Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Begini Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Awet

- Apahabar.com Minggu, 11 Agustus 2019 - 18:45 WIB

Begini Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Awet

Petugas tengah menimbang daging kurban yang akan dibagikan kepada warga. Foto - Tribun Jogja/Ahmad Syarifudin

apahabar.com, JAKARTA – Pada perayaan Iduladha tentu kebanyakan masyarakat mendapat daging kurban. Ada beberapa cara yang sebaiknya lebih diperhatikan saat menyimpan daging kurban agar bisa bertahan lama.

Dinas Pertanian dan Pangan kota Yogyakarta Sugeng Darmanto mengatakan salah satunya masyarakat bisa memanfaatkan lemari pendingin (kulkas) agar daging bisa bertahan lama.

Dilansir Antara, langkah pertama yang harus dilakukan yakni masyarakat dipastikan tidak mencuci daging kurban agar lebih awet saat disimpan. Daging yang sudah dicuci cenderung mudah tercemar bakteri apabila tidak segera diolah.

Kedua, pastikan sudah memotong-motong daging sebelum disimpan. Rata-rata konsumsi daging per orang dalam sehari sekitar 300 gram.

Masing-masing potongan daging bisa disimpan dalam tempat terpisah agar mudah dikeluarkan dari lemari pembeku ketika hendak diolah. Pilih wadah penyimpanan makanan berkualitas baik untuk memastikan daging masih laik saat hendak dimasak.

Menyimpan daging dalam potongan kecil juga menghindarkan penurunan kualitas daging yang disimpan dalam potongan besar. Daging yang dipotong-potong dan disimpan dengan baik bisa bertahan hingga satu bulan.

Namun, Sugeng memberi catatan untuk daging yang kotor terkena debu atau pasir saat dipotong. Khusus untuk kondisi ini, sebaiknya masyarakat segera mengolah daging tersebut.

Untuk menghindari daging terkena pasir atau debu, ia pun mengimbau takmir masjid menyembelih dan memotong hewan kurban di tempat yang bersih.

“Tempat untuk penyembelihan dan pemotongan diupayakan dalam kondisi yang bersih sehingga daging yang diterima warga pun dalam kondisi yang bersih,” kata Sugeng.

Sementara untuk limbah sisa pemotongan hewan kurban, Sugeng mengatakan sebaiknya takmir masjid membuat tempat khusus agar tidak mencemari lingkungan. Khusus untuk jeroan hewan kurban, ia juga mengimbau masyarakat tidak mencucinya menggunakan air mengalir dan dibuat penampungan untuk limbah.

Baca Juga: Presiden Jokowi Berikan Sapi Kurban Seberat 1 Ton ke Kalteng

Baca Juga: Polres Barut Sembelih 18 Ekor Sapi Kurban

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hari Ini, Istiqlal Diresmikan Jadi Salah Satu Masjid Terbesar
apahabar.com

Nasional

Postingan Terakhir Bani Seventeen, “Hore bapakku pulang..,” Viral di Medsos
apahabar.com

Nasional

Rusak Lingkungan Itu Haram, MUI Dukung Save Meratus..!!
apahabar.com

Nasional

Mobil Pengawalan Delta Zone PT Freeport Ditembaki KKB
apahabar.com

Nasional

Menkominfo: Akses Internet di Papua Sudah Normal
apahabar.com

Nasional

Debat Capres, Prabowo-Sandi Baca Sejumlah Doa
apahabar.com

Nasional

BPJS Kesehatan Terapkan Close Payment System
apahabar.com

Nasional

UAS Bersama 10 Ribu Jemaah Bakal Peringati 14 Tahun Tsunami Aceh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com