Lakalantas di Angkinang HSS, Warga Haruyan HST Tewas di Tempat H+4 Idulfitri, Arus Balik Mudik dari Kalsel ke Kaltim Meningkat Sejumlah Pegawai di Banjarmasin Balikin Duit THR, Kok Bisa? Viral Shogun Vs Vario di Kandangan Lama, Dua Pengendara Tewas Seketika! Dahsyatnya Banjir di Satui, Haruyan, hingga Kotabaru: Kerugian Petani Tembus Miliaran Rupiah!

Forum Anak Daerah Soroti Pernikahan Usia Anak di Tanbu

- Apahabar.com Selasa, 20 Agustus 2019 - 18:28 WIB

Forum Anak Daerah Soroti Pernikahan Usia Anak di Tanbu

Anggota Forum Anak Daerah Tanah Bumbu, Adellia Saputri Az-zahra. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Forum Anak Daerah menyoroti angka pernikahan usia anak yang tinggi di Kabupaten Tanah Bumbu. Pernikahan usia anak dinilai dapat memberikan dampak buruk, yang salah satu di antaranya dapat menyebabkan stunting.

“Di Tanah Bumbu pernikahan usia anak termasuk tinggi. Forum Anak Daerah berperan untuk meminimalkan itu,” kata anggota Forum Anak Daerah Tanah Bumbu, Adellia Saputri Az-zahra, kepada apahabar.com, Selasa (20/08).

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dirilis oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Provinsi Kalsel menjadi provinsi dengan jumlah perkawinan anak tertinggi di Indonesia yaitu 39,53 persen (dari jumlah seluruh perkawinan).

Adellia Saputri menerangkan Forum Anak Daerah sudah berupaya menekan angka pernikahan usia anak yakni dengan melakukan sosialisasi di sosial media seperti Instagram dan WhatsApp. Sosialisasi juga dilakukan di masyarakat dan di lingkungan sekolah.

Kasus pernikahan usia anak ini juga menjadi topik utama pada event Forum Anak Nasional yang digelar di Makassar pada 19 sampai 23 juli 2019 kemarin. Dalam forum itu, Adellia ikut hadir sebagai perwakilan dari Kalsel.

Selain pernikahan usia anak, hal lain yang disorot dalam forum tersebut yakni soal bahaya rokok. Adellia menilai ada kecenderungan masyarakat mengabaikan lingkungan sekitar saat merokok.

“Merokok itu hak asasi. Tapi jangan merokok di dekat anak, karena anak-anak juga berhak menghirup udara segar,” kata pelajar kelas XII IPA 2 di SMAN 1 Simpang Empat.

Karenanya, saat ini Forum Anak Daerah sedang mengkampanyekan “ganti rokok dengan permen” sebagai bentuk imbauan kepada para perokok agar berhenti menghisap rokok. Namun, kata dia, tidak semua permen direkomendasikan untuk menggantikan rokok.

“Tidak semua permen. Tapi permen-permen tertentu saja, misalnya yang mengandung mint,” kata pelajar kelahiran Kotabaru 4 Oktober 2002 itu.

Hal lain yang menjadi sorotan Forum Anak Daerah pada forum nasional adalah bencana alam. Bencana alam dinilai menjadi salah satu ancaman berkurangnya populasi anak di Indonesia.

Bersama Forum Anak Daerah, Adellia Saputri juga terus berupaya mencegah praktik bullying di sekolah. Saat ini ia bersama teman-temannya terus aktif menyampaikan bahaya bullying bagi anak.

Tanpa bullying, ia optimistis generasi muda di Kabupaten Tanah Bumbu menjadi generasi yang optimistis, berani, dan percaya diri.

“Bersama kita berdiri menegakkan hak dan kewajiban anak. Karena bersama kita bisa,” tandasnya.

Baca Juga: Kecewa, Pelancong Asal Bandung Tak Bisa Susur Sungai

Baca Juga: Ribuan Hektar Hutan dan Lahan di Kalsel Terbakar, Kabupaten Tapin Terluas

Baca Juga: 185 Personel Satpol PP Siap Kawal Harjad Kabupaten Banjar

Baca Juga: Parisj Van Borneo Festival Digelar Akhir Agustus di HST

Reporter: Puja Mandela
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Tragedi Malam Hari Jadi, Pemuda Tewas Ditikam di Tapin
apahabar.com

Kalsel

KLB di Sumut, DPC Demokrat Banjarbaru: Itu Ilegal
apahabar.com

Kalsel

Dua Desa di Kusan Hilir Terima Mobil Ambulans
apahabar.com

Kalsel

Dorrr!! Penculik Siswi SMP Banjarbaru Dilumpuhkan dengan Timah Panas
Sriwijaya

Kalsel

Sriwijaya Air Jatuh, Basarnas Kalsel Siaga Penuh
Antisipasi Covid-19

Kalsel

Antisipasi Covid-19 Varian Baru di Tala, Sukamta Minta Satgas Dibentuk Kembali
apahabar.com

Kalsel

UEFA Nations League: Tundukkan Polandia, Italia Rebut Klasemen Grup A1
apahabar.com

Kalsel

Cegah Kebakaran Meluas, Intip Inisiatif Koramil Banjarmasin Barat dan Kalsel Peduli
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com