Ganti Rugi Lahan HSS, Perusahaan Sawit PT SAM Mangkir Saat Mediasi Aglomerasi Banjar Bakula Ditiadakan, Banjarbaru Mulai Sekat Pemudik! Khotbah Tak Boleh Lewat 10 Menit, Tabalong Resmi Larang Takbir Keliling Dinonaktifkan KPK Saat Tangani Kasus Besar, Novel Siapkan Perlawanan  Tegas, Kapolda Kalteng Minta Anak Buahnya Larang Mudik di Kapuas

DKPP Temukan Sejumlah Hewan Tak Layak Kurban

- Apahabar.com Jumat, 2 Agustus 2019 - 06:45 WIB

DKPP Temukan Sejumlah Hewan Tak Layak Kurban

Sapi kurban yang dijual salah seorang pedagang di Kota Palangkaraya. Foto – Antara Kalteng/Rendhik Andika

apahabar.com, PALANGKARAYA – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng) menemukan sejumlah hewan tak layak dijadikan hewan kurban pada Idul Adha 1440 Hijriah.

“Sampai hari ini ada satu sapi dan tiga kambing yang dipastikan tak layak dijadikan hewan kurban,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner DKPP Kota Palangkaraya, Sumardi, seperti dilansir Antara, Kamis (01/08).

Dia menerangkan, tidak layaknya dijadikan hewan kurban itu karena salah satu kaki sapi mengalami patah kaki. Sementara kambing cacat mata diduga mengalami benturan saat proses pengiriman dari daerah asal ke Kota Palangkaraya.

Sampai saat ini DKPP Kota Cantik telah melaksanakan pemeriksaan ke sejumlah titik lokasi yang menjadi pusat penjualan hewan kurban.

“Untuk hari ini ada empat titik dengan jumlah 400-an sapi dan 95 kambing. Sementara sebelumnya pemeriksaan kesehatan dan kelayakan juga sudah dilakukan ke sejumlah lokasi berbeda,” tambah dia.

Sementara itu terkait 100 sapi yang akan dibagikan pemerintah kota setempat kepada masyarakat, dia menyatakan belum melakukan pemeriksaan.

“Sebanyak 100 sapi itu posisinya sudah berada di Rumah Potong Hewan (RPH) Kelurahan Kalampangan. Karena masih dalam pemeriksaan panitia penerima hasil pekerjaan, kami belum bisa melakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Pemeriksaan agar hewan kurban tersebut bertujuan agar hewan yang dijual memenuhi syarat sah kurban baik dari segi kesehatan, kondisi fisik maupun usia, sehingga memenuhi kriteria aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

Setiap hewan kurban yang dinyatakan layak maka akan dipasang pening atau tanda di bagian tali atau telinga. Maka jika tak ada tanda itu secara tidak langsung hewan kurban dinyatakan tidak layak dijadikan hewan kurban.

Masyarakat sebelum membeli hewan kurban agar semakin teliti serta tak sungkan menanyakan kepada pembeli seluk beluk hewan yang akan dibeli. Hal itu untuk semakin memastikan sapi atau kambing yang dibeli layak sebagai kurban.

Baca Juga: Hasil Penetapan KPU Kobar, Berikut Nama Caleg Terpilih

Baca Juga: Hasil Penetapan KPU Kobar, Berikut Nama Caleg Terpilih

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalteng

Disdukcapil Kapuas Jemput Bola Perekaman KTP Lansia
Satpol PP

Kalteng

Satpol PP Kapuas Tertibkan 6 Badut Jalanan
apahabar.com

Kalteng

Pengembangan Food Estate, Warga Kalteng Diharapkan Jadi Pelaku Utama
apahabar.com

Kalteng

Pastikan Tahapan Pilgub Kalteng Aman, Kapolsek Teweh Tengah Sambangi Panwascam dan PPK Teweh Baru
apahabar.com

Kalteng

Bisnis Lendir di Pangkalan Bun, Mahasiswa Jajakan 7 Gadis Online
apahabar.com

Kalteng

Akhirnya Warga di Wilayah Hulu Kapuas Kalteng Terima BLT APBD
apahabar.com

Kalteng

Telkomsel Gandeng Pemprov Kalteng Luncurkan Kartu Internet Merdeka Belajar
apahabar.com

Kalteng

Iduladha 1440 Hijriah, Keluarga Besar Bupati Barut Sumbang 60 Ekor Sapi Kurban
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com