Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Global Zakat-ACT Distribusikan Air Bersih dan Makanan Gratis Bagi Warga Terdampak Kekeringan di Bekasi

- Apahabar.com Selasa, 27 Agustus 2019 - 19:40 WIB

Global Zakat-ACT Distribusikan Air Bersih dan Makanan Gratis Bagi Warga Terdampak Kekeringan di Bekasi

Global Zakat-Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus mendistribusikan air bersih di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Foto-ACT for apahabar.com

apahabar.com, BEKASI – Merespon kondisi kekeringan yang terjadi hampir di seluruh provinsi Indonesia, Global Zakat-Aksi Cepat Tanggap (ACT) terus mendistribusikan jutaan liter air bersih per hari di seluruh wilayah Indonesia.

Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi menjadi salah satu wilayah menjadi target distribusi.

Kondisi saat ini, hampir seluruh warga Desa Ridogalih di Kecamatan Cibarusah mengalami krisis air.

Penampungan air depan rumah warga sudah kering. Kalaupun ada, airnya hanya di dasar dan warnanya sudah kehijauan. Warga juga kerap mengambil air dari pasir sungai saking tidak adanya air.

Merespon bantuan dari Global-Zakat ACT, Komarudin selaku Kepala Desa Ridogalih mengaku bersyukur.

Komarudin pun menambahkan bahwa di sisi lain pemerintah terus berupaya membantu warga melalui distribusi air hampir setiap harinya, yaitu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bekasi.

“Kadang kalau ada warga yang memang mampu, ya mereka beli air. Kalau mau beli satu tanki air yang besar, itu sekitar 400 ribu rupiah. Sementara satu toren kecil itu harganya 50 ribu rupiah, dapat airnya sekitar seribu liter,” jelas Komarudin.

Namun, tidak mudah buat warga untuk membeli air. Komarudin mengatakan Desa Ridogalih yang dihuni sekitar 12 ribu penduduk tersebut kebanyakan berada pada ekonomi menengah ke bawah.

Mayoritas warga bekerja sebagai petani, sementara lahan di Desa Ridogalih sendiri semenjak kekeringan ini telah mengalami gagal panen sekitar 50% dari
total lahan.

Masrifah menjelaskan kondisi kekeringan ini sudah berlangsung semenjak Ramadan kemarin atau lebih dari tiga bulan yang lalu. Dengan total 104.000 liter air yang didistribusikan di Kecamatan Cibarusah melalui 13 armada tangki air.

Masrifah mewakili warga di sana bersyukur, mendapatkan bantuan air dari ACT.

“Alhamdulillah senang rasanya, terima kasih sudah dibantu oleh ACT. Karena kalau di sini susah dapat air. Inginnya kita ada lagi bantuan-bantuan seperti ini. Kalau bisa sampai musim hujan nanti,” harap Karsih.

Sejalan dengan rutinnya distribusi air bersih, ACT juga mendistribusikan 1.000 makanan siap santap di daerah yang tengah dilanda kekeringan.

“Saat ini, kita ada sedekah pangan yang akan membagikan makan gratis bersama warga sekitar di Desa Ridogalih. Untuk menunya kita memasak seribu porsi ayam, olahan sayuran, menu pelengkap, menu pendamping, dan
nasi putih,” kata Joni Kusumahadi selaku koki dari Humanity Food Truck ACT.

Meskipun sempat terkendala pasokan air, semua bahan makanan rampung dimasak menjelang Zuhur. Ribuan hidangan lezat dan bergizi pun siap dibagikan ke warga Desa Ridogalih.

“Terima kasih banyak ya. Alhamdulillah hari ini saya dapat distribusi air dari ACT terus dapat makanan juga. Nanti ke sini saya gantian sama si aki (suami) ke sini. Biar dapat makanan juga,” kata Masrifah salah satu warga Desa Ridogalih.

Selain di Desa Ridogalih, Humanity Food Truck berencana mengadakan aksi lanjutan di sekitar Kecamatan Cibarusah.

“Dengan kita berbagi makanan, otomatis kan juga mengurangi jumlah air yang dipakai di dalam rumah untuk memasak. Jadi insyaallah, masakan yang kita
buat semoga bermanfaat, dan berkah buat masyarakat yang sedang tertimpa bencana kekeringan,” harap Joni.

Sejauh ini ACT telah merespons dengan melakukan distribusi air bersih, ACT pun menargetkan distribusi 2,1 juta liter air bersih di 28 cabang kantor ACT dengan total 500.000 penerima manfaat per hari.

Dalam kurun empat bulan terakhir juga, ACT telah memproses kurang lebih 1.400 sumur wakaf di seluruh Indonesia.

ACT juga mengajak semua masyarakat untuk bahu-membahu mengirimkan bantuan melalui aksi nyata di bit.ly/DermawanAtasiKekeringan.

Mari kita atasi kekeringan yang mematikan ini dengan menjadi Dermawan. Insyaallah, ini bukti kita peduli tidak hanya untuk warga
Indonesia namun juga dunia.

Baca Juga: Sikap ACT Hadapi Bencana Kekeringan di Indonesia

Baca Juga: Suka Cita Kurban di Pegunungan Meratus

Sumber: ACT
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

ACT

DMII dan ACT Gelar Disaster Outlook 2019
apahabar.com

ACT

ACT Luncurkan Program ‘Marhaban Ya Dermawan’
apahabar.com

ACT

Kolaborasi Global Qurban-ACT Luaskan Kurban hingga ke Tepian Negeri 
apahabar.com

ACT

Sumur Wakaf Jadi Solusi Krisis Air di Desa Kintap
apahabar.com

ACT

Meluaskan Jangkauan Distribusi Air, ACT Luncurkan Water Truck
apahabar.com

ACT

Penyeberangan Gaza Ditutup, Penyaluran Bantuan Tersendat
apahabar.com

ACT

Layanan Kesehatan Jaga Anak-anak Gaza di Musim Dingin
apahabar.com

ACT

Peran GREDU Bersama Global Wakaf-ACT dalam Digitalisasi Pendidikan Tanah Air
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com