Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

H-5 Iduladha, Hewan Kurban Banjarmasin Stres dan Banyak Kelelahan

- Apahabar.com Selasa, 6 Agustus 2019 - 13:42 WIB

H-5 Iduladha, Hewan Kurban Banjarmasin Stres dan Banyak Kelelahan

Ilustrasi hewan kurban. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Jelang Iduladha 1440 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (KP3) Kota Banjarmasin menjamin 2.000 hewan kurban tak ada menderita penyakit menular.

Sejak kedatangan dari pelabuhan, hewan ternak tersebut rutin menjalani pemeriksaan di Rumah Potong Hewan (RPH), Jalan Tembus Mantuil.

Hewan ternak diperiksa mulai dari mulut, gigi, telinga dan kondisi fisik lainnya. Petugas juga menyaksikan penurunan hewan dari kapal menuju RTH.

“Kita memeriksa sapi dan kambing kurban di RPH Basirih. Alhamdulillah tak ada penyakit. Adanya cuma kelelahan,” kata Kepala Seksi Medik Veteriner Dinas KP3 Banjarmasin Dr Annang Dwijatmiko dijumpai di UPTD RTH, Selasa (6/8).

Menurut Anang, penyebab kelelahan yang dialami hewan kurban tersebut karena faktor pengiriman menggunakan kapal laut.

Ratusan hewan yang dikirim dari Pulau Jawa dan Nusa Tenggara Barat (NTB) menempuh jarak yang cukup jauh untuk sampai ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Ganasnya goncangan gelombang air laut ikut memengaruhi mental hewan ternak. Kondisi demikian menyebabkan hewan mabuk laut.

“Hewan yang lelah karena mabuk laut itu kita istirahat beberapa hari dulu. Setelah itu baru kita potong untuk dikorbankan,” ujar Anang.

Ia juga menyampaikan tak hanya mental yang memengaruhi kondisi hewan kurban sebelum pelaksanaan proses pengiriman ke RTH Basirih.

Fisik yang tidak sehat dan sempurna karena benturan sesama hewan saat berada dalam bagasi kapal laut pun menjadi faktor pemicu lain.

Cacat fisik terhadap hewan kurban menyebabkan hewan tak bisa dikorbankan saat momentum Iduladha nanti.

“Hewan yang cacat tidak bisa dikurbankan. Dijual biasa saja seperti daging biasanya,” ungkapnya.

Anang menjamin kesehatan hewan kurban tak hanya saat di RTH Basirih saja. Dinas terus melakukan pengawasan terhadap persediaan dan kesehatan hewan kurban sampai H+3 Iduladha.

“Hingga sekarang, kami sudah bergerak, kemudian pada hari pertama pemotongan 11 Agustus hingga hari ketiga kita masih melakukan pengawasan di tempat pemotongan,” katanya

Dalam pengawasannya dibagi menjadi tim di lima wilayah pada lima kecamatan yang akan diakomodir dan diisi lima hingga sepuluh orang per kelompok.

“Setiap kecamatan ada satu tim yang turun. Mungkin yang paling banyak di Banjarmasin Tengah,” terangnya.

Di kawasan itu terdapat banyak tempat ibadah yang cukup besar menampung hewan kurban. Seperti Mesjid Sabilal Muhtadin, Al Jihad dan lain lain.

Baca Juga: Ketersediaan Hewan Kurban di Kabupaten Banjar Terpenuhi, 3 Persen Dinyatakan Cacingan

Baca Juga: MUI Kalsel: Orang yang Berkurban Paling Afdol Menyembelihnya

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Satu Lagi, Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19
Pesona Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Semakin Dilirik Wisatawan

Kalsel

Pesona Pantai Teluk Tamiang Kotabaru Semakin Dilirik Wisatawan
apahabar.com

Kalsel

Paripurna Jawaban Gubernur Soal LPPA 2019 Dikawal Ratusan Polisi
apahabar.com

Kalsel

Terapkan Social Distancing di Bandara Syamsuddin Noor
apahabar.com

Kalsel

Gandeng Bid Dokkes Polda Kalsel, Polresta Banjarmasin Gelar Rapid Test Personel
Resmi, Banjarmasin Siaga Darurat Corona

Kalsel

Resmi, Banjarmasin Siaga Darurat Corona
apahabar.com

Kalsel

Banjarmasin Tidak Terdata Bencana di Momen Haul, BPBD: Berkah Guru Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Kerugian Kebakaran di Belitung Darat Capai Ratusan Juta Rupiah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com