apahabar.com
Wakil Ketua II DPRD Barut H Aception (kanan), bersama Sekda Barut Jainal Abidin. Foto-apahabar.com/Muhammad Nasution

apahabar.com, MUARA TEWEH – Wakil ketua II DPRD Barito Utara (Barut) Kalimantan Tengah, H Acep Tion mengharapkan agar pihak PLN melakukan percepatan pemasangan jaringan ke daerah-daerah yang belum tersambung aliran listrik.

Hal itu menurut Acep Tion, karena ada beberapa desa yang diketahui belum tersambung aliran listrik khususnya di Kecamatan Lahei dan Kecamatan Lahei Barat. Padahal pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) terbesar di Kalimantan berada di Desa Karendan, Kecamatan Lahei atau berada di wilayah Ring 1.

“Informasi terakhir dari pihak PLN bahwa jadwal pemasangan jaringan listrik di Kecamatan Lahei dan Lahei Barat akan dilaksanakan pada semester II tahun 2020 dan tahun 2021. Dengan kata lain percepatan pemasangan jaringan listrik di Kecamatan Lahei dan Lahei Barat (ring 1) akan ditentukan setelah dilakukan survey kedua pada Agustus 2019,” jelasnya, Rabu (14/08).

Dilanjutkannya, jaringan listrik yang berada di Desa sikan akan disambung dari Desa Kamawen, Paring Lahung, Ruji, Rubei, Sikan, Tumpung Laung, dan Kelurahan Montallat.

Sedangkan untuk mengatasi masalah rawan terjadinya pemadaman maka jaringan listrik Desa Lemo akan di pindahkan melalui Bukit Bambu.

“Menyalakan lampu jalan sepenuhnya tanggung jawab pemerintah daerah melalui Dinas PUPR. PLN hanya membantu pemerintah daerah memungut pajak 2,5 persen dan menyambung PJU yang sudah ada KWH-nya,” tandasnya.

Baca Juga: Usai Lempar Jumrah, Satu Jemaah Haji Barut Kesasar

Baca Juga: Gapura Perumahan Kelapa Gading Keliru Pasang Tahun Kemerdekaan

Baca Juga: Mobil Nyelonong ke Parit, Anak Pramuka Bergelimpangan di Semak-Semak

Baca Juga: Asah Wawasan Kebangsaan, Kesbangpol Barut Gelar Lomba Cerdas Cermat

Reporter: Ahc17
Editor: Aprianoor