Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Korban Jiwa, Warga HST Tewas Cara Nonton Live Streaming Liga Champions Chelsea vs Sevilla di SCTV & Vidio.com Malam Ini 7 Pemuda Diamankan Saat Demo di Banjarmasin, Polisi: Mereka Mabuk Gaduk Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan

Banjarmasin Masih Banjir, Pemkot Sulit Normalisasi Sungai!

- Apahabar.com Jumat, 23 Agustus 2019 - 14:12 WIB

Banjarmasin Masih Banjir, Pemkot Sulit Normalisasi Sungai!

Sejumlah wisatawan tampak menikmati wisata susur sungai di Kota Banjarmasin. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Lupakan sejenak musim kemarau yang melanda Indonesia, terutama Banjarmasin. Pasalnya, tak cuma kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), banjir juga kerap menghantui ibu kota Provinsi Kalsel tersebut.

Banjir di Kota Seribu Sungai tak lain tak bukan karena luapan air sungai. Sejak awal kepemimpinan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, program normalisasi sungai terus digalakkan. Lantas apa penyebab banjir?

Rupanya proses normalisasi sungai, seperti yang diakui Kepala Bidang Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Hizbul Wathony sering tak berjalan mulus. Sering terkendala karena beberapa permasalahan. Salah satunya ketika harus bersinggungan langsung dengan warga. Banyak warga yang tinggal di bantaran sungai sehingga normalisasi sulit terlaksana.

Pada program penataan sungai sendiri, Pemkot membaginya menjadi dua bagian. Pengerukan dan penyiringan. “Untuk pengerukan warga setuju, tetapi saat proses pembuatan siring ini, warga banyak tidak setuju, karena selalu berkaitan dengan pembebasan lahan,” ujar Thony.

Menurutnya, batu sandungan itu sering ditemui, ketika Dinas PUPR akan melakukan normalisasi sungai di kawasan pemukiman warga. Pembebasan lahan kerap meliputi administrasi, relokasi dan gugatan hukum yang dilakukan oleh warga.

Faktor itulah yang jadi masalah program normalisasi sungai ini baru bisa jalan, ketika tidak ada lagi kendala hukum. Normalisasi sungai sendiri merupakan proyek strategis yang bertujuan untuk menanggulangi potensi banjir di Banjarmasin.

“Bagi kita, penataan sungai dengan melibatkan warga untuk mereka bisa mendukung,” katanya. Padahal, kata Thony program normalisasi sungai berupa penyiringan itu untuk dinikmati dan dirasakan oleh warga sekitar juga.

Pemkot Banjarmasin sejatinya akan menanam beberapa vegetasi tumbuhan hijau yang bisa beradaptasi dengan sungai. Namun, sekalipun terkendala banyak hal, Thony memastikan proyek normalisasi untuk atasi banjir Banjarmasin yang telah dianggarkan sekitar Rp7 miliar pada 2018 bakal terus berlanjut.

Baca Juga: Perhatian! Kualitas Air Sungai di Banjarmasin Tak Layak Konsumsi

Baca Juga: Rombongan Urusan Internasional Disetop Saat Susur Sungai

Baca Juga: Menuju Kota Sungai Terindah, Banjarmasin Sulap Anak Sungai Awang

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sudah 2 Kadis di Banjar Gugur karena Covid-19, 1 karena Penyakit Penyerta
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Warga Anjir Gelar Tolak Bala Cegah Covid-19 dengan Baca Burdah
apahabar.com

Kalsel

BMKG: Waspada, Seluruh Wilayah Kalsel Hujan disertai Angin Kencang Hari Ini!
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Kalsel, ODP Berkurang 178 Orang, 1 Penderita Meninggal
apahabar.com

Kalsel

Jelang 17 Agustus, Penjualan Bambu di Banjarmasin Kembali Bergairah
apahabar.com

Kalsel

Bergejala Ringan, 80 Pasien Covid-19 di Kalsel Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Kotabaru Krisis Air, TNI AL Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Air Produksi PDAM Batola Dikeluhkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com