Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Gelar Ratusan BTS, Telkomsel Dukung Digitalisasi Perbatasan Kalimantan

- Apahabar.com Jumat, 30 Agustus 2019 - 10:33 WIB

Gelar Ratusan BTS, Telkomsel Dukung Digitalisasi Perbatasan Kalimantan

Telkomsel telah menyiapkan coverage dan kapasitas jaringan di wilayah Nunukan saat ini, dengan menggelar 187 unit BTS di mana 127 unit di antaranya adalah BTS broadband. Serta wilayah perbatasan Sebatik saat ini dengan 78 unit BTS, di mana 59 unit di antaranya adalah BTS broadband. Telkomsel turut mensukseskan kegiatan Digitalisasi Perbatasan di Nunukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memberikan layanan voice dan broadband di lokasi acara dengan menghadirkan 2 unit combat 4G. Foto-Telkomsel for apahabar.com

apahabar.com, TARAKAN – Telkomsel terus berkomitmen membangun ekosistem digital kawasan perbatasan Kalimantan. Kali ini, mereka melakukan pengamanan jaringan pada agenda Digitalisasi Perbatasan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika di Nunukan Kalimantan Utara, 30–31 Agustus 2019.

“Telkomsel mendukung pertumbuhan ekosistem digital di seluruh Indonesia termasuk wilayah Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara hingga ke daerah perbatasan negara Indonesia,” jelas Executive Vice President East Area Sales Ronny Arnaz, dalam siaran persnya kepada apahabar.com, Jumat.

Telkomsel tengah getol membangun infrastruktur jaringan yang merata di negara Indonesia. Khusus di Nunukan saat ini Telkomsel telah menggelar 187 unit BTS. Di mana 127 unit di antaranya adalah BTS broadband.

Sedangkan di wilayah perbatasan Sebatik saat ini Telkomsel telah menggelar 78 unit BTS. Di mana 59 unit di antaranya adalah BTS broadband.

Kehadiran layanan 4G Telkomsel di wilayah perbatasan Nunukan maupun Sebatik sejak 2016 lalu untuk mendukung perkembangan ekonomi dan pembangunan kota-kota yang berada di wilayah perbatasan ini.

“Saat ini jaringan 4G Telkomsel sudah menjangkau 76% populasi Kabupaten Nunukan dan turut mendorong kegiatan ekonomi yang ada di daerah ini. Sehingga daerah yang jauh dari ibu kota bukan tertinggal namun menjadi yang terdepan,” jelas dia.

Pada kegiatan digitalisasi perbatasan di Nunukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan lokasi utama acara di GOR Nunukan, Telkomsel mendukung penuh dengan melakukan monitoring kualitas jaringan secara rutin dan menyiapkan transmisi untuk memperkuat jaringan.

Kemudian juga menyiagakan 2 unit combat fun, penambahan kapasitas jaringan 4G dan DCS di 21 BTS yang meng-cover titik-titik lokasi acara.

Di samping itu, Telkomsel juga melakukan antisipasi adanya potensi hambatan layanan jaringan yang disebabkan kendala pasokan listrik dengan menyiapkan mobile genset.

Sehingga semua rangkaian aktivitas disisi jaringan diharapkan dapat memudahkan pelanggan Telkomsel berkomunikasi maupun mengakses data pada saat acara berlangsung, yang diperkirakan akan diramaikan sekitar 2.000 orang.

Selain pengamanan dari sisi jaringan, Telkomsel juga memastikan pelayanan kepada pelanggan berjalan dengan lancar dan baik. Untuk mempermudah layanan kepada pelanggan, Telkomsel menyiagakan mobile GraPARI (MoGi), mobile toko (MoKo), dan booth Telkomsel di lokasi utama acara yaitu GOR Nunukan dengan menghadirkan layanan change USIM, recharge, tukar POIN, kartu perdana dan aktivitas layanan lainnya.

Dukungan Telkomsel terhadap digitalisasi perbatasan juga ditunjukkan dengan digelarnya edukasi #internetBAIK pada tahun 2016 lalu di Nunukan dan Sebatik.
Kampanye ini merupakan salah satu upaya Telkomsel untuk membangun ekosistem digital yang positif dan konstruktif bagi masyarakat Indonesia mulai dari kota hingga ke daerah perbatasan terluar dan terdepan, termasuk di Nunukan.

Dalam kampanye #internetBAIK tersebut, Telkomsel menggandeng Gerakan Indonesia Mengajar yang merupakan gerakan sosial yang melibatkan Pengajar Muda untuk mencerdaskan masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia.

“Kami melihat digitalisasi perbatasan di wilayah Nunukan ini sangat optimis, dengan ditunjang infrastruktur jaringan Telkomsel yang telah hadir serta melihat dari jumlah pelanggan Telkomsel yang ada wilayah Nunukan saat ini, lebih dari 75% di antaranya adalah pelanggan data,” ujar Ronny.

Baca Juga: Telkomsel Siap Akselerasikan Ekosistem Digital Calon Ibu Kota Baru Indonesia

Baca Juga: Semangat Menyatukan, Telkomsel Gelar 17.800 BTS dan Bangun Infrastruktur di Penjuru Kalimantan

Baca Juga: Telkomsel Hadirkan Broadband Ecosystem di SMK Karsa Mulya Palangka Raya

Baca Juga: Sejak di Asrama Haji hingga Tanah Suci, Telkomsel Jamin Kenyamanan Layanan Komunikasi

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Pemprov Kaltim Evaluasi Penerima Beasiswa ke Rusia

Kaltim

Demo Pabrik Semen Ricuh, Polisi dan Mahasiswa Sama-Sama Dilarikan ke RS
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Sepakat Perangi Narkoba
apahabar.com

Kaltim

Diversifikasi Pangan, Kaltim Pilih Sukun
apahabar.com

Kaltim

BNNP Ungkap Dugaan TPPU Narkoba Miliaran Rupiah
apahabar.com

Kaltim

Didemo, Wagub Bakal Kaji Rencana Pabrik Semen Kaltim
apahabar.com

Kaltim

Kendalikan Pendatang, Siasat Penajam Antisipasi Lonjakan Penduduk Ibu Kota
apahabar.com

Kaltim

Identitas Korban Kebakaran Penajam Banyak Hilang, Pemkab Turun Tangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com