Dinkes Banjarmasin Langgar Prokes, Pejabat Pemkot Melempem Sidang Kasus Sabu 300 Kg di Banjarmasin, 4 Terdakwa Terancam Hukuman Mati! Tipu-Tipu Oknum DLH Banjarmasin, Sekantoran Diutangi Ratusan Juta Tipu Belasan Penyapu Jalan, Oknum ASN di Banjarmasin Akhirnya Mengaku! Berstatus Waspada, PVMBG Sebut Aktivitas Gunung Semeru Masih Fluktuatif

Cinta Tanah Air dalam Islam

- Apahabar.com Senin, 19 Agustus 2019 - 05:15 WIB

Cinta Tanah Air dalam Islam

Anak-anak menunjukkan cinta tanah air. Foto-Okezone

apahabar.com, BANJARMASIN – Dalam merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-74 kita sebagai bangsa Indonesia harus selalu mencintai, berkorban dan memelihara persatuan bangsa. Nasionalisme juga harus tetap kita jaga.

Nasionalisme bisa diwujudkan dalam bentuk melindungi negara dari segala ancaman. Selain itu juga memiliki rasa bangga terhadap Tanah Air.

Dalam Islam diajarkan juga untuk mencintai tanah air. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan menjaga persatuan sesama umatnya dan mau untuk rela berkorban.

Di dalam kitab “al-Tahliyah wa al-Targhîb fî al-Tarbiyah wa al-Tahdzîb” Sayyid Muhammad mendefinisikan tanah air (al-wathan) sebagai tanah di mana kita lahir dan tumbuh berkembang di sana, memanfaatkan tumbuhan dan binatang ternaknya, mencecap air dan udaranya, tinggal di atas tanah dan di bawah kolong langitnya, serta menikmati berbagai hasil bumi dan lautnya sepanjang masa.

Sebagai umat Muslim harus turut menjaga dan membela tanah air, agar senantiasa negara terbebas dari hal-hal yang dapat memecahkan persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia.

Dalam sebuah hadits dijelaskan bagaimana kecintaan pada tanah air. Diriwayatkan dari Anas:

“Rasulullah SAW Ketika kembali dari bepergian dan melihat dinding-dinding Madinah, beliau mempercepat laju untanya. Dan apabila beliau menunggangi unta maka beliau menggerakkannya (untuk mempercepat) karena kecintaan beliau pada Madinah.” (HR. Al-Bukhari, Ibn Hibban dan al-Turmudzi)

Hadits diatas dijelaskan kembali dalam Fath al-Bari, al-Hafidz Ibnu Hajar menyatakan:

“Hadits ini menunjukkan keutamaan Kota Madinah dan disyariatkannya cinta tanah air.” Hal yang sama juga dikemukakan dalam kitab ‘Umdat al-Qariy oleh Badr al-Din al-‘Aini.

Dalam Al-Quran dijelaskan juga bagaimana mencintai tanah air. Allah SWT berfirman:

“Dan sesungguhnya jika seandainya Kami perintahkan kepada mereka (orang-orang munafik): “Bunuhlah diri kamu atau keluarlah dari kampung halaman kamu!” niscaya mereka tidak akan melakukannya, kecuali sebagian kecil dari mereka…” (QS. An-Nisa’: 66)

Hal yang dimaksudkan diatas menjelaskan bahwa jika kita meninggalkan tanah air bagi orang-orang yang berakal adalah sebuah perkara yang sulit dan berat, sama dengan sakitnya jika melakukan bunuh diri. Jadi, cinta tanah air merupakan fitrah yang sangat dalam pada jiwa manusia.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Komunitas Muslim di Hong Kong

Baca Juga: Menilik Kampung Mualaf Di Desa Loksado  

Sumber: Okezone
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hikmah

Ketika Bajingan Lebih Mulia daripada Orang Saleh
apahabar.com

Hikmah

Bentuk Kesederhanaan Nabi SAW: Hormati Makanan Apa Pun
apahabar.com

Hikmah

Berikut Amalan Sederhana Agar Bisa Ikhlas Lapang Dada Hadapi Cobaan
apahabar.com

Hikmah

Belajar dari Sayidina Umar bin Khattab, di Mata Hukum Semua Setara
apahabar.com

Hikmah

Rasulullah Meminta Hujan yang Tak Berujung Petaka
Syekh Al Kandahlawi Sebut Tiga Amalan Masuk Surga Tanpa Dihisab

Hikmah

Syekh Al Kandahlawi Sebut Tiga Amalan Masuk Surga Tanpa Dihisab
apahabar.com

Hikmah

Nasehat Ibnu Abbas RA yang Membuat Orang Terdiam
apahabar.com

Hikmah

Jangan Terlalu Benci dan Teramat Cinta, Ini Pesan Rasulullah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com