba redam wanita yang akrab disapa Lizzie ini. Dia memberi pandangan bahwa teknologi tak bisa dihindari. Bukan menjadi lawan tapi menjadi kawan. Menurutnya, teknologi akan menjadi baik bilamana takaran dan porsi yang diberikan sesuai.

“Bukan menolak game, gadget. Memberikan gadget harus bijak. Melarang juga salah, nanti mereka tertinggal,” jawabnya di sesi tanya jawab.

Lizzie sengaja diundang untuk menjadi narasumber di acara Workshop Nestle LACTOGROW yang dilaksanakan di Hotel Best Western Banjarmasin, Rabu (21/8/2019).

Banyak hal yang dijelaskannya dalam kesepakatan itu. Diungkapkannya, bahwa balita atau anak saat ini masuk dalam kategori Generasi Alpha. Generasi ini masuk daftar paling muda.

Setelah ada beberapa generasi di atasnya. Pre Baby Boom atau Generasi Veterans yang lahir 1945 dan sebelumnya,  The Baby Boomers lahir 1946–1964, Generation X lahir 1965–1976, Generation Y atau Generasi Milenial lahir 1977–1997.

Lalu Generation Z atau iGeneration, atau sering disebut Generasi Net lahir 1998–2010 dan terakhir Generation Alpha lahir 2010–2025. “Generasi ini unik,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, setiap generasi memiliki karakter masing-masing dan berbeda tentunya. Generasi Alpha adalah generasi yang hidupnya sudah bersentuhan dengan pesatnya kemajuan teknologi.

“Generasi Alpha atau generasi sekarang, itu sangat teknologi safi. Artinya sangat membutuhkan teknologi,” katanya.

Namun disisi lain, baik dan buruknya dampak teknologi dikembalikan lagi ke tangan para orang tua. Penulis buku Raising Children in Digital Era ini mengibaratkan, teknologi seperti pisau tajam. Jika tak diawasi maka jangan disalahkan si pisau apabila balita terluka.

“Baik atau tidaknya dikembalikan lagi kekebijakan ortunya. Teknologi diperlukan untuk saat ini. Bukan dijadikan musuh tapi untuk tumbuh kembangnya. Jadi perlu ortu yang bijak untuk memberikan teknologi ke anak,” ujarnya.

Tak hanya menghadirkan Elizabeth Santosa, tapi juga Dokter Spesialis Anak, Ariani Dewi Widodo yang memberikan sosialisasi terkait pentingnya menjaga kesehatan anak di usia dini.

Sementara it, Brand Executive Nestle LACTOGROW Pramudita Sarastri mengemukakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya mengajak orang tua untuk mendukung anak tumbuh sehat dan bahagia.

“Kegiatan ini digelar di delapan kota termasuk Banjarmasin,” ujarnya.

Pramudita berharap, dengan adanya kegiatan yang diselenggarakan untuk kedua kalinya ini, Nestle LACTOGROW bisa memberikan kontribusi terhadap kemajuan anak di Indonesia.

Baca Juga: Tahun Ini Paskibraka Kaltim Didampingi Tim Psikolog

Baca Juga: Diduga Gangguan Psikologis, Ibu Muda Tinggalkan 2 Anaknya di Rumjab Bupati

Reporter Rizal Khalqi
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pasca Haul Sekumpul, 800 Ton Lebih Sampah Diangkut ke TPA
apahabar.com

Kalsel

Marabahan Theatre, Reinkarnasi Bioskop Bakumpai Permai
apahabar.com

Kalsel

Menteri Satu Ini Rupanya Bercita-cita Jadi Wartawan
apahabar.com

Kalsel

ULM Banjarmasin Perpanjang Kuliah Online Hingga Bulan Depan
apahabar.com

Kalsel

Pola Berbeda, UTBK SBMPTN Hindari Mahasiswa Salah Jurusan
apahabar.com

Kalsel

Limbah Oli di Sungai Martapura Pusingkan Pemkot Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

KSB ULM Banjarmasin Ulas isi Kampung Dayak Meratus
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Buka Suara Terkait Menumpuknya Eceng Gondok di Jembatan Antasari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com