Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Empat Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin Sakit, Berikut Daftarnya

- Apahabar.com Jumat, 9 Agustus 2019 - 11:57 WIB

Empat Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin Sakit, Berikut Daftarnya

Ilustrasi wukuf di Arafah. Foto-net

apahabar.com, BANJARMASIN – Selain pelaksanaan ibadah haji yang banyak menguras energi, suhu udara di Arab Saudi cukup tinggi. Akibatnya, empat jemaah haji asal Embarkasi Banjarmasin terpaksa di rawat karena sakit.

Setelah, melakukan rentetan pelaksanaan ibadah haji di Masjidil Haram, kini jemaah haji bergerak ke Arafah untuk melaksanakan wukuf.

Di Mekah sendiri suhu berada di kisaran 31-41 derajat celcius. Di bawah suhu panas itu, jemaah sangat padat, sehingga menyebabkan beban fisik terus diporsi untuk bertambah.

Apalagi jemaah yang punya riwayat penyakit. Sesekali ditambah faktor usia juga kelelahan akan berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Gangguan kesehatan yang terjadi dapat berupa kondisi darurat medis.

Berdasarkan data Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalsel jamaah yang diberangkatkan Embarkasi Banjarmasin.

Ada empat jamaah haji yang sakit saat berada di tanah suci. Mereka di antara berasal dari Kabupaten Banjar, Kotawarigin Timur, Barito Selatan dan Kalteng.

Untungnya, menurut Kepala Kantor Wilayah (Ka.Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel, Noor Fahmi hanya empat orang itu dari total 6.111 JCH asal Embarkasi Banjarmasin yang sakit dan mendapat rawatan kesehatan.

Mereka saat ini di rawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) atau di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). “Ada 4 CJH yang saat ini perlu perawatan yaitu 1 CJH dirawat di KKHI dan 3 orang jamaah dirawat di RSAS,” terangnya.

Terkait proses penyelesaian ibadah haji bagi CJH yang kebetulan sakit, Fahmi mengatakan mereka nantinya akan dilihat apakah layak untuk mengikuti safari wukufkan atau malah dibadalkan hajinya. Mengingat, wukuf di Arafah merupakan salah satu rukun haji, dan merupakan puncak dari pelaksanaan ibadah haji.

“Insya Allah ada yang urus terkait penyelesaian prosesi ibadah hajinya nanti,” tegasnya.

Fahmi meminta para petugas kloter untuk benar-benar mempersiapkan fisik para jemaah. Sebab menurutnya lagi informasi sebagian jemaah haji Embarkasi Banjarmasin akan diberangkatkan ke Arafah mulai pagi hari ini.

Khususnya untuk maktab 71 yang terdiri dari kloter Bdj 02, 06, 07, dan 13 akan diberangkatkan menuju arafah mulai pukul 07.00 WAS hingga pukul 10.00 WAS.

“Kita doakan semua jamaah mendapat kemudahan serta kesehatan dalam menjalan prosesi puncak haji,” tambahnya.

Diketahui, 1 CJH asal Embarkasi Banjarmasin yang wafat di Kota Mekkah yaitu Masram Saleh Saat (62) Asal Muara Uya Kab.Tabalong yang wafat pada tanggal 05 Agustus 2019 pukul 12.07 WAS.

Berikut Daftar Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin yang Sakit:

1. Pariyah Harjo (81) Kabupaten Banjar, sakit: Gagal ginjal, Gagal jantung dan ppok. Tempat rawat RSAS, asal kloter BDJ 06.

2. Darmawi Antar Taip (76) asal Kotim Sampit, sakit : sesak nafas dan kurang cairan. Tempat rawat KKHI Mekkah asal Kloter Bdj 13.

3. Tadjudinnoor Salmin Muhdar (76) asal Kalteng, sakit: jantung. Tempat rawat RSAS Mekkah, asal kloter Bdj 13.

4. Siti Paulina (58) asal Buntok Barsel, sakit HT dan Dislipidemia, di rawat RSAS Mekkah, asal Kloter Bdj 18.

Baca Juga: Hari Ini, Jemaah Haji Menuju Arafah

Baca Juga: Jemaah Haji HST Siap Menuju Arafah

Reporter : Bahaudin Qusairi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pengurus PWI Tabalong Resmi Dilantik, Intip Harapan Bupati Anang
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Batola: 3 Dapat Disembuhkan, Pasien Positif Juga Bertambah 3
apahabar.com

Kalsel

Patroli Kewilayahan, Polsek Karang Bintang Pastikan Kantor PDAM Aman
Lutfi Desak Pemerintah Bentuk Raperda Penanggulangan Wabah dan Bencana Sosial

Kalsel

Lutfi Desak Pemerintah Bentuk Raperda Penanggulangan Wabah dan Bencana Sosial
apahabar.com

Kalsel

Aplikasi ‘Eraterang’ PN Rantau Siap Layani Masyarakat Tapin 
apahabar.com

Kalsel

Hari Konsumen Nasional 2020, Dinas Perdagangan Kalsel Upayakan Perlindungan Konsumen
apahabar.com

Kalsel

Waspada Potensi Karhutla di Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Kolong Jembatan Dipagar, 20 Jiwa Bingung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com