3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Eks Gubenur Kalsel: Masyarakat HST Sejahtera Tanpa Tambang

- Apahabar.com Sabtu, 31 Agustus 2019 - 19:49 WIB

Eks Gubenur Kalsel: Masyarakat HST Sejahtera Tanpa Tambang

Ilustrasi pegunungan Meratus. Foto-Dok.Mapala Meratus

apahabar.com, BANJARMASIN – H Rudy Ariffin memuji Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) yang mempertahankan Pegunungan Meratus bebas dari pertambangan batu bara.

Apresiasi tersebut disampaikan saat eks Gubernur Kalsel itu menyampaikan wejangan selaku penasihat Himpunan Kerukunan Keluarga Besar (HKKB) Marakata HST Kalsel dan Kalteng pada temu warga Murakata di Banjarmasin, Sabtu.

Padahal, menurut mantan Gubernur Kalsel dua periode itu, “Bumi Murakata” HST yaitu kawasan Meratus bukan tidak ada tambang, melainkan pula memiliki kandungan batu bara yang cukup potensial.

“Tetapi walau tidak menambang pemerintah daerah dan masyarakat setempat tampaknya masih sejahtera serta bisa membangun,” ujar Rudi Ariffin yang juga orang Bumi Murakata HST.

Oleh sebab itu, mantan Bupati Banjar, Kalsel dua periode tersebut berkeyakinan, pembangunan daerah dan masyarakat HST akan terus maju tanpa harus menambang atau merusak lingkungan hidup Meratus.

Pasalnya Maratus HST kini satu-satunya penyangga bencana, karena dari sepuluh kabupaten di Kalsel yang memiliki sumber daya alam berupa batu bara sudah ramai kegiatan usaha pertambangan.

Sementara Bupati HST HA Chairansyah dalam acara silaturahmi dan halal bihalal warga Murakata tersebut mengajak untuk meningkatkan kebersamaan guna kemajuan serta peningkatan pembangunan di daerah.

Ajakan orang nomor satu di jajaran pemerintah kabupaten (Pemkab) HST tersebut sesuai tema halalbihalal warga Murakata yaitu “Rakat di Banua (maksudnya daerah sendiri), Mufakat di Perantauan”.

Baca Juga: Suka Cita Kurban di Pegunungan Meratus

Baca Juga: Agustusan di Istana Merdeka, Gerakan Save Meratus Kembali Bergaung

Sumber: Antara
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pikap Hantam Tronton di Anjir Kalsel, Satu Tewas!

Kalsel

VIDEO: Bea Cukai Bongkar Industri Rumahan Miras di Sungai Lulut !
apahabar.com

Kalsel

Gerbong Mutasi Perwira Polres Tala Kalsel Bergeser, Kasat Reskrim dan Kapolsek Kintap Berganti
apahabar.com

Kalsel

STKIP PGRI Banjarmasin: PTS Mampu Bersaing dengan PTN
apahabar.com

Kalsel

Gelar Latihan Gabungan, TNI AL Perkuat Operasi SAR dan Penanggulangan Bencana di Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Pemilu 2019 Jadi Bahan Evaluasi Hadapi Pilkada 2020
apahabar.com

Kalsel

Caketum Mardani H Maming Siap Dukung Permodalan Anggota Hipmi
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Tanbu, Positif Bertambah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com