Update Covid-19 Kotabaru: Positif 4, Sembuh 11 Orang Pelambuan Membara, Belasan Rumah Terbakar Dini Hari Kebakaran Pelambuan, BPBD Banjarmasin Taksir Kerugian Rp1,2 Miliar Kandang Ternak di Kintap Tala Terbakar, Ribuan Ekor Ayam Terpanggang Gusti Jamhar Akbar, Seniman Lamut Banjarmasin Meninggal Dunia

Danrem: Pemesan Bajakah dari Luar Kalteng Ada yang Capai 1 Ton

- Apahabar.com Rabu, 21 Agustus 2019 - 17:00 WIB

Danrem: Pemesan Bajakah dari Luar Kalteng Ada yang Capai 1 Ton

Tanaman Bajakah yang sudah dikeringkan sampai ke konsumen. Foto – apahabar.com/Aprianoor

apahabar.com, PALANGKARAYA – Komandan Korem 102 Panju Panjung, di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kolonel Arm Saiful Rizal menyebut, saat ini permintaan terhadap tanaman Bajakah sangat tinggi, bahkan ada yang memesan hingga satu ton, sehingga menyebabkan ramainya perburuan.

“Di lapangan sekarang, masyarakat banyak menerima pesanan. Bahkan saya mendengar ada yang memesan hingga satu ton,” kata Dandrem Saiful Rizal di Palangkaraya, seperti dilansir Antara, Rabu (21/08).

Sejak ditemukan tiga siswi SMA bahwa akar bajakah bisa menyembuhkan kanker, banyak pihak yang berburu akar tumbuhan itu untuk bisa diperjualbelikan, termasuk dari luar Kalimantan.

Untuk itu pemerintah daerah segera melakukan pengendalian terhadap perburuan Bajakah, ujarnya.

Sebab, lanjut dia, banyak hal yang harus diantisipasi. Salah satunya, penjualan Bajakah yang keliru, yakni yang diduga mengandung racun, mengingat Bajakah ternyata memiliki banyak jenis.

“Banyaknya pemesanan terhadap Bajakah, membuat kondisi ini sudah masuk ke ranah bisnis, yakni mencari keuntungan. Untuk itulah semua pihak diminta lebih berhati-hati, apalagi secara medis kasiat Bajakah masih dalam penelitian,” katanya.

Sekretaris Daerah Kalteng Fahrizal Fitri menegaskan, saat ini Bajakah tidak diperbolehkan keluar Kalteng guna mencegah terjadinya hal negatif. Bahkan dalam waktu segera akan diterbitkan surat edaran gubernur terkait hal itu.

Saat ini pun pihaknya sudah menyurati Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng untuk memerhatikan masalah itu. Pihaknya berharap agar semua pemangku kepentingan berpartisipasi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Nantinya setelah surat edaran gubernur keluar, akan langsung kami tujukan kepada semua pihak agar bisa menjadi pedoman,” jelasnya.

Sementara itu, Staf BKSDA Kalteng Ettie Tatiana membenarkan apa yang telah disampaikan Sekda Kalteng. Sebab salah satu tugas dan fungsi BKSDA adalah pengendalian peredaran tumbuhan dan satwa liar (TSL).

Sehingga untuk peredaran TSL misalnya perdagangan Bajakah, menjadi ranah BKSDA. Hal itu sesuai dengan Keputusan Menteri Kehutanan No. 447/Kpts-II/2003 tentang tata usaha pengambilan atau penangkapan dan peredaran TSL.

“Jadi sementara ini kami tidak mengeluarkan izin untuk angkut Bajakah,” jelasnya.

Baca Juga: Lagi, Polsek Teweh Tengah Amankan 4 Mobil Penyeludup BBM

Baca Juga: Pemprov Kalteng Diminta Segera Terbitkan Larangan Jual Bajakah

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Dewan Barut Pertanyakan Retribusi Rumah Sarang Walet
apahabar.com

Kalteng

Pemprov Kalteng Siap Benahi Aturan Penghambat Investasi
PDP Klaster Gowa di Kalteng Meninggal Dunia

Kalteng

PDP Klaster Gowa di Kalteng Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalteng

Dua Bulan Buron, Pelaku Jambret di Kapuas Berhasil Diringkus
apahabar.com

Kalteng

Proyek Jalan Timpah-Mantangai Kapuas Segera Dilelang
apahabar.com

Kalteng

Dibangun Gotong Royong, Kapolres Kapuas Kalteng Resmikan Rukan Bhabinkamtibmas di Bentuk Jaya
apahabar.com

Kalteng

Bayar Pajak PBB dan BPHTB di Kapuas Sekarang Bisa Secara Online
apahabar.com

Kalteng

Perangi Covid-19 Ala Ahli Gizi Kalteng: Kuncinya Jangan Panik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com