VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Habar Haji 2019; Menag Temui Gubernur Makkah, Bahas Perbaikan di Kawasan Mina

- Apahabar.com Selasa, 13 Agustus 2019 - 09:58 WIB

Habar Haji 2019; Menag Temui Gubernur Makkah, Bahas Perbaikan di Kawasan Mina

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin meninjau tenda Mina. Foto-hidayatullah

apahabar.com, MAKKAH — Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin bertemu Gubernur Makkah Khalid al Faisal bin Abdulaziz. Di antara yang dibahas keduanya adalah perbaikan dan renovasi di kawasan Mina.

Pertemuan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dengan Gubernur Makkah berlangsung di Imarat-Makkah, Mina, Senin (13/8) malam waktu setempat. Keduanya berbincang sekitar 15 menit.

“Saya meminta penambahan daya tampung tenda-tenda dan toilet di Mina bagi jamaah Indonesia dengan cara meningkatkan bangunan tenda dan toilet,” kata Menag.

Pertemuan antara Gubernur Makkah dengan Menteri Agama Indonesia merupakan pertemuan perdana dalam sejarah perhajian.

Menag memandang perlu untuk bertemu langsung dengan Gubernur Makkah. Sebab, dia adalah penasihat raja dan Ketua Panitia Utama dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Kepada Gubernur Makkah, Menag juga mengusulkan agar layanan fast track diperluas. Tahun ini, layanan tersebut hanya diberlakukan bagi Embarkasi Jakarta.

“Saya melihat fast track amat berhasil. Saya berharap ini bisa diberlakukan ke semua embarkasi, tahun depan,” tuturnya.

Menag tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Makkah atas peningkatan kualitas layanan kepada jemaah haji Indonesia.

Gubernur Makkah merespons positif usulan Menag. Menurutnya, layanan sudah mulai dikembangkan, dari sebelumnya hanya Indonesia dan Malaysia, tahun 2019 ini diberlakukan juga Pakistan, Bangladesh, dan India. Terkait pemberlakuan di seluruh embarkasi di Indonesia, masih dikaji karena menyangkut ketersediaan SDM.

Berkenaan renovasi Mina, Gubernur Makkah mengatakan bahwa saat ini sudah dibentuk Lembaga atau Dewan Khusus proyek Mina dan Arafah. Dewan ini diketuai langsung Putra Mahkota, Pangeran Muhammad bin Salman.

Sehari sebelumnya, Menag bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Muhammad bin Salih Banten. Dalam pertemuan tersebut, Menag juga menekankan semakin mendesaknya kebutuhan memperbanyak daya tampung kapasitas tenda-tenda dan toilet di Mina. Menag berharap tenda dan toilet di Mina dapat dibangun bertingkat.

Menteri Haji dan Umrah berjanji akan memperhatikan usulan Indonesia. Menurut Mohammad bin Salih Banten, Pemerintah Arab Saudi benar-benar menaruh perhatian serius kepada Indonesia karena jumlah jemaahnya terbesar di dunia.

Baca Juga: Wukuf Selesai, Dari Arafah Jemaah Haji Menuju Muzdalifah

Baca Juga: Jelang Puncak Haji, Jemaah Disambut Badai Guntur

Sumber: Republika
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hore! Pekerja Bakal Dapat Bantuan Rp 600.000/Bulan dari Jokowi
apahabar.com

Nasional

BMKG: Peringatan Dini Tsunami di Malut dan Sulut Berakhir

Nasional

Baru Dibuka, KFC Kena Segel karena Prokes Covid-19
apahabar.com

Nasional

Penumpang Serangan Jantung, Silk Air Mendarat Darurat di Makassar
apahabar.com

Nasional

Dampak Covid-19, Pemerintah Siapkan Langkah Atasi Pengangguran
apahabar.com

Nasional

Spesies Lele Baru Ditemukan di Calon Ibu Kota RI

Nasional

VIDEO: Kebakaran Kapal Penumpang KM Gerbang Samudra I
apahabar.com

Nasional

Jadi Ibu Kota, Penajam Minta Masukan UGM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com