Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Hanya Kondisi Darurat, Mobil Bisa Lewati Jembatan Pulau Bromo  

- Apahabar.com Senin, 12 Agustus 2019 - 17:09 WIB

Hanya Kondisi Darurat, Mobil Bisa Lewati Jembatan Pulau Bromo   

Karena belum ada jembatan, masyarakat, termasuk anak sekolah menggunakan kelotok untuk ke tempat tujuan. Foto-Suara Indonesia

apahabar.com, BANJARMASIN – Impian warga Pulau Bromo, Mantuil, Banjarmasin Selatan untuk memiliki jembatan bakalan terwujud.

Pemerintah Kota Banjarmasin telah berkomitmen membangunkan pengerjaan fisiknya Jembatan Pulau Bromo tahun 2020. Jembatan ini akan dibangun dengan model gantung.

Baca Juga: ACT Bagikan Daging Kurban Para Dermawan ke Pulau Bromo

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Banjarmasin, Ariffin Noor mengatakan telah membuat DED (Detail Engineering Design) untuk pengerjaan jembatan.

Dari perencanaan fisik, jembatan gantung tersebut memiliki bentang panjang 168 meter dan lebar 2 meter.

Jembatan penghubung Kota Banjarmasin dan Pulau Bromo ini nantinya cuma bisa dilintasi dua motor.

“Jembatan difokuskan untuk roda 2 dan 3 saja, tetapi mobil BPK dan Ambulans bisa juga dilewati hanya saat emergency,” ujar Ariffin saat ditemui apahabar.com, Senin (12/8).

Pemko sudah lama ingin membangun jembatan di sana. Bahkan, Wali Kota Ibnu Sina dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah menjadikan rencana itu sebagai janji politik saat bertarung pada pemilihan Wali Kota 2015 lalu.

Ia menyampaikan rencana semula, jembatan ingin dibangun dengan model beton. Hanya saja, Pemko Banjarmasin terkendala biaya. Apalagi lebar sungainya mencapai 200 meter.

Melihat kondisi demikian, pihaknya telah mengajukan dana yang masuk ke APBD Murni 2020. “Sebesar Rp 43 miliar sudah disetujui oleh anggota DPRD Banjarmasin,” terangnya.

Sekadar info, Pulau Bromo berjarak sekitar 8,4 kilometer dari pusat kota. Selama ini warga tak punya akses jembatan. Mereka hanya mengandalkan transportasi kelotok.

Selain menyusun DED, tahun ini Pemko Banjarmasin juga melakukan pembebasan lahan yang akan terdampak pembangunan jembatan tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Pertanahan Dinas Perumahan dan Permukiman Banjarmasin, Muhammad Rusni menyebut akses Pulau Bromo memang menjadi prioritas.

Tahun ini, dari 14 lahan yang akan dibebaskan salah satunya adalah kawasan Pulau Bromo dan Mantuil.

“Untuk menunjang pembangunan jembatan di sana Disperkim masih melakukan survei, dan akan dieksekusi akhir tahun,” terangnya.

Baca Juga: Tebar Kebahagiaan, Syukuran Qurban Akan Hadir di Pulau Bromo Banjarmasin

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Silaturahmi dengan Awak Media, Danrem 101/Antasari Siap Amankan Pilkada
apahabar.com

Kalsel

Tingkatkan Partisipasi Pemilu, KPU Tabalong Rekrut Relawan Demokrasi
apahabar.com

Kalsel

Tanam Pohon bareng Presiden, Menteri Siti Singgung Tambang di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Virus Monkeypox ‘Meresahkan’, Dinas Kesehatan Banjarmasin Sebar Imbauan
apahabar.com

Kalsel

Presiden Atensi Kasus Stunting di Kalsel, Bang Dhin: Bentuk Tim Percepatan Penanganan
apahabar.com

Kalsel

Miris, Warga Banjarmasin ini Hidup Sebatang Kara Tinggal di Pos
apahabar.com

Kalsel

Peduli Pejuang Informasi, Kajari Kotabaru Sumbang Cairan Hand Sanitizer
apahabar.com

Kalsel

Air PDAM Macet, Warga Tanjung Pagar Serbu Kios Isi Ulang Galon
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com