Ansharuddin Curhat, Eh Wabup Balangan Maradang INNALILLAHI, Anggota TNI Ditemukan Membusuk di Indekos Banjarmasin Kesbangpol dan KPU Jamin Hak 8.620 Pemilih Difabel di Kalsel Terpenuhi Tabir Kematian 2 Bocah di Benawa HST, Korban Dipocong Hidup-Hidup oleh Ibu Kandung Pembunuhan Wakar di Kelayan B Sudah Direncanakan, Pelaku Khilaf karena Luka Lama

Barut Akan Terapkan Kawasan Tanpa Rokok

- Apahabar.com Kamis, 1 Agustus 2019 - 16:28 WIB

Barut Akan Terapkan Kawasan Tanpa Rokok

Ilustrasi Kawasan Tanpa Rokok. Foto – Net

apahabar.com, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah akan menerapkan kawasan tanpa rokok. Hal tertuang dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang dibacakan oleh Wakil Bupati Barut, Sugianto Panala Putra pada  di sidang paripurna, Kamis (01/08).

Sugianto mengatakan, penyampaian Raperda tentang KTR untuk dibahas bersama dalam sidang DPRD ini merupakan implementasi undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

Baca Juga: Sejumlah Fraksi di DPRD Barut Soroti Raperda Retribusi Jasa Usaha

Dalam undang-undang tersebut menyatakan bahwa salah satu tugas dan wewenang kepala daerah adalah mengajukan Raperda dan menetapkan Peraturan Daerah (Perda) yang telah mendapat persetujuan bersama DPRD.

“Pengajuan Raperda tersebut merupakan upaya kita bersama untuk menata perangkat hukum yang diperlukan dalam rangka penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pembinaan masyarakat di Kabupaten Barito Utara,” ujar Sugianto.

Menurutnya, sebagaimana diketahui bersama bahwa asap rokok dapat membahayakan kesehatan individu, masyarakat dan lingkungan, sehingga perlu dilakukan tindakan perlindungan terhadap paparan asap rokok.

“Dalam rangka melindungi individu, masyarakat dan lingkungan terhadap paparan asap rokok tersebut, maka pemerintah kabupaten merasa perlu menyusun Rancangan Peraturan Daerah tentang kawasan tanpa rokok,” ucap Sugianto.

Pengajuan Raperda mengenai KTR ini, merupakan tindak lanjut ketentuan pasal 115 ayat (2) undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. selain itu, pasal 52 peraturan pemerintah nomor 109 tahun 2012 tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan.

‘Dengan adanya Perda tentang kawasan tanpa rokok ini nantinya diharapkan mampu melindungi masyarakat Barut dari bahaya paparan asap rokok baik langsung maupun tidak langsung bagi kesehatan,” tandasnya.

Baca Juga: Sudah 100 Hektar Lahan Gambut di Kotim Terbakar

Reporter: Ahc17
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Oknum PNS Kotim Kalteng Ditangkap Terkait Penipuan Bantuan Alsintan
apahabar.com

Kalteng

Sukamara Kokoh di Zona Hijau, Lamandau Nihil Tambahan Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Obesitas Ekstrem Seperti Wanita di Kalteng, Ini Kemungkinan Penyebabnya
apahabar.com

Kalteng

Presiden Bantu 2 PCR ke Kalteng, Barut Masih Inden
apahabar.com

Kalteng

TMMD ke-105 di Pangkut Selesai 100%

Kalteng

1 dari 3 Dosen FEB Universitas Palangka Raya Positif Covid-19 Meninggal, Kampus Tutup Sementara
apahabar.com

Kalteng

Alhamdulillah, Hasil Swab Pertama Wali Kota Palangka Raya Negatif
apahabar.com

Kalteng

Hilangkan Kejenuhan Saat Covid-19, Hutan Lindung Laman Tuha Kobar Jadi Alternatif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com