apahabar.com
Plt Ketua Tanfiziah PCNU Kabupaten Banjar Gusti Abdurrahman dan pengurus PCNU Banjar berfoto bersama dengan pengurus MWCNU Simpang Empat, Kabupaten Banjar. Foto-PCNU Banjar for apahabar.com

apahabar.com, MARTAPURA – Menghadiri Konferensi MWCNU Kecamatan Simpang Empat pada Minggu (18/08/2019), Plt Ketua Tanfiziah PCNU Kabupaten Banjar Gusti Abdurrahman mengingatkan pentingnya persatuan dan loyalitas warga NU.

Tokoh NU yang dikenal dengan Antung Aman ini mengungkapkan, setelah Pilpres usai, tidak ada lagi nol satu dan nol dua. Untuk itu, semestinya warga NU bersatu kembali. Baik yang kultural maupun struktural.

“Kalau kita bersatu, maka kita akan kuat. Kami mengharapkan pengurus NU menjadi pemersatu warga Nahdliyyin,” tegas Antung Aman dalam sambutannya.

Tidak hanya itu, Antung Aman juga berharap agar pengurus NU atau NU struktural juga berperan aktif dalam membentengi ke-Aswaja-an NU kultural. Sebab banyak aliran di luar Ahlussunnah Wal Jama’ah yang mengincar warga Nahdliyyin.

“Saat ini sudah banyak aliran di luar Aswaja yang memasuki wilayah warga NU,” bebernya.

Untuk itu, menurut Antung Aman, Pengurus NU harus menyoroti permasalahan tersebut.

Lebih lanjut, Antung Aman sedikit menyentil masalah politik. Dia menginginkan warga NU mendukung orang NU yang terjun ke politik praktis. Sebab, hal itu juga merupakan bagian pembentengan paham Aswaja di masyarakat.

“Alhamdulillah, di pusat Wakil Presiden kita kyai NU. Di provinsi, Sekda kita Ketua PWNU, dan di Kabupaten Banjar Bupati kita kyai NU,” ujarnya.

Sementara itu, Konferensi MWCNU Kecamatan Simpang Empat secara aklamasi memilih KH. Saiful Bahri sebagai Rais Syuriah dan Ustadz Hulwani sebagai Ketua Tanfiziah.

Konferensi yang bertempat di Desa Cabi tersebut, selain dihadiri Plt Ketua Tanfiziah, beberapa pengurus PCNU Kabupaten Banjar yang nampak berhadir Sekretaris PCNU KH. Izzuddin, Wakil Ketua PCNU Kyai Nuryadi, Wakil Sekretaris Ustadz Muhammad HR, Ketua LDNU Ustadz H. Muhammad Rafiq, dan Sekretaris LDNU Ustadz Khairullah Z atau yang dikenal Abu Zein Fardany.

Baca Juga: Jelang Konferensi PCNU Banjar, Gusti Abdurrahman Tekankan Kemandirian Ekonomi

Editor: Muhammad Bulkini