Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Tim SHM-MAR Jangan Ikut-ikutan Kampanye Hitam VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga

Ditinggal Jemput Anak, Suami di Tanah Laut Nekat Gantung Diri

- Apahabar.com Kamis, 8 Agustus 2019 - 14:09 WIB

Ditinggal Jemput Anak, Suami di Tanah Laut Nekat Gantung Diri

Jasad Ilham ditemukan dalam keadaan tergantung dengan seutas tali nilon di sebuah tiang dalam rumahnya sendiri, Kamis (8/8) pagi, sekitar pukul 10.30 tadi.  Foto-apahabar.com/Chandra

apahabar.com, PELAIHARI – Tak kunjung sembuh, Ilham nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Pria 40 tahun itu warga Kelurahan Sarang Halang.

Jasad Ilham ditemukan dalam keadaan tergantung dengan seutas tali nilon di sebuah tiang dalam rumahnya sendiri, Kamis (8/8) pagi, sekitar pukul 10.30 tadi.

Sontak temuan itu bikin geger para keluarga dan warga setempat. Adapun saat kejadian sang istri tengah menjemput anak mereka yang duduk di bangku SD.

“Saat pulang saya menemukan suami saya sudah tidak bernyawa,” lirih Nurliani, (35).

Ilham, kata Nurliani ternyata mengidap ketergantungan obat karena sejumlah sakit dideritanya.

“Usaha untuk sembuh sudah dilakukan. Bahkan sempat berobat ke Rumah Sakit Sambang Lihum sampai berbulan-bulan. Tetapi saat mulai baik kembali lagi,” kata ibu tiga anak itu.

Sang istri sering menasehati agar bisa berhenti mengonsumsi obat-obatan tersebut. Sejauh upaya dilakukan, tak ada perubahan berarti dari sang suami.

“Sebenarnya ia berupaya untuk berhenti ketergantungan namun belum kunjung berhasil,” lirih Nurliani.

Ilham juga sering kehilangan kesadaran akibat ketergantungan tersebut. Kepalanya, kata dia, sering sakit. Hanya bisa berhenti kalo tertidur.

Bahkan membuatnya tidak bisa konsentrasi bekerja. Selama ini Ilham sendiri tak memiliki profesi tetap alias serabutan.

“Sudah saya nasehati ia dengarkan bahkan tidak pernah marah. Sebab apa yang saya katakan itu benar demi kebaikan,“ ujarnya.

Selama ini sang suami dikenal memiliki banyak teman. Bahkan ia pernah dua kali lapor polisi karena Ilham sering tak di rumah.

Kini dirinya hanya bisa pasrah untuk membesarkan ketiga anaknya yang masih duduk di bangku sekolah seorang diri.

Kali terakhir, Abdul Salam (35) teman kerja korban mengaku mendiang Ilham terlihat sakit dan tidak konsentrasi bekerja.

“Kami menggali sumur bersama. Mungkin karena ketergantungan itu,” katanya.

Sejauh ini polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah Ilham. Jasad Ilham akan dibawa ke Rumah Sakit Hadji Boejasin Pelaihari guna autopsi.

Sempat mau dibawa, rupanya keluarga menolak rencana itu. Akhirnya mayat Ilham yang sudah di ambulans terpaksa diturunkan.

Baca Juga: Diduga Cemburu, Pelajar SMP Gantung Diri

Baca Juga: Sebelum Gantung Diri, Si Penjaga Malam Sempat Video Call Kekasihnya

Reporter: Ahc14
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hujan Kembali Mengincar Kalimantan Selatan

Kalsel

Kronologi Lengkap Ambruknya Pilar Jembatan HKSN Banjarmasin Versi Pemerintah
apahabar.com

Kalsel

Mulai 25 Maret, Siswa SD dan SMP di Batola Dirumahkan
apahabar.com

Kalsel

Jauhi Angka Kematian, Pasien Sembuh Covid-19 di Kalsel Terus Bertambah
apahabar.com

Kalsel

Geger Peti Mayat di Sekumpul, Polisi Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Per Hari Ini, RSUD Sultan Suriansyah Bisa Layani Pasien BPJS
apahabar.com

Kalsel

Warga Drop Usai Rapid Test, Bang Dhin: Tim GTPP Covid-19 Mesti Punya Layanan Psikolog
apahabar.com

Kalsel

Di Balik Tenggelamnya Syarifuddin di Sungai Daha Utara, Warga Percaya Hal Gaib
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com