Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0 Alasan Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin Terancam Batal Beredar Video 62 Menit Operasi Pembakaran Halte Sarinah Saat Demo Anti UU Omnibus Law, Sosok Pelaku Terekam? Video Detik-detik Buaya Raksasa Diangkat dari Sungai Kayubesi Babel, Diyakini Warga Sebagai ‘Siluman’ Kasus Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Inkrah, Jaksa Eksekusi Terpidana ke Martapura

Dewan Pertanyakan Kembali Fungsional AKAP Jingah

- Apahabar.com Senin, 5 Agustus 2019 - 19:01 WIB

Dewan Pertanyakan Kembali Fungsional AKAP Jingah

Ilustrasi AKAP. Foto-Solopos.com

apahabar.com, MUARA TEWEH – Hampir puluhan tahun tidak berfungsi, terminal antar kota antar provinsi (AKAP) yang berada di Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara (Barut) Kalimantan Tengah kembali mendapat sorotan para wakil rakyat.

Adalah Sunario SH, anggota DPRD Barut kembali mengungkit terminal yang berada kurang lebih 4 kilometer dari jantung Kota Muara Teweh karena hingga saat ini tidak aktivitas dinas terkait sebagaimana layaknya sebuah terminal.

“Kami melihat pengelolaan terminal AKAP Jingah belum berjalan sebagaimana mestinya dan diharapkan perhatian serius pemerintah daerah terutama dinas perhubungan,” kata Sunario.

Padahal menurut dewan usungan PDI Perjuangan ini, fungsional terminal tentunya akan menambah pendapatan asli daerah (PAD). Namun sayang sudah hampir 10 tahun belum juga difungsikan.

Terlepas pendanaannya dari APBD kabupaten, APBD provinsi maupun APBN, namun hal yang pasti kita lihat secara kasat mata bahwa ada kesan mubazir dalam pembangunan terminal tersebut, tandasnya.

Saat ini pemerintah daerah sedang mengajukan rancangan peraturan daerah tentang retribusi jasa usaha. Terminal adalah salah satu yang bisa diandalkan dalam penerimaan retribusi. Tapi kalau tidak fungsional maka tentunya tidak bisa mengharapkan pendapatan retribusi di terminal tersebut.

Masih menurut Sunario, pemerintah daerah bisa saja menarik retribusi namun satu hal yang harus diingat perlunya keseimbangan pelayanan publik terhadap pemakai jasa usaha.

Baca Juga: Diduga Gangguan Psikologis, Ibu Muda Tinggalkan 2 Anaknya di Rumjab Bupati

Baca Juga: 2 Hektare Lahan di Kumai, Terbakar atau Dibakar?

Baca Juga: Tak Dikelola, Bangunan Pasar Darurat di Lapangan Hijau Mubajir

Baca Juga: Produksi Manufaktur Kalteng Selama Triwulan II Naik 4,04%

Reporter: AHC17
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Kelurahan Menteng, Terbanyak Kasus Positif di Palangka Raya
apahabar.com

Kalteng

Diskominfo Kalteng Akui Masih Ada OPD Belum Cekatan Sediakan Data
apahabar.com

Kalteng

Ditinjau Jokowi, Bupati Kapuas Beberkan Dampak Besar Food Estate
apahabar.com

Kalteng

Polres Kapuas Disiplinkan Masyarakat Tentang Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalteng

Pemprov Kalteng Diminta Segera Terbitkan Larangan Jual Bajakah

Kalteng

Pria Sebatang Kara di Kapuas Kalteng Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya
apahabar.com

Kalteng

Sadar Wartawan Garda Terdepan Penyampaian Informasi Covid-19, Ophir Bantu PWI Barut
apahabar.com

Kalteng

Tiga Nama Calon Ketua Golkar Kalteng Mencuat, Apa Harapannya?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com