Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Belajar Bahasa Inggris, Puluhan Mahasiwa Uniska Ikuti Program Australian Village

- Apahabar.com Jumat, 9 Agustus 2019 - 20:29 WIB

Belajar Bahasa Inggris, Puluhan Mahasiwa Uniska Ikuti Program Australian Village

Guna meningkatkan kecakapan dalam berbahasa Inggris, puluhan mahasiswa dan mahasiswi Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari mengikuti program Australian Village. Foto – apahabar.com/Riyad Dafhi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Guna meningkatkan kecakapan dalam berbahasa Inggris, puluhan mahasiswa dan mahasiswi Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari mengikuti program Australian Village di Jalan Handil Bakti, Komplek Persada Raya 1, Jalur 2, Kecamatan Alalak, Barito Kuala, Jumat (09/08).

Australian Village adalah program yang digelar oleh dosen di Uniska. Dalam kegiatan tersebut, mereka belajar untuk membiasakan diri berbicara dalam Bahasa Inggris dan tidak diperbolehkan untuk menggunakan Bahasa Indonesia sedikitpun guna meningkatkan kecakapan mereka dalam berbahasa internasional itu.

Kegiatan yang dilaksanakan selama satu minggu untuk belajar bersama tersebut diikuti oleh sejumlah mahasiswa Uniska, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Bahasa Inggris yang akan melaksanakan program praktek lapangan dan yang akan mengikuti sidang skripsi.

“Di sini adalah semacam karantina atau penataran kepada para mahasiswa/i Uniska terkhusus mereka yang menimba ilmu di jurusan Bahasa Inggris, agar ke depannya mereka terlatih dan tidak kaku lagi berbicara dalam berbahasa Inggris,” ujar Dosen Pembimbing Australian Village, Hengky kepada apahabar.com, Jumat (09/08) sore.

Tak hanya mahasiswa dengan program studi Bahasa Inggris, kegiatan tersebut juga diikuti oleh 13 orang mahasiswa/i Uniska yang akan mengikuti program pertukaran pelajar ke luar negeri.

Menurut HAda pula mahasiswa di luar program studi Bahasa Inggris yang hanya ikut karena tertarik bisa menguasai Bahasa Inggris.

Program Australian Village, kata Hengky, bisa diikuti oleh semua kalangan. “Tak hanya mahasiswa Uniska, dari umum pun apabila berminat bisa datang ke sini” ujarnya.

Salah satu mahasiswa yang akan mengikuti program pertukaran pelajar ke Filipina, Aldith mengatakan sangat antusias mengikuti kegiatan. Lantaran, kata dia, dengan adanya program tersebut memudahkannya untuk mempersiapkan diri saat berangkat nanti.

“Selama satu minggu saya di sini, banyak peningkatan berbahasa yang saya alami,” katanya.

Selain itu, kata dia, program ini dirasa sangatlah penting lantaran bahasa adalah sesuatu hal yang penting untuk kehidupan karir seseorang ke depan.

Language is not everything but everything without language is nothing,” imbuhnya.

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Acuhkan PPM! Kementerian ESDM ‘Ancam’ Cabut Sementara Izin Perusahaan Tambang di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pasien Covid-19 Meningkat, RSUD Ulin Tambah Tempat Tidur
Banua Lawas

Kalsel

SMPN 1 Banua Lawas Punya Kolam Ikan Warna Warni di Atas Jembatan
apahabar.com

Kalsel

Bantu Korban Banjir Tabalong, XL Axiata Pastikan Layanan Aman
apahabar.com

Kalsel

Tak Terima Ditegur Saat Latihan Road Race, Belati Bicara
apahabar.com

Kalsel

Perayaan Natal, Wim Mandau: Wujudkan Tanbu Damai dan Penuh Cinta Kasih
apahabar.com

Kalsel

Dukung Pengembangan Destinasi Goa Lowo, Indocement Fasilitasi Bimtek Pokdarwis
apahabar.com

Kalsel

Mardani H Maming Usung Konsep Membangun Ekonomi Daerah, Ekonom: Relevan dengan Kondisi Ekonomi Global
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com