Motif Pembunuhan Dipocong di Tabat HST Terungkap, Polisi Tetapkan 4 Tersangka Masih Didera Covid-19, Denny Indrayana Tetap Perjuangkan PSU yang Jujur dan Adil Seluruh Tempat Wisata di Jaro Tabalong Ditutup Saat Idulfitri Ingin Pukul Ibunya, Seorang Adik di Telaga Langsat HSS Tikam Kakak hingga Tewas Pasca-satu Masjid di Balikpapan Terpapar Covid-19, Perum Bumi Nirwana Dijaga Ketat Petugas

Dinas Perdagangan dan Perindustrian akan Sosialisasikan HET Gas Melon

- Apahabar.com Rabu, 28 Agustus 2019 - 11:08 WIB

Dinas Perdagangan dan Perindustrian akan Sosialisasikan HET Gas Melon

Kepala Dinas Perdagangan,  Perindustrian, dan Pasar, Hajrannoor (berbaju putih, kanan)  saat memberikan keterangan kepada awak media,  Rabu (28/8). Foto-apahabar.com/AHC 17

apahabar.com, MUARA TEWEH – Meski Harga Eceran Tertinggi (HET) gas elpiji 3 kilogram (gas melon) sudah ditetapkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Pasar segera mensosialisasikan ketetapan tersebut ke masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Pasar, Hajrannoor menerangkan,  pemerintah daerah sudah menetapkan HET Elpiji  3 Kg. Hal ini sesuai dengan keputusan Gubernur Kalimantan Tengah nomor 188.44/306/2019 tentang HET liquefied petroleum  gas tabung 3 kilogram bersubsidi di Kabupaten Barito Utara.

“Penetapan HET ini sebagai bentuk jawaban kesimpang-siuran harga elpiji 3 kg tersebut di bumi Iya Mulik Bengkang Turan,” kata Hajrannoor, Rabu (28/8/2019) di kantornya, Jalan Yetro Singseng.

Penetapan HET ini menurutnya, disesuaikan dengan letak geografis kelurahan/desa atau pangkalan. Untuk Kelurahan Melayu dan Lanjas Kecamatan Teweh Tengah. HET yang sudah diterima masyarakat Rp16 ribu.

Sedangkan Desa Rahaden, Muara Pari, Karendan dan Desa Haragandang Kecamatan Lahei HET di masyarakat adalah Rp28 ribu.

Hajran menyebutkan, di Barito Utara terdapat 93 desa dan 10 kelurahan.

Ada 2 perusahaan yang menjadi rujukan di Barito Utara, sambung Hajran. Yakni, PT. Cahaya Barito Migas yang melayani 13 pangkalan dan PT. Borneo Berdikari Mulia yang melayani 9 pangkalan.

Sebelum HET ini diberlakukan secara menyeluruh, kat Hajran, pihaknya akan turun ke lapangan mensosialisasikan pada agen, pangkalan, kios, toko, dan juga masyarakat.

“Apabila nanti dalam realisasi dilapangan tidak sesuai dengan harapan atau tujuan ditetapkannya HET, maka akan dirapatkan kembali untuk mencari solusi terbaik. Memang konsekuensi yang mungkin akan terjadi pada tahapan awal di lapangan adalah kelangkaan elpiji 3 Kg. Untuk itulah, kami akan mensosialisasikan pada semua pihak,” jelas Hajran.

Baca Juga: Gerebek Pangkalan Nakal, Polisi Sita Puluhan Tabung Gas Melon

Baca Juga:  Menjelang Pemilu, Harga Gas Melon Hingga Rp35 Ribu

Reporter: AHC17
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Covid-19

Kalteng

Trend Kasus Covid-19 Meningkat, Kapuas Tak Laksanakan PSBB
Deklarasi Peniadaan Mudik Lebaran

Kalteng

Barut Deklarasikan Peniadaan Mudik Lebaran
apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng Minta Daerah Tidak Gegabah Terapkan Tatanan Kehidupan Baru
apahabar.com

Kalteng

Bawa Sajam, Warga Jalan Mahakam Kapuas Diamankan Polisi
apahabar.com

Kalteng

Koordinasikan Karhutla, Dandim 1013 Muara Teweh Kunjungi Markas BPBD 
apahabar.com

Kalteng

Bisnis Lendir di Pangkalan Bun, Mahasiswa Jajakan 7 Gadis Online
Vaksinasi Covid-19

Kalteng

Target Vaksinasi Covid-19 di Kalteng Terancam, Baru 7 % Nakes Disuntik

Kalteng

Bandel Prokes, 1.934 Warga di Palangka Raya Terjaring Ops Yustisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com