Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Habar Haji 2019; Seorang Jemaah Haji Asal Tabalong Meninggal Dunia

- Apahabar.com Selasa, 6 Agustus 2019 - 10:14 WIB

Habar Haji 2019; Seorang Jemaah Haji Asal Tabalong Meninggal Dunia

Ilustrasi, calon jemaah haji meninggal dunia.Sumber-republika

apahabar.com, BANJARMASIN – Seorang jemaah calon haji (CJH) asal Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Masram (62) bin Saleh meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi pada Senin (5/8/2019) kemarin.

Marsam meninggal karena menderita Respiratory Diseases di RSAS An Noer Mekkah.

“Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun. Berita duka Masram pukul 12.07 waktu setempat kemarin,” ujar Kakanwil Kementerian Agama (Kemenag) Kalsel, Noor Fahmi kepada¬†apahabar.com, Selasa (6/8/2019).

Masram tergabung dalam kloter BDJ 05 embarkasi Banjarmasin. Menurut Fahmi, Almarhum sempat beberapa kali mendapat penanganan khusus kesehatan.

Ketika masuk embarkasi bersama kloter BDJ 02, beliau langsung mendapat pelayanan kesehatan di Poliklinik Embarkasi karena sesak napas dan dirujuk ke rumah sakit Ratu Zaleha Martapura.

“Berangkat bersama kloter BDJ 05 menuju Madinah sesaat setelah itu beliau mendapat penanganan khusus kembali di KKHI Madinah,” ungkapnya.

Setelah itu, Alhamarhum berlanjut dua kali KKHI Mekkah sampai akhirnya di rujuk ke Rumah Sakit An Noer Mekkah.

Sementara itu, dr Nurlina petugas kesehatan kloter Bdj 05 mengatakan, beliau menderita penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) yaitu penyakit peradangan paru yang berkembang dalam jangka waktu panjang.

Penyakit ini menghalangi aliran udara dari paru-paru karena terhalang pembengkakan dan lendir atau dahak, sehingga penderitanya sulit bernapas.

Makanya ujar Nurlina beliau ketergantungan dengan oksigen namun detik-detik akhir saturasi oksigennya tidak bisa naik di bawah normal sekitar 70.

“Berita duka ini sudah disampaikan dengan pihak keluarga, segera setelah PPIH Embarkasi Banjarmasin melakukan koordinasi lanjutan dengan beberapa petugas kloter dan mendapat kepastian meninggalnya dengan bukti adanya COD,” katanya.

Fahmi menambahkan segenap Unsur PPIH Embarkasi Banjarmasin dan atas nama Kemenag Kalsel, menyampaikan bela sungkawa dan turut berduka yang mendalam atas meninggalnya Masram Saleh Saat.

“Semoga beliau Husnul Khotimah diampuni segala dosa, diberi kelapangan di dalam kuburnya dan moga beliau tercatat sebagai syuhada haji amin,” ungkapnya.

Baca Juga: Habar Haji 2019; Suhu Hingga 50 Derajat Celcius, CJH Kalsel Terus Dipantau

Baca Juga: Inilah Waktu Larangan Lontar Jumrah bagi Jemaah Haji Indonesia

Reporter : Bahaudin Qusairi
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Selama Ramadan, AKP Sjaiful Rutin Isi Kultum di Masjid dan Musala
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Besaran Tunjangan Anyar Untuk ASN Batola
apahabar.com

Kalsel

Malam Ini, DJ Yasmin akan ‘Goyang’ Hotel Mercure
apahabar.com

Kalsel

Sudah Minta Maaf, Sekda Tala Tetap Dipolisikan
apahabar.com

Kalsel

Begini Tanggapan Guru Fadhlan Terkait Pemilu 2019
Saat Covid-19, Ibu dari Kelayan Bertarung Melawan Penyakit Misterius

Kalsel

Saat Covid-19, Ibu dari Kelayan Bertarung Melawan Penyakit Misterius
apahabar.com

Kalsel

Ajak Setop PSBB, Pria di Banjarmasin Diamankan Polisi
apahabar.com

Kalsel

Baru Menjabat, Kalapas Kotabaru Pastikan Tak Ada Lagi Napi ‘Bergelantungan’
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com