Ibadah Ramadan di Banjarbaru Diperbolehkan dengan Prokes, Petasan Jangan! Bawaslu Kalsel Tanggapi Santai Aduan Denny Indrayana ke Pusat Kronologi Lengkap Penemuan Jasad Tak Utuh di Gang Jemaah II Banjarmasin Mudik Dilarang, Terminal Pal 6 Banjarmasin Tutup Rute Antarkabupaten-kota Mudik Ramadan Dilarang, Pertamina Kalimantan Tambah 3 Persen Pasokan Gas

Duh, Pembuang Bayi di Landasan Ulin Rupanya Anak Sekolah

- Apahabar.com Kamis, 1 Agustus 2019 - 15:10 WIB

Duh, Pembuang Bayi di Landasan Ulin Rupanya Anak Sekolah

Wakapolres Banjarbaru, Kompol Andik Eko Siswanto (dua dari kanan) saat konferensi pers pengungkapan kasus pembuangan bayi di Mapolres Banjarbaru, Kamis siang. apahabar.com/Riyad

apahabar.com, BANJARBARU – Polres Banjarbaru berhasil mengungkap pelaku pembuangan bayi di Jalan Peramuan/Awang Baruh RT 11/03, Landasan Ulin Tengah, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Sabtu pekan lalu.

Keseluruhan polisi mengamankan 3 orang dengan inisial B, K, dan SS. Semuanya adalah warga kota Banjarbaru.

Ironisnya, pelaku utama rupanya masih berstatus di bawah umur dan bahkan masih duduk di bangku sekolah.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya melalui Wakapolres Banjarbaru, Kompol Andik Eko Siswanto mengungkapkan B dan K adalah pasangan muda-mudi yang berpacaran.

Kemudian, suatu hari B merasakan ada yang aneh pada perutnya dan diketahui dirinya sedang mengandung.

Saat sedang hamil, kata dia, kedua pasangan tersebut tetap beraktivitas dan bersekolah seperti biasa karena perut B yang tidak buncit seperti orang hamil pada umumnya.

“Lantaran hamil di luar ikatan pernikahan keduanya nekat menggugurkan kandungannya dengan cara mengonsumsi obat penggugur kandungan,” ujar Andik kepada awak media, Kamis (1/8) siang.

Setelah mengonsumsi obat tersebut, kemudian, janin yang ada di dalam kandungan B keluar dan segera dirinya melaporkan hal itu kepada K.

Singkat cerita, K kemudian datang ke rumah B dan melihat bayi tersebut dalam keadaan sudah meninggal dunia, terbungkus di dalam kain mukena.

Lantas, K kemudian membawa bayi tersebut ke rumah SS untuk meminta bantuan kepadanya. Setelah itu mereka berdua pergi ke kawasan persawahan untuk menguburkan bayi tersebut.

Andik mengatakan, akibat perbuatannya, kedua sejoli di bawah umur tersebut dijerat dengan pasal 77a yang dengan sengaja menggugurkan kandungan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun.

Sedangkan, temannya SS yang membantu menyembunyikan dan menguburkan jasad bayi tersebut akan dikenakan pasal 181 dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 bulan.

Penemuan jasad bayi di Jalan Peramuan/Awang Baruh RT 11/03, Landasan Ulin Tengah, Liang Anggang, Banjarbaru, Sabtu (27/7) sore, sekitar pukul 16.00, menggemparkan warga sekitar.

Saat ditemukan bayi malang tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki lengkap dengan tali pusar yang masih belum terpotong.

Baca Juga: Geger! Mau ke WC, Nenek Ini Temukan Mayat Bayi

Baca Juga: Breaking News! Mayat Bayi Ditemukan Mengapung di Sungai Miai

Reporter: Riyad Dhafi R
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dilaporkan karena Reklame, Wali Kota Banjarmasin Balas Kompensasi
apahabar.com

Kalsel

Terungkap, Ewin Tato Ngamuk di Simpang Belitung Gara-Gara Dituduh Curi Besi
apahabar.com

Kalsel

Ponpes Al-Falah Banjarbaru Berlakukan Sosial Distancing Cegah Corona
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sultan Suriansyah Dongkrak dengan PIDI
apahabar.com

Kalsel

Sering ke Kediaman Kiai Idham Chalid, Kiai Ma’ruf: Beliau Luar Biasa
ASN Tabalong

Kalsel

ASN Tabalong Keluar Daerah, Warga Bisa Lapor Melalui WhatsApp
apahabar.com

Kalsel

Tak Takut Efek Samping, Darmawan Jaya Siap Divaksin yang Pertama

Kalsel

Dilantik Bersamaan, Pemuda Ansor dan Pemuda Muhammadiyah Tala Mendapat Apresiasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com