Kopi Liberika Diminati Mancanegara, SPI Kalsel Sebut Mutiara Hitam Gambut OTT KPK di Amuntai, Pegawai Kaget Ruang Kerja Bupati HSU Sudah Disegel Siang Ini, KSAL Bareng Menko Perekonomian Kunker Tinjau Vaksinasi-Replanting di Kotabaru Raperda Pajak HST Tuai Kritik, Jangan Matikan Usaha Kecil Kans Terakhir, Jawara Gulat SEA Games 2013 Asal Tapin Bidik Emas PON Papua

Barut Akan Terapkan Kawasan Tanpa Rokok

- Apahabar.com     Kamis, 1 Agustus 2019 - 16:28 WITA

Barut Akan Terapkan Kawasan Tanpa Rokok

Ilustrasi Kawasan Tanpa Rokok. Foto – Net

apahabar.com, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah akan menerapkan kawasan tanpa rokok. Hal tertuang dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang dibacakan oleh Wakil Bupati Barut, Sugianto Panala Putra pada  di sidang paripurna, Kamis (01/08).

Sugianto mengatakan, penyampaian Raperda tentang KTR untuk dibahas bersama dalam sidang DPRD ini merupakan implementasi undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

Baca Juga: Sejumlah Fraksi di DPRD Barut Soroti Raperda Retribusi Jasa Usaha

Dalam undang-undang tersebut menyatakan bahwa salah satu tugas dan wewenang kepala daerah adalah mengajukan Raperda dan menetapkan Peraturan Daerah (Perda) yang telah mendapat persetujuan bersama DPRD.

“Pengajuan Raperda tersebut merupakan upaya kita bersama untuk menata perangkat hukum yang diperlukan dalam rangka penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pembinaan masyarakat di Kabupaten Barito Utara,” ujar Sugianto.

Menurutnya, sebagaimana diketahui bersama bahwa asap rokok dapat membahayakan kesehatan individu, masyarakat dan lingkungan, sehingga perlu dilakukan tindakan perlindungan terhadap paparan asap rokok.

“Dalam rangka melindungi individu, masyarakat dan lingkungan terhadap paparan asap rokok tersebut, maka pemerintah kabupaten merasa perlu menyusun Rancangan Peraturan Daerah tentang kawasan tanpa rokok,” ucap Sugianto.

Pengajuan Raperda mengenai KTR ini, merupakan tindak lanjut ketentuan pasal 115 ayat (2) undang-undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. selain itu, pasal 52 peraturan pemerintah nomor 109 tahun 2012 tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan.

‘Dengan adanya Perda tentang kawasan tanpa rokok ini nantinya diharapkan mampu melindungi masyarakat Barut dari bahaya paparan asap rokok baik langsung maupun tidak langsung bagi kesehatan,” tandasnya.

Baca Juga: Sudah 100 Hektar Lahan Gambut di Kotim Terbakar

Reporter: Ahc17
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Nadalsyah

Kalteng

Pakai Dana Pribadi Nadalsyah, Demokrat Kalteng Bangun Kantor Baru

Kalteng

Rusak Berat, Bangunan SDN 5 Anjir Mambulau Timur Kapuas Perlu Perbaikan
apahabar.com

Kalteng

Kemenhub Maksimal Dukung Pengembangan Transportasi Food Estate di Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Toko Buah di Teweh Diserbu Pria Bersajam, Dua Perempuan Terluka
apahabar.com

Kalteng

50 Personel Polres Barito Utara Naik Pangkat
BIN

Kalteng

Gelombang Kedua Selesai, Seluruh Kabupaten/Kota di Kalteng Terima Vaksin Sinovac
apahabar.com

Kalteng

Update Covid-19 Barito Utara, Tiga Positif Covid-19 dari Klaster Gowa
apahabar.com

Kalteng

Pembudidaya Ikan Tamban Catur Kapuas Kalteng Dibantu Puluhan Ribu Bibit
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com