ga('send', 'pageview');
Breaking News! Kabar Duka, Kadisdik Banjar Maidi Armansyah Meninggal Dunia Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan




Home Kalsel

Senin, 19 Agustus 2019 - 08:40 WIB

Hadiri Konferensi MWCNU Simpang Empat, Antung Aman Tanamkan Persatuan dan Loyalitas

Redaksi - apahabar.com

Plt Ketua Tanfiziah PCNU Kabupaten Banjar Gusti Abdurrahman dan pengurus PCNU Banjar berfoto bersama dengan pengurus MWCNU Simpang Empat, Kabupaten Banjar. Foto-PCNU Banjar for apahabar.com

Plt Ketua Tanfiziah PCNU Kabupaten Banjar Gusti Abdurrahman dan pengurus PCNU Banjar berfoto bersama dengan pengurus MWCNU Simpang Empat, Kabupaten Banjar. Foto-PCNU Banjar for apahabar.com

apahabar.com, MARTAPURA – Menghadiri Konferensi MWCNU Kecamatan Simpang Empat pada Minggu (18/08/2019), Plt Ketua Tanfiziah PCNU Kabupaten Banjar Gusti Abdurrahman mengingatkan pentingnya persatuan dan loyalitas warga NU.

Tokoh NU yang dikenal dengan Antung Aman ini mengungkapkan, setelah Pilpres usai, tidak ada lagi nol satu dan nol dua. Untuk itu, semestinya warga NU bersatu kembali. Baik yang kultural maupun struktural.

“Kalau kita bersatu, maka kita akan kuat. Kami mengharapkan pengurus NU menjadi pemersatu warga Nahdliyyin,” tegas Antung Aman dalam sambutannya.

Tidak hanya itu, Antung Aman juga berharap agar pengurus NU atau NU struktural juga berperan aktif dalam membentengi ke-Aswaja-an NU kultural. Sebab banyak aliran di luar Ahlussunnah Wal Jama’ah yang mengincar warga Nahdliyyin.

Baca juga :  Antisipasi Karhutla, Polsek Tambang Ulang Patroli Siang-Malam

“Saat ini sudah banyak aliran di luar Aswaja yang memasuki wilayah warga NU,” bebernya.

Untuk itu, menurut Antung Aman, Pengurus NU harus menyoroti permasalahan tersebut.

Lebih lanjut, Antung Aman sedikit menyentil masalah politik. Dia menginginkan warga NU mendukung orang NU yang terjun ke politik praktis. Sebab, hal itu juga merupakan bagian pembentengan paham Aswaja di masyarakat.

“Alhamdulillah, di pusat Wakil Presiden kita kyai NU. Di provinsi, Sekda kita Ketua PWNU, dan di Kabupaten Banjar Bupati kita kyai NU,” ujarnya.

Baca juga :  Polisi Terapkan Disiplin Perbup HSU Saat Haul Syekh Samman Al Madani

Sementara itu, Konferensi MWCNU Kecamatan Simpang Empat secara aklamasi memilih KH. Saiful Bahri sebagai Rais Syuriah dan Ustadz Hulwani sebagai Ketua Tanfiziah.

Konferensi yang bertempat di Desa Cabi tersebut, selain dihadiri Plt Ketua Tanfiziah, beberapa pengurus PCNU Kabupaten Banjar yang nampak berhadir Sekretaris PCNU KH. Izzuddin, Wakil Ketua PCNU Kyai Nuryadi, Wakil Sekretaris Ustadz Muhammad HR, Ketua LDNU Ustadz H. Muhammad Rafiq, dan Sekretaris LDNU Ustadz Khairullah Z atau yang dikenal Abu Zein Fardany.

Baca Juga: Jelang Konferensi PCNU Banjar, Gusti Abdurrahman Tekankan Kemandirian Ekonomi

Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Performa DJ Yasmin ‘Hipnotis’ Ratusan Muda-mudi Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

CJH Batola Dilarang Selfie Bareng Unta
apahabar.com

Kalsel

Buruh di Kalsel Tantang DPRD Tolak RUU Ketenagakerjaan
apahabar.com

Kalsel

Teliti ‘Tari Tiling Tanggung’, Dessy Rela Naik-Turun Gunung
apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjarmasin Jilid II, Tempat Usaha Bandel Bakal Ditutup Paksa
apahabar.com

Kalsel

Resmi, Pekapuran Raya-Pemurus Dalam Zona Hitam Covid-19!
apahabar.com

Kalsel

Dua Warga di Tanbu Tersambar Petir Usai Salat Jumat, Satu Tewas 
apahabar.com

Kalsel

Tandatangani MoU Untuk Pembangunan SPAM Banjarbakula, Pemprov Kalsel Gelontorkan Miliaran Rupiah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com